Garuda dan Garuda

Waktu gue kecil gue kira Garuda itu emang sebuah jenis burung beneran. Abis waktu gue ke Taman Burung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) ada burung yang emang dinamain burung Garuda.
Jadi gue kira, dari spesies burung inilah simbol nasional Indonesia, burung garuda, diambil. Rupanya anggapan itu salah, dan sayangnya kok dari kecil (SD) ga pernah ada yang ngajarin ya? Taunya Garuda aja. Kenapa Garuda, ga pernah diterangin dan ga pernah juga ditanya. Atau mungkin SD gue doang ya? hehehe..
Setelah di Thailand ini gue baru noticed kalo orang Thai punya Garuda juga, dan namanya bener2x sama Garuda. Dan mereka pake sebagai simbol nasional juga. Yang bedanya cuma visualisasinya aja, dan kalo liat sumber sejarahnya sih emang kayaknya visualisasi mereka emang lebih bener, daripada si Garuda Pancasila kita.
Garuda ini sebenernya burung mitos, kayak burung mitos2x lainnya, burung Phoenix dan lain-lain. Asalnya dari mitologi Hindu dimana Garuda, setengah burung dan setengah manusia adalah alat transportasinya dewa Wisnu.
Dalam mitologi Timur, Hindu dan Budha, Garuda disebut “The Bird of Life”. Dalam salah satu cerita, Garuda ini diceritakan membebaskan ibunya dari perbudakan. Jadi katanya, karena pembebasan ini makanya burung garuda digunakan sebagai simbol negara Indonesia, karena kita juga membebaskan diri dari penjajahan.
Anehnya buat gue, gue baru denger cerita tentang Garuda ini yang sebagai kendaraannya dewa Wisnu dan bahwa dia punya arti tentang pembebasan juga. Mungkin… karena asalnya dari cerita Hindu, maka jadinya cerita ini ga dicerita-ceritain dan ga dimasukin di kurikulum di negara yang mayoritas penduduknya muslim ini?
Mungkin. Abis suka aneh2x sih hasil akhirnya dari sentimen keagamaan ini.
Anyway. Ini gambar Garuda kita dan gambar Garudanya Thailand, dan dibawah, kamu bakal nemuin naskah Pancasila dalam bahasa Inggris yang gue temuin pas gue nyari2x info tentang Garuda ini.
Kenapa pasang2x Pancasila segala? Yah.. kenapa nggak? Hehe.. abis banyak anak2x skrg yang pada lupa sih isinya Pancasila apaan. πŸ˜€
garuda indonesia      garuda thailand
Pancasila in English:
1. BELIEF IN THE ONE AND ONLY GOD
2. JUST AND CIVILIZED HUMANITY
3. THE UNITY OF INDONESIA
4. DEMOCRACY GUIDED BY THE INNER WISDOM IN THE UNANIMITY ARISING OUT OF DELIBERATIONS AMONGST REPRESENTATIVES
5. SOCIAL JUSTICE FOR THE WHOLE OF THE PEOPLE OF INDONESIA
Sumber naskah Pancasila

  • adiebaron

    maaf saya mau ralat sedikit. klo ada kesalahan atau kekurangan mohon dimaafkan.
    yg saya ketahui dan saya pelajari selama masa kecil hingga sekarang bahwa burung GARUDA yg menjadi lambang negara kita adalah benar adanya. burung GARUDA tersebut adalah hewan yg sudah punah. di TMII memang ada yg di sebut sebagai burung GARUDA tetapi itu adalah burung GARUDA dari jawa yg besarnya hanyalah + – 1m. dan burung GARUDA yg menjadi lambang negara kita tercinta ini adalah burung GARUDA asal papua yg ukuranya 2x sampai 3x ukuran GARUDA jawa. sehingga memang sangat besar dan perkasa burung GARUDA itu.
    di jaman saya masih kecil pernah ada film/iklan saya lupa yg menceritakan tentang burung garuda dan memang dalam gambaran yg ada di tv saat itu burung GARUDA memang sangat besar.
    dan bisa diambil kesimpulan bahwa lambang negara kita yaitu burung GARUDA memang pernah ada dan ukurannya sangat besar dan sudah punah. jadi tolong jangan membuat cerita yg mengada2 klo garuda itu berhubungan dengan dewa. kita harus terus bangga terhadap lambang kita ini yaitu burung GARUDA dan jangan samakan lambang kita dengan burung GARUDA dari jawa karna memang beda.
    “BURUNG GARUDA YG MENJADI LAMBANG NEGARA KITA ADALAH BURUNG GARUDA ASAL PAPUA BUKAN JAWA, DAN UKURANNYA MEMANG LEBIH BESAR 2X S/D 3X LIPAT GARUDA JAWA.”
    cukup sekian dan terimakasih.
    adiebaron

  • SALAM PEMBACA \YABG TERHORMAT
    Sultan Abdurrahman Hamid Alkadrie II. Nama bekas Menteri Negara RIS pemerintah Sukarno DI JUGA SALAH SATU AJUDAN KHUSUS RATU JULIANNA 2 DARI NEHTERLANDS ( BELANDA) PERLU BAPAK IBU SAUDARA 2 PEMBACA YANG BUDIMAN,KAMI JUGA LAGI MENGGALI TETANTANG NAMA DAN BENTUK BURUNG GARUDA YANG SEBENARNYA KM DARI IKATAN SENIOR ALMUNI JAWA BARAT DAN PAPUA DALM MENELITI SITUS SITUS SEJARAH TERNYATA BENAR YANG DI SAMPAIKAN OLEH Sultan Abdurrahman Hamid Alkadrie II.TETAPI NAMA BURUNG GARUDA ITU BUKAN DARI BAHASA HINDU ATAU INDUSTAN -TETAPI DENGAN BAHASA IRARUTU GA (MAKAN DAN RUH BERSUARA )SEBENARNYA PAK SULTAN ABD.RAHMAN MENGERTI SECARA PASTI DAN DIA TiDAK JUJUR SAJA BAHWA DIA PERNAH MENDAMPING STAF KHUSUS BELANDA YANG MENGIKUTI PASUKAN POERTUGIS SAAT MEMBUNUH BURUNG GARUDA DI GUNUNG EMAN SIRI,SEBELAH LAUT GUNUNG GENOVA PAPUA BARAT KM JUGA MENEMUKAN VOSIL 2 BERUPA TULANG PAHA DAN TULANG BELAKANG YANG BERATNYA 85 Kg DAN SEKARANG SALAH SATU KABUPATEN DI REPUBLIK YANG MEMAKAI LABANG DAERAHNYA DARI BURUNG GARUDA ADALAH KOTA KAIMANA PAPUA BARAT SAYA HARAP DAN KAMI MINTA DOA KEPADA TEMAN TEMAN SAUDARA2 PEMBACA YANG BUDIMAN AGAR PENELITIAN INI BERJALAN LANCAR DAN EFESIEN WASSLAM BY PENELITI JWP ( JAWA BARAT – PAPUA)( Alumni ITB IBP UNPAD UNPAS – LIPPIS

  • some one

    klo sy pkr yg trpntg adlh apa dan bgmn sumbangsih kita terhdap tanah air kita.kmntr tdk akan membantu tetapi karya nyata.

  • Bintang

    Yang paling penting, bukan hanya asal usul Garuda PAncasila aja. Melainkan bagaimana kita sebagai yang masih muda senantiasa menjaga keutuhan Negara kita yang tercinta ini…. Kalo kita masih terlena dengan hura-hura dan lain sebagainya, bukan mustahil sekitar 50 tahun yang akan datang Garuda Pancasila hanya tinggal kenangan, daN mungkin kita udah gak tinggal di INdonesia lagi. Gak tau deh jadi negara apa kita nanti.

  • Yahya

    (This is a late comment) πŸ˜‰
    Enda says: “Anehnya buat gue, gue baru denger cerita tentang Garuda ini yang sebagai kendaraannya dewa Wisnu dan bahwa dia punya arti tentang pembebasan juga. Mungkin… karena asalnya dari cerita Hindu, maka jadinya cerita ini ga dicerita-ceritain dan ga dimasukin di kurikulum di negara yang mayoritas penduduknya muslim ini?”
    Sebagai seorang muslim dan berpendidikan seumur hidupnya di Indonesia (jakarta), saya cuman mau info bahwa waktu di sekolah SD (th 80an), saya diajarin tuh di kelas PMP ttg mitologi burung garuda, asal usul dan cerita mitos agama hindu lengkap dgn sejarahnya, termasuk bagaimana dan kenapa dia digunakan dewa wisnu sebagai kendaraannya dan bagaimana kita bs menemukan gambarnya di candi2 hindu di Indonesia. πŸ™‚ Mungkin tergantung sekolahnya atau gurunya…

  • BOMA

    Lambang aja diributin…..
    gmana pemuda Indonesia mau cinta tanh air?
    “tanah gak punya, airnya beli”
    MERDEKA!!!!

  • Mari kita cari ceritera yang sebenarnya ke sumber yang benar. Jangan malah kita cerita ngaco tanpa mau cari tahu cerita yang sebenarnya.
    Pendahulu2 kita sudah susah payah mencari simbol/lambang yang tidak mudah menciptakannya dengan seitap sisi gambar memiliki arti. Memang kamu berat ke Thailand apa Indonesia sih?!

  • i’m nothing

    sebenernya apa yg jadi perdebatan??
    indonesia mulai berkembang lagi…
    mulai mengepakkan sayapanya.. jadi jangan membuat rusuh dgn tidak bangga..
    kita lahir di indonesia..
    ngaca donk..
    saya emang masih mahasiswa..
    tapi saya menghargai jirih payah pendahulu kita dalam memperjuangkan indonesia!!
    kenapa harus berkata para pejabat dan politisi yg membuat gerah..
    kalo hanya seperti itu tdk akan merubah indonesia kita yg tercinta menjadi negara yg maju dan berkembang..
    indonesia negara demokrasi..
    semua berhak membuat argument..
    tapi tetap musyawarah diperlukan untuk mendapatkan yg terbaik..
    mari kita bangun indonesia lewad generasi muda mudi indonesia..
    kalo bangsa ini hancur bukan kita saja yg rugi..
    tapi anak2 dan cucu kita kelak yg akan menanggungnya..
    .dipta.

  • bob

    liat dong baik2, masa’ tu garuda indonesia mirip sm thailand, tailand punya bkn garuda tapi bapak nya kuda, hahahaha… lucu banget bentuknya mirip peliaraan blkng rmh gua…

  • msk chy,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,lmbang burung garuda bca cma,,,,,,,,,,,,,,dgn lmbang nasional thailand,,,,,,,,,,mngkin ja org thailand tyu niru2x,,,,,,,,,,,,,apa lg di cma2x kan dgn brung ktah,,yg di bwah,,he,,,he,,,he,,,,

  • Orang Indonesia

    Inferiority syndromme. Itulah gejala psikis yang diderita orang Indonesia. Orang-orang ini tidak bisa membanggakan apapun yang mencirikan negaranya. Dalam sejarah, Orang Indonesia hampir selalu menjadi “korban hegemoni” asing, mulai dari orang Arab, Portugis, Belanda, Inggris, Jepang, “Barat”, dan di masa kini “arabian hegemony” lewat isu politik agama tertentu.
    Sebenarnya, Orang Indonesia bisa dikatakan merdeka tatkala berada di bawah pengaruh Majapahit. Pengaruh ini bukan berarti orang Jawa berkuasa tapi berdasarkan consent by the governed. Selain masa Majapahit, terhitung mulai 1959 hingga 1965 Orang Indonesia kembali merdeka, meski dalam komdisi morat-marit. Selanjutnya, dari 1968-an hingga 1980-an Indonesia dapat dikatakan merdeka. Setelah itu … ? Tidak diketahui nasibnya.
    Krisis yang menyebabkan Orang Indonesia “minder” bersumber dari pembolehan mereka dikuasai pengaruh-pengaruh asing.

  • gioks

    Garuda Jepang bukan Garura tapi Karura. Burung Phoenix bukan Garuda. Keduannya memang dari dunia fiktif. Burung Phoenix dari budaya Mesir hubungannya dengan dewa Matahari, jelas bukan burung Garuda yang berasal dari India yang berhubungan dengan agama Hindu dan dewa Wisnu. Perwujudan secara fisik (Morphologis) Phoenix berekor panjang. Tapi bagian lainnya ada beragam bentuk dari mirip burung buas sampai menyerupai merak. So…, burung Garuda adalah burung Garuda, bukan burung elang yang suka melayang dan berkepala putih, bukan rajawali yang berkuncir bukan jambul dan kakinya berbulu sampai jari seperti bercelana. Garuda bukan Alap-alap, burung buas penyergap dari kerimbunan pohon, garuda juga bukan Dedali pemangsa burung yang mengandalkan kecepatan terbang. Garuda sebagai makhluk fiktif dalam kitab aslinya berbentuk burung, dalam wujud seni tradisionil bergaya simbolisme berbentuk campuran burung, raksaksa dan manusia.

  • Seta

    Menurut yamg telah aku baca, garuda sama Phoenix tu sama. Maksudnya binatang yang sama. Dan lagi, burung lambang negara kita ini juga menjadi salah satu mitos di Jepang dengan nama garura. Dari nama asal garula.

  • Heylo

    eeeh.. aku umur 11 tahun trus aku kan sekolah di America. aku orang Indonesia. Pas lagi di kelas komputer.. trus temen aku bikin sesuatu tentang Indonesia (orang bule). Dia gak tau caranya ngomong Jakarta.. trus dia bilang Jakarat or something! Norak banget deh! hehehe
    aku tinggal di San Diego… aku bule norak.. padahal aku udah kasih tau Jakarta ada di West Java dia nggak percaya! Dia gak tau kalo aku dari Indonesia paling dikirain aku orang Phillipine aduuuh! Sook banget deh!
    xoxo

  • gioks

    RALAT :
    Comment dari saya sebelum, dinyatakan : Garuda Haast di New Zealand ‘baru saja’ punah 200 tahun yang lalu. Seharusnya “musnah sekitar 1.000 tahun yang lalu”
    Tambahan info : “Hokioi” demikian orang Maori menyebut Garuda New Zealand, atau Garuda Haast dengan nama ilmiah Harpgornis Morei.

  • gioks

    Salam semoga Allah merakmati bagi anda semua.
    Bisa diduga, ga banyak yang kenal sang Garuda. Tapi aq smpet salah duga juga, ternyata ga sedikit yang punya pandangan and sampai hati berkomentar negatif pada lambang negara kita sendiri. Wah bisa serius neeeh!!! Kayanya perlu kejelasan juga soal garuda yang terkait, tersangkut and keserimpet dengan garuda dan lambang negara Garuda Pancasila.
    Oke? Kalau gitu ijinin aq kasih sambutan and sambitan (semoga tidak perlu). Nyang namanya sang Garuda (Bhs : Sankrit) ataouwa Garula (Bhs : Pali) itu emang makhluk fiktif. Asalnya dari ajaran agama Hindu berbahasa sankrit dan pali ditulis di kitab Adiparwa dan Ekadasa Parwa. And than, diadopsi ke budaya di Indonesia dalam bahasa kawi atas perintah raja Shingosari Dharmawangsa Teguh. Dalam perjalanan waktu, kisah itu berasimilasi dengan Islam dalam pewayangan. Teruuuus, salah satu tokoh garuda yang bernama sang garuda Aruni jadi sumber inspirasi sampai akhhirnya sang garuda menjadi lambang NKRI. Sampe sini umumnya sudah banyak yang spendapat.
    Saling-silang pendapat mulai muncul, estela ternyata β€˜garuda’ itu bukan nama tokoh. Tapi nama burung buas. Dalam kitab Hindu dinyatakan ada banyak garuda. Nah, nyang jadi sumber inspirasi lambang NKRI itu namanya Garuda Aruni jadi kendaraan dewa Wisnu. Dia punya saudara kembar, namanya sang Garuda Aruna, jadi kendaraan dewa Indra. Garuda Aruna punya anak Garuda Jatayu, tewas dibunuh Rawana. Garuda Aruni berputra sang garuda Sempati, Kapota dan Maruya. Garuda yang berwajah raksaksa namanya Garuda Wahmuka, kendaraan prabu Bomanarakasura musuh Krisna. Heheheee, baru tau ya? Sama donk, aku taunya dari Wikipedia.
    Oke, kembali ke…..,Garuda. Dia emang makhluk fiktif. Tapi ide makhluk fiktif pasti dari makhluk realistis. Nyata. Yaitu burung buas. Sama kaya tokoh wayang. Kan itu fiktif semua. Tapi idenyakan sosok manusia yang nyata. Tul gak? Naah…, Indonesia pilih bentuk realistis burung buas. Thailand pilih bentuk simbolis campuran manusia dan burung buas. Ketahuilah, bahuwa ga semua patung garuda dalam bentuk simbolis, berkepala raksaksa. Di candi sukuh garuda berwujud realis. Wayang kulitpun ambil bentuk realis.
    Ternyata burung garuda memang ada. Tidak fiktif. Dedali (atau falcon) bukan garuda. Elang Jawa bukan elang dan bukan garuda, tapi rajawali. Elang-garuda hitam di Taman Mini bukan garuda, itu mah elang bangkai, WNA asal Korea, lagiiih…!
    Burung garuda di dunia cuma ada 7 jenis. Yaitu Garuda Harpy (Harpy=dewi badai) di Amerika Selatan ada 4 jenis. Garuda Pemangsa Monyet di Philipina dan Garuda Pemangsa Kanguru di Irian atau Papua Barat dan Papua Nugini. Garuda Haast (Haast penemu fosilnya) yang terbesar, pemangsa burung Moa dan suka mamangsa manusia dari suku maori di New Zealand. Garuda yang ini, ’baru saja’ musnah sekitar 200 tahun yang lalu. Sayang.
    Burung Garuda, emang dahsyat, patut dibanggakan. Cukuplah, Garuda Pancasila jadi lambang sebagai pemersatu. Tapi ga usah dipuja, sebab Pancasila tidak sakti. Yang sakti bangsa yang bersatu. Pancasila jangan diberhalakan, seperti banyak orang memberhalakan bola. Demi bola orang bangun tengah malam bukan untuk tahajud. Tapi berkibalat ke stasiun pemancar di eropa. Bahkan, demi bola orang mau berbunuh-bunuhan, bintang lapangan dan piala viva dipuja-puja layaknya berhala. Demi Pancasila kita gak usah bertikai. Cukup bersatu, rukun, aman adem ayem.
    Ya nggak, ya ngga, ya ngga…., Iyain aja deeh biar aman. Maapin yee…, kalu ade sale-sale kate…. Serius neeh…., aq mohon maaf lahir batin, semoga sambutan ini bukan sambitan.
    Demi waktu, kita semua rugi buang-buang waktu. Kecuali orang yang bernasihat dalam kebaikan. Semoga Allah membimbing kita. Amin
    Wassalam.

  • Mbak Atin

    Mas Enda,
    Makasih aku dikasih wawasan soal garuda, tapi saat liat tingkah polah politisi dan pejabat negeri ini, saya jadi ingat lagu plesetannya Harry Rusli Alm, saya rasa beliau hanya merasa gerah melihat situasi negeri ini.
    Garuda Pancasila
    aku lelah mendukungmu
    sejak proklamasi
    selalu berkorban untukmu
    Pancasila dasarnya apa rakyat adil makmurnya kapan pribadi bangsaku
    tidak maju-maju,
    tidak maju-maju,
    tidak maju-maju.
    salam,
    Atin

  • denie

    yg memberi nama “burung garuda” lambang negara indonesia adalah bung karno. sedangkan yg men-design gambar tersebut adalah sultan hamid II (kalbar) dan yg melukis ulang dalam visualisasi spt sekarang ini adalah pelukis dullah (solo).dalam sejarah yg diajarkan kepd kita dikatakan yg menciptakan lambang tsb adalah m.yamin, itu salah!!!(comment ini dari hasil penelitian)

  • tora1979

    aduh duh duh.. masalah lambang aja diributin, ada yang bangga ama NKRI dan banyak juga yang gak bangga, cuma ngingetin aja neh buat yang gak bangga ama NKRI, lo semua mungkin gak sadar yah, kalo aja indonesia bisa ngomong,mungkin aja dia nolak lo waktu lo dilahirin, apalagi entar,lo mati emang lo mau di kuburin dimana????mungkin banyak kekurangan indo yang musti di benerin, tapi kalo gak mulai dari kita ngehargain negara kita sendiri, mau kapan indonesia dihargain ama negara lain???coba deh kita pikirin ama renungin..jangan protes mulu tapi gak ada jalan keluar..

  • Memang benar Garuda mungkin cuma mitos karena kita tdk pernah melihatnya, Bung Karno sang penggali Pancasila berhasil merumuskan berbagai tesis dan antitesis atas ideologi-ideologi kapitalisme, sosialisme, ajaran agama-agama, serta kristalisasi perlawanan atas konglomerat imperialisme-kolonialisme, kepada satu dasar negara Pancasila. Karena itu, tanggal 1 Juni 1945 diartikan sebagai hari kelahiran Pancasila walaupun menurut Bung Karno, roh Pancasila sendiri sudah dihidupi oleh rakyat Nusantara sejak berabad-abad sebelum Indonesia merdeka. Sebagai penggali Pancasila, Bung Karno sudah mewanti-wanti, bahwa Pancasila adalah dasar sekaligus arah tujuan negara Indonesia. Pancasila digali oleh Bung Karno dari saf-saf kebudayaan peradaban Nusantara-Indonesia sejak pra kedatangan Hindu, masa Hindu, masa kedatangan Islam, dan masa kontak dengan imperialisme Eropa Barat. Artinya, Pancasila dalam pandangan Bung Karno dan para pendiri bangsa, sudah menyatu dengan hakikat alam pikir, karakter, kepribadian, dan sifat tanah-air Indonesia dengan segala kekhasannya. Di epos Ramayana Brung Garudalah yg mencoba menyelamatkan dewi Sita dan bertarung melawan Rahwana dg perkasa. Garuda dilukiskan sbg burung yg besar, sayapnya mengepak dr sabang sampai merauke, kelima sila merupakan kesatuan tak terpisahkan. Perisai Pancasila yang tergantung di leher lambang negara burung garuda yg menggenggam erat semboyan β€œBhineka Tunggal Ika” adalah simbol kesatuan itu. Roh Pancasila terangkum menggerakkan bangsa ke cita-cita proklamasi 17-8-1945 yg tergambar pada jumlah elar bulu-bulu pada sayap, leher dan kaki burung garuda.
    Jangan berfikir sempit bilang menyembah berhala, krn itu cuma simbol semata dan bukan disembah to dipuja, begitu juga dg agama yg menghormati patung ato sejenisnya HANYA sebagai SIMBOL Tuhan dan tidak menyembah patung itu!! Kita hidup tdk lepas dr simbol, anda punya perusahaan harus punya simbol Perusahaan, anda cinta seseorang ngasi hadiah to cincin sgb simbol anda cinta, dsb…
    Anda yg mencaci maki simbol negara ato memaki negara anda merupakan orang2 yg kerdil! Karena hanya orang2 yg kerdil dan gagal sajalah yg hanya merengek, menyalahkan, tidak puas, menjelekkan seseuatu dan tdk melihat diri anda sendiri!!!, Tidak mau berjuang, pemalas dan sirik!!! Banyak orang spt anda Pantaslah terjadi demo, kerusuhan disana sini!!! Tanyakan pd diri anda apa yg telah anda perbuat untk negara??? Jngan slalu tanya apa yg diberi negara kpd anda…(spt anak manja), anda tau bgaimana pejuang dulu merebut kemerdekaan??? Kalo kita skrng blum merdeka mungkin skarang anda menjadi BABU, Tukang Ceboknya Belanda, kalo gak mungkin anda telah dibunuh Belandan krn kerjaannya cuma menggerutu!!! Kalo anda tdk suka Indonesia ya OUT saja dr Indonesia… Gampang kan….

  • slandent

    MERDEKA,..!!!!!!!!!!!!!!!!indonesia tetap bangasku ,…….
    tapi yg pertama nggambar garuda siapa ya,.??????

  • MUF

    Udah deh ga usah menghina-hina. Nge-post sambil ngejelek-jelekin, giliran disuruh bikin sendiri palingan juga cuman bisa bengong..
    Trus masalah nih negara maju atau nggak, itu mah bukan gara-gara lambangnya.. ada yang bilang seolah-olah nyembah berhala, tapi nyatanya lambang yang cuman jadi benda ilustrasi kiasan aja bisa-bisanya sampe disalah-salahin.. itu karena di dalem benaklo tuh ga ada rasa patriotik samasekali buat bangsa ini..
    Syukur2 negri kita udah bisa “semaju” ini sampe detik ini. bayangin aja.. berbagai etnis, budaya, bahasa, agama, ras, adat-istiadat, ideologi, dll, semuanya bercampur-aduk di negara kepulauan kita ini.. berarti, bukan sesuatu yang nggak wajar kan kalau kondisi negara kita ini “terlihat” kacau-balau, mengenaskan, pecah-belah, atau apalah seperti yang kita lihat dari pandangan kacamata kita SENDIRI?
    Gini deh.. pernah ngebayangin ga, kalau misalnya Bangsa Eropa itu Adalah sebuah negara kesatuan yang pada awalnya ga jauh beda kayak Negri kita Indonesia ini?
    Gua jamin! kondisi mereka ga akan jauh berbeda kayak negri kita sekarang ini..
    balik ke diri masing-masing aja deh..
    menghina-hina lambang negara sendiri.. serasa udah pernah ngelakuin hal yang berguna aja buat negaranya sendiri.
    bentar lagi Negara kita mau Ulang Tahun.. kasih “kado” kek..
    cheers πŸ™‚
    -MUF

  • Pantes aja negara kita gak maju2, lambang negara kita aja diambil dari cerita khayalan. Mending lambang negara diambil dari cerita atau fakta yang benar2 ada. Saya usul lambang negara kita diganti “Tempe”. Kira2 tempe itu produk asli Indonesia gak ya???

  • saya

    gile..ni tulisan bagus loh! jarang2 gw ngedenger GARUDA bisa heboh jadi pro kontra gene!
    gw kira slama ini cuma artis aja yang dihebohin pro kontra dari masyarakat!hahaha..
    ternyata garuda ga kalah terkenal dibanding para artis euy..
    tapi sebenernya kalo gw bilang mah ya..ada pro kontra gini menandakan bahwa elo2 pada semua masi peduli sama ni burung alias lambang negara kita, walopun ada yang bilang ga peduli ato malah nge-garing!hahha (tapi lucu kok..gw aja ketawa..walopun kalo dipikir2 emang garing bener..haha)

  • dino

    wuih..gagah bener garudaku, ada pancasilanya lagi,isinya jg OK bgt lho..tapi kapan tercapainya ya…???ohhhhhhhhhh i cry for my indonesia

  • Sapto

    sejak kecil saya berasumsi bahwa garuda itu sama dengan burung rajawali atau elang (Jawa). Baru tadi malam ketika anak yg saat ini naik klas 5 SD buka2 internet, saya malah dijelasin sama dia. Tapi kenapa ya kok pendahulu kita dulu milih garuda sbg lambang negara? Padahal burung lain yg lebih besar atau lebih cantik masih banyak juga, misal merak, cendrawasih, maleo, dsb.

  • mament

    wey..temen-temen nyadar ga sih kalo garuda itu burng elang jawa..lambang amerika ingris dan kota jakarta itu elang bondol.liat aja jenis burung elang yang berjambul cuma elang jawa yang hampir punah..kepada pemerintah tolong jaga baik-baik elang jawa kalo sampe punah gua takut Indonesia juaga punah,kecuali lambangya diganti jadi burng phonix yang bener benr abadi sekaligus mitos ok!!!

  • Daan Achmad
  • abraham

    ah burung garuda lagi naas, selain gambar biasadan jdul banget, sekrng dia lagi kena flu h5n1. apa kek buat brand sebuah negara. ntar klo dah ada revolusi bangsa ini bru ganti logo, awas kecolongan ntar yang bikin logo orang luar lo.( ini cuma omong kosong aja)

  • bujangan

    MERDEKA>>>>>!!!!!!!!!!

  • Jess

    Hi Enda,,
    thank’s for the Pancasila English translation. It really helped me. Gw dapet tugas dari tutor gw buat explain meaning dari pancasila in English!

  • donna Mafioso

    Halah Halah, BuaD Gue Masi MenDing derepede lambang negara kita ntu burung emPrit gitu..ato kecOak…hiiiYYY SeLemmm.
    Secara Boss, taon brokap pula kan dibuatny n dalem suasana belon ada inTeRneT c gw rasa MeyeH lah Bisa bikin LambanG negaRa yang maCHo gitU jua..Hehehehehe

  • untung

    Hmm..
    Kemerdekaan RI 17 – 8 – 1945(atau 05-tahun Jepang, bingung.. Tanggal dan bulan MASEHI, kok tahunnya ikutin Japon?? rancu).
    Berarti bulu Sayap 17(kanan dan kiri), alhasil Bulu kanan 8 1/2 helai dan bulu kiri 8 1/2 juga helai.
    Bulu buntut ada 8 helai.
    Dan bulu leher HARUSNYA ada 1945 helai, kok cuma 45 sih?? apa cape bikin 1945 helai?
    Dan setau gue sih, Garuda itu Burung Way(Bus Way) nya DEWA WISNU, atau kendaraan yg bisa dikendalikan oleh si dewa… Kalo bgitu.. Siapa kah si “DEWA WISNUNYA” GARUDA PACASILA?? Tanya kenapa?
    Buat apa membanggakan suatu hal yg FIKTIF? Amerika bangga memasang Lambang negaranya dengan Burung Elang Bondol Putih nya, dan burung itu ada atau REAL..! kalo mo fiktif sekalian seperti thailand aja, TOTAL fiktif, ngga usah setengah-setengah. Suatu Lambang yg terlalu ceroboh dan terlihat terburu-buru untuk di proclaim-kan menjadi sebuah bangsa yg MERDEKA(semoea-moeanja di halal kan).
    Pertanyaan trakhir, Siapakah Si Dewa Wisnu NYA?
    Selama ini Bangsa ini selalu ditunggangi “sesuatu”.. Harusnya susah di bikin gampang..!!

  • gabysd.

    kenapa burung garuda nengok kanan?

  • wush…rame juga ngrumpiin garuda ya. jarang jarang lho…bisa cengar cengir ndiri haha. tp da sriusnya jg. eh, mas numpang_lewat aq comot tulisannya buat di blog aq ok. mnarik tuh…viva garuda!

  • Ariel Nurman

    Kita sebagai generasi muda seharusnya berterima kasih kepada para pendahulu, yang penting bagi kita sekarang adalah bagaimana menjagah keutuhan wilayah Nusantara yang tergabung dlam NKRI. Merdeka…

  • syafei

    hargailah apa yg telah diperbuat oleh pendahulu2 kita. karena kalo kita terlahir untuk membuat lambang negara paling yang jd bukan lambang yang ada arti tp cm lambang2 ngaco.

  • seffin

    bagus bener…
    ebad
    pinter
    jeniusssss
    keren
    seep
    luar biasa
    sempurna
    total bgtttt
    —-xx—-

  • seffin

    bagus bener…
    ebad
    pinter
    jeniusssss
    keren
    seep
    luar biasa
    sempurna
    total bgtttt
    —-xx—-

  • seffin

    bagus bener…
    ebad
    pinter
    jeniusssss
    keren
    seep
    luar biasa
    sempurna
    total bgtttt
    —-xx—-

  • seffin

    bagus bener…
    ebad
    pinter
    jeniusssss
    keren
    seep
    luar biasa
    sempurna
    total bgtttt
    —-xx—-

  • wayahe

    wah jadi pengin nangis nih…

  • evil_steven

    wah wah, gw sendiri tidak tau kalo garuda itu botak? terima kasih atas infonya Pak Numpang_lwt. Wah ini bisa jadi essai gw nih. (^_^) joking joking. it is very intresting history.

  • numpang lwt

    nih mas baca ini.. biar tau knp garuda kita kyk skrg.. krn ud di customize oleh seluruh anak negri ini..
    itu lah uniknya indonesia !
    Sultan Hamid II, Perancang Lambang Negara
    Sepanjang orang Indonesia, siapa tak kenal burung garuda berkalung perisai yang merangkum lima sila (Pancasila)? Tapi orang Indonesia mana sajakah yang tahu, siapa pembuat lambang negara itu dulu?
    Dia adalah Sultan Hamid II, yang terlahir dengan nama Syarif Abdul Hamid Alkadrie, putra sulung sultan Pontianak; Sultan Syarif Muhammad Alkadrie. Lahir di Pontianak tanggal 12 Juli 1913. Dalam tubuhnya mengalir darah Indonesia, Arab –walau pernah diurus ibu asuh berkebangsaan Inggris. Istri beliau seorang perempuan Belanda yang kemudian melahirkan dua anak –keduanya sekarang di Negeri Belanda.
    Syarif menempuh pendidikan ELS di Sukabumi, Pontianak, Yogyakarta, dan Bandung. HBS di Bandung satu tahun, THS Bandung tidak tamat, kemudian KMA di Breda, Negeri Belanda hingga tamat dan meraih pangkat letnan pada kesatuan tentara Hindia Belanda.
    Ketika Jepang mengalahkan Belanda dan sekutunya, pada 10 Maret 1942, ia tertawan dan dibebaskan ketika Jepang menyerah kepada Sekutu dan mendapat kenaikan pangkat menjadi kolonel. Ketika ayahnya mangkat akibat agresi Jepang, pada 29 Oktober 1945 dia diangkat menjadi sultan Pontianak menggantikan ayahnya dengan gelar Sultan Hamid II.
    Dalam perjuangan federalisme, Sultan Hamid II memperoleh jabatan penting sebagai wakil daerah istimewa Kalbar dan selalu turut dalam perundingan-perundingan Malino, Denpasar, BFO, BFC, IJC dan KMB di Indonesia dan Belanda.
    Sultan Hamid II kemudian memperoleh jabatan Ajudant in Buitenfgewone Dienst bij HN Koningin der Nederlanden, yakni sebuah pangkat tertinggi sebagai asisten ratu Kerajaan Belanda dan orang Indonesia pertama yang memperoleh pangkat tertinggi dalam kemiliteran.
    Pada 21-22 Desember 1949, beberapa hari setelah diangkat menjadi Menteri Negara Zonder Porto Folio, Westerling yang telah melakukan makar di Tanah Air menawarkan ?over commando? kepadanya, namun dia menolak tegas. Karena tahu Westerling adalah gembong APRA.
    Selanjutnya dia berangkat ke Negeri Belanda, dan pada 2 Januari 1950, sepulangnya dari Negeri Kincir itu dia merasa kecewa atas pengiriman pasukan TNI ke Kalbar – karena tidak mengikutsertakan anak buahnya dari KNIL.
    Pada saat yang hampir bersamaan, terjadi peristiwa yang menggegerkan; Westerling menyerbu Bandung pada 23 Januari 1950. Sultan Hamid II tidak setuju dengan tindakan anak buahnya itu, Westerling sempat marah.
    Sewaktu Republik Indonesia Serikat dibentuk, dia diangkat menjadi Menteri Negara Zonder Porto Folio dan selama jabatan menteri negara itu ditugaskan Presiden Soekarno merencanakan, merancang dan merumuskan gambar lambang negara.
    Dari transkrip rekaman dialog Sultan Hamid II dengan Masagung (1974) sewaktu penyerahan file dokumen proses perancangan lambang negara, disebutkan ?ide perisai Pancasila? muncul saat Sultan Hamid II sedang merancang lambang negara. Dia teringat ucapan Presiden Soekarno, bahwa hendaknya lambang negara mencerminkan pandangan hidup bangsa, dasar negara Indonesia, di mana sila-sila dari dasar negara, yaitu Pancasila divisualisasikan dalam lambang negara.
    Tanggal 10 Januari 1950 dibentuk Panitia Teknis dengan nama Panitia Lencana Negara di bawah koordinator Menteri Negara Zonder Porto Folio Sultan Hamid II dengan susunan panitia teknis M Yamin sebagai ketua, Ki Hajar Dewantoro, M A Pellaupessy, Moh Natsir, dan RM Ng Purbatjaraka sebagai anggota. Panitia ini bertugas menyeleksi usulan rancangan lambang negara untuk dipilih dan diajukan kepada pemerintah.
    Merujuk keterangan Bung Hatta dalam buku ?Bung Hatta Menjawab? untuk melaksanakan Keputusan Sidang Kabinet tersebut Menteri Priyono melaksanakan sayembara. Terpilih dua rancangan lambang negara terbaik, yaitu karya Sultan Hamid II dan karya M Yamin. Pada proses selanjutnya yang diterima pemerintah dan DPR adalah rancangan Sultan Hamid II. Karya M Yamin ditolak karena menyertakan sinar-sinar matahari dan menampakkan pengaruh Jepang.
    Setelah rancangan terpilih, dialog intensif antara perancang (Sultan Hamid II), Presiden RIS Soekarno dan Perdana Menteri Mohammad Hatta, terus dilakukan untuk keperluan penyempurnaan rancangan itu. Terjadi kesepakatan mereka bertiga, mengganti pita yang dicengkeram Garuda, yang semula adalah pita merah putih menjadi pita putih dengan menambahkan semboyan “Bhineka Tunggal Ika”.
    Tanggal 8 Februari 1950, rancangan final lambang negara yang dibuat Menteri Negara RIS, Sultan Hamid II diajukan kepada Presiden Soekarno. Rancangan final lambang negara tersebut mendapat masukan dari Partai Masyumi untuk dipertimbangkan, karena adanya keberatan terhadap gambar burung garuda dengan tangan dan bahu manusia yang memegang perisai dan dianggap bersifat mitologis.
    Sultan Hamid II kembali mengajukan rancangan gambar lambang negara yang telah disempurnakan berdasarkan aspirasi yang berkembang, sehingga tercipta bentuk Rajawali-Garuda Pancasila. Disingkat Garuda Pancasila. Presiden Soekarno kemudian menyerahkan rancangan tersebut kepada Kabinet RIS melalui Moh Hatta sebagai perdana menteri.
    AG Pringgodigdo dalam bukunya ?Sekitar Pancasila? terbitan Dep Hankam, Pusat Sejarah ABRI menyebutkan, rancangan lambang negara karya Sultan Hamid II akhirnya diresmikan pemakaiannya dalam Sidang Kabinet RIS. Ketika itu gambar bentuk kepala Rajawali Garuda Pancasila masih ?gundul? dan ?’tidak berjambul?’ seperti bentuk sekarang ini.
    Inilah karya kebangsaan anak-anak negeri yang diramu dari berbagai aspirasi dan kemudian dirancang oleh seorang anak bangsa, Sultan Hamid II Menteri Negara RIS. Presiden Soekarno kemudian memperkenalkan untuk pertama kalinya lambang negara itu kepada khalayak umum di Hotel Des Indes Jakarta pada 15 Februari 1950.
    Penyempurnaan kembali lambang negara itu terus diupayakan. Kepala burung Rajawali Garuda Pancasila yang ?gundul? menjadi ?berjambul? dilakukan. Bentuk cakar kaki yang mencengkram pita dari semula menghadap ke belakang menjadi menghadap ke depan juga diperbaiki, atas masukan Presiden Soekarno.
    Tanggal 20 Maret 1950, bentuk final gambar lambang negara yang telah diperbaiki mendapat disposisi Presiden Soekarno, yang kemudian memerintahkan pelukis istana, Dullah, untuk melukis kembali rancangan tersebut sesuai bentuk final rancangan Menteri Negara RIS Sultan Hamid II yang dipergunakan secara resmi sampai saat ini.
    Untuk terakhir kalinya, Sultan Hamid II menyelesaikan penyempurnaan bentuk final gambar lambang negara, yaitu dengan menambah skala ukuran dan tata warna gambar lambang negara di mana lukisan otentiknya diserahkan kepada H Masagung, Yayasan Idayu Jakarta pada 18 Juli 1974. Sedangkan Lambang Negara yang ada disposisi Presiden Soekarno dan foto gambar lambang negara yang diserahkan ke Presiden Soekarno pada awal Februari 1950 masih tetap disimpan oleh Kraton Kadriyah Pontianak.
    Sultan Hamid II wafat pada 30 Maret 1978 di Jakarta dan dimakamkan di pemakaman Keluarga Kesultanan Pontianak di Batulayang.

  • evil_steven

    Dulu gw pernah research di google. gw ketik garuda dan dapat gambar wisnu lagi naikin garuda. Gw kira indo yang punya garuda saja. Yah dulunya Indo agama hindu dan budha. Gua bingung dulu mereka komunikasi gimana yah? bahasa thailand sama indo beda. apa kemungkinan bhs india? sebab indo dulunya juga ada culture india. Rasanya di Bali ada kok Garuda kayak Thailand. Oh yah america itu pake burung elang yg di sebut Blad Eagle (elang botak). Menurut legenda Elang itu sangat suci bagi org america indian. Makanya Chief American India memiliki banyak bulu elang di mahkotanya dia. itu membuktikan kalo dia yang di pilih oleh Spirit (dalam wujud elang). Kadang juga bulu elang bisa diartikan pangkat bagi mereka.

  • evil_steven

    Dulu gw pernah research di google. gw ketik garuda dan dapat gambar wisnu lagi naikin garuda. Gw kira indo yang punya garuda saja. Yah dulunya Indo agama hindu dan budha. Gua bingung dulu mereka komunikasi gimana yah? bahasa thailand sama indo beda. apa kemungkinan bhs india? sebab indo dulunya juga ada culture india. Rasanya di Bali ada kok Garuda kayak Thailand. Oh yah america itu pake burung elang yg di sebut Blad Eagle (elang botak). Menurut legenda Elang itu sangat suci bagi org america indian. Makanya Chief American India memiliki banyak bulu elang di mahkotanya dia. itu membuktikan kalo dia yang di pilih oleh Spirit (dalam wujud elang). Kadang juga bulu elang bisa diartikan pangkat bagi mereka.

  • heru

    burung apaan?? burung siapa?? >>> ;-(

  • Puff,..bukannya aku marah, tapi gak tahan aja denger post-post di atas, indonesia,bangsa,tanah air, pancasila, dan hal-hal lain yang berbau porno,..eh nasionalisme, kan gak bagus buat kedamaian dunia, nasionalis itu telah terbukti menyebabkan pertarungan tiada henti, karena yang namanya bangsa, tak akan pernah menyatu secara hakiki dengan bangsa lainnya,terpisah secara geografis,warna kulit, bahasa, dan budaya, so otomatis tak akan ada rasa persaudaraan yang universal,yang ada hanya kepentingan-kepentingan yang bersifat lokal dan sementara. Apa ada, suatu bangsa bisa hidup tentram bercampur dengan bangsa yang lain jika tidak ada ideologi yang mengikat hati mereka?…perhatikanlah

  • BTW, aku juga baru tahu kalau garuda itu sekedar makhluk mitos…heheh..gak nyangka…selama ini lambang yang fungsinya sama seperti berhala nasionalisme manusia purba itu cuma boongan, kegagahan yang gak pernah real di dunia nyata…hehehe, jadi ingat sama orang-orang bodoh di masa baheula..mencari lambang untuk menyemangati hidupnya…pohon, patung seorang tokoh, totem, bintang liar, dan simbol dinamisme atau animisme lainnya..btw lagi, mungkin bendera merah putih itu juga sama…atau lebih parah lagi, sekedar lambang tulang dan darah…artinya…pertumpahan darah untuk bangsa tercinta..bangsa bodoh bin dungu bin jahil, peduli setan dengan bangsa indonesia, rasialist!

  • Garuda, garuda, garuda,…seekor burung yang tak mampu terbang, seekor burung yg tak mengerti dengan beban aksesoris di sekujur tubuhnya, tak paham kenapa bulunya dibatasi, dan tak mampu menghalangi sekelompok manusia mengagungkan ketidak berdayaannya…di depan tuhan yang Maha Esa…

  • sandra ann jones

    Ada yang pernah baca pidato lahirnya Pancasila? Biar kita tahu Pancasila yang dimaksud para founding fathers gitchu looooh.

  • Pembela Bangsa

    Kok semua pada protes?
    Kalo lambang Negara kita itu ya itu. Terima aja,sudah untung bisa dilahirin di Indonesia coba kalo dilahirin di ethopia?
    Makanya junjung tinggi Lambang NKRI,jangan hanya bisa ngomentarin yang engga engga.JAGA RASA NASIONALISME DAN CINTA KEPADA BANGSA DAN TANAH AIR SENDIRI.

  • Shawn

    Selamat malam!
    When I was looking aroung in the Web for a good picture of the “Garuda Pancasila” (I need it for university), I found Your page!
    I’m a student from Germany, but I already spent half a year at “UnUd” – Universitas Udayana, Denpasar, Bali, Indonesia.
    “Saya bukan orang tourist, saya mahasiswa di Universitas Udayana tetapi saya bisa sedikit saja bahasa.”
    Terima Kasih dan Sapai Jumpa!
    Shawn

  • Ryan T

    Lambang Burung Garuda yang penting maknanya yang luhur. Bhinneka Tunggal Ika. Itu yang terpenting. Menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa dan Negara. Jangan terpecah-belah karena kepentingan salah satu kelompok.

  • Ryan T

    Lambang Burung Garuda yang penting maknanya yang luhur. Bhinneka Tunggal Ika. Itu yang terpenting. Menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa dan Negara. Jangan terpecah-belah karena kepentingan salah satu kelompok.

  • seseorang

    Jangan banyak komentar….apa yang sudah kita lakukan untuk bangsa Indonesia, kalau hal kecil saja tidak bisa kita lakukan “bangga akan lambang negara”. Segera sadarlah generasi muda….

  • seseorang

    Buat mereka mereka yang mencela lambang negara nya sendiri…..saya sedih, karena ternyata bangsa Indonesia adalah bangsa yang tidak bangga dengan lambang lambang negaranya. Setelah saya membaca sebagian besar komentar di atas. Padahal…siapa lagi yang harus membanggakannya selain kita warga negaranya sendiri…para generasi muda penerus. Nggak usah terlalu banyak komentar, yang penting kita berbuat sesuatu, dan hal terkecil yang bisa kita lakukan yaitu bangga akan lambang negara. Semoga jadi bahan renungan buat semua.

  • anti pancasila

    gw adalah orang yang anti pancasila, kerna gw sama sekali ga pernah yang namanya percaya sama simbol dan pancasila,dan pengamalan pancasila ini ga pernah gw temuin dalam hidup gw. dari yang namanya ketuhanan yang maha esa,sampe keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. terutama sila ke-5,gw skeptis banget ama isinya,kerna gw merasa ga pernah dapet keadilan dari pemerintah…yang ada hanya omong kosong dan bisa2nya paran cecunguk negara aja…

  • Ramos

    cooyyy…
    Burung GARUDA itu emang beneran ada…
    dan gak usah burungnya, jinnya juga ada kok.. sumpe deh.. kekekke
    wahhh… gemana seh…
    coba deh elo cari infonya sama orang2 di jawa sini…. gak usah jauhjauh ke thai sono..
    hehhee…. okeh tetap semangat..

  • meeow

    #38 sok menggurui :p

  • Lambang Garuda bagus kok, susah loh bikin logo yang indah begitu & penuh makna. Logo pertamina baru yang aneh aja muahal sekalee buat ukuran-ku :p
    dan Tentang makna; semua kembali ke diri kita, gak peduli tuhan kita sapa yang penting jangan sampai kita merasa lebih dari tuhan kita.
    o iya…jangan menyembah hasil karya sesama manusia dong!

  • Ari

    Hargailah lambang negara kita, seperti kita menghargai pahlawan kita, jangan lihat asal usulnya tapi lihat makna dan artinya bagi bangsa kita, JAYALAH INDONESIA

  • ya, emang nama garuda itu dari kepercayaan Hindu. Tapi bukannya burung itu memang ada di Indonesia. Aku gak begitu paham bahasa sunda, tapi ada tuh manuk dadali, dibilang perlambang sakti Indonesia.
    Kalau aku sih dari dulu mikirnya garuda adalah elang jawa (hmm.. jangan-jangan si brontok).
    gitu nda.. btw, mengenai desainnya, no comment deh. mungkin itu berkait erat dengan masa ikonisasi waktu itu. jadinya ya kaku gitu deh.

  • Wishnu Windhu Winata

    Kenapa jadi begitu yach…?.

  • symbian

    berarti kita ini yg mayoritasnya islam sama aja dong nyembah berhala..kan katanya pancisila adalah sumber dari sumbernya hukum di indo…..terus sesuai urutan kan depag berada paling bawah baru dagh tuh ada yg namanya agama2…..pantesan negra kita hancur n kacau balau… balik lagi ke aman jahiliyah nyembah berhala…..btul gak???agama di lupain???apa lagi kitab yg namanya al-quran pedoman umta manusia…smua solusi dari masalah2 ada nogh di al-quran…..trus gw mau tambahin satu lagi!!
    gmana negara kita gak kacau n kisruh terus…lo tau kan..sila ke3 persatuan indonesia..lambangnya apa???BANTENG nah namanya jga banteng pasti rusuh terus n bawaanya sangar kan???makanya indo kacau balau????coba labangnya air yg tenag pasti adem ayem aje!!!! btul gak fren???

  • ASU

    Tapi tetap bangga poenya burung Garuda sebagai lambang nasional kita
    kan keren dan gagah
    kok poenya thailand kok serem sih

  • DRO

    Burung Garuda = Burung Cucak Rowo/ Burung Cucak Rowo = Burung Elang / Burung Garuda = Burung Elang bener gak

  • bings

    siapa yang mendesain lambang nasional kita ini…???
    pada zaman itu, dengan tingkat presisi dan proporsi yang yahud….
    wondering..??????

  • gini ya bung Enda hamzah bin laden Nasution, di mitos islam juga kan ada burung bouroq=garuda pancasila

  • Burung garud di thailand jumlah sayapnya sama gak dengan burung garuda indonesia?
    17
    8
    45
    ada yang inget di bagian mana aja??

  • komit

    ko’ gak cuca’ rowo yang jadi lambang INDONESIA ya?

  • paijo

    djadi selama 30 th saya idoep, ternjata ditipoe

  • nyoman

    im a hindus
    watch you speak plz
    thanks bung enda

  • anthony

    BAGUS! SINGKAT DAN JELAS!

  • alex max

    kalo menurut gue lambang Garuda karena kita merdeka pd tgl 17/agustus… jadi pas sama bulu bulunye..
    kalo merdeka pada tgl 2/januari, lambang negara kita pasti gambarnye “Capung”..

  • agastya

    e pluribus unum dan bhineka tunggal ika yang sama itu konsepnya, dua-duanya terdiri dari perbedaan. amerika terdiri dari berbagai bangsa, etnis, bahasa dan budaya, gitu juga kita. perbedaan yang membuat mereka menjadi satu, satu bangsa dan negara baru, yaitu U.S.A kita juga gitu, tanpa etnis yg berbeda, indonesia gak akan ada. tapi di kita pada gak akur

  • agastya

    e pluribus unum dan bhineka tunggal ika yang sama itu konsepnya, dua-duanya terdiri dari perbedaan. amerika terdiri dari berbagai bangsa, etnis, bahasa dan budaya, gitu juga kita. perbedaan yang membuat mereka menjadi satu, satu bangsa dan negara baru, yaitu U.S.A kita juga gitu, tanpa etnis yg berbeda, indonesia gak akan ada. tapi di kita pada gak akur

  • titut

    hey, enda, tenkyu buat pancasila versi inggrisnya, ternyata di tempat les, kayak gituan di tes juga (padahal gurunya aja ga tau) hehehe…keep up the good work!

  • titut

    hey, enda, tenkyu buat pancasila versi inggrisnya, ternyata di tempat les, kayak gituan di tes juga (padahal gurunya aja ga tau) hehehe…keep up the good work!

  • lha..suami saya dewa ya ternyata..? baru tau saya..ck ck..ck..
    dewa wisnu…keren juga yak..? hahahaha..saya istri dewa dunkz πŸ˜›

  • rid, manuk dadali mah manuk panggagahna. πŸ™‚

    tuptol? situ ada vcd pornonya? mannnaa? πŸ˜€

    by, bedanya bhineka tunggal ika sama e pluribus unum? beda atuh tapi sama artinya ya? πŸ™‚

    nengotty, hehe bagio mah low profile ga kayak nadia pengen dibahas di blog πŸ˜€

  • kirain mau cerita tentang bagio..

  • apa bedanya “bhineka tunggal ika” dengan “e pluribus unum” (mottonya amerika), sama tapi beda.

  • tutupbotol

    ada vcd porno saya lho!!!!

    sebel! bosen seleb aja!
    hehehehe

  • apa bedanya burung garuda sama manuk dadali…?

  • Wah enak ya erly, pelajaran SMP pas di SD-nya dengerin Brama Kumbara πŸ˜€

    Hi Vee, yah sebenernya nama burung emang, tapi burung mitos. Disini lebih serem karena buat alasan ibu2x kalo anaknya nakal. “Ayo makan, kalo ga ntar didatengin garuda lo!” πŸ™‚

    Hi Lontar, tv pake lambang burung semua? Mkn karena yg punya cowok kali, coba kalo cewek, lambangnya… πŸ˜€

    Iya deh hon, yang selama 6 tahun Paskibra! :))

    Sebenernya sih bey, bagus juga dlm bhs inggris. Kalo dalam bahasa C++ nah baru bingung kali yaaaaa πŸ˜€

    Yang penting kan lindie, bukan sekolahnya dimana, tapi dimana sekolahnya… (??) πŸ˜€

  • enda, sekolah dimana sih??? *kabur* hahahaha…

  • obey

    hmm..wonder..klao pas upacara tiap senen di sekolah, tapi bacain pancasilanya auf englisch tambah kebat kebit nampaknya, takut keseleo heuheuheu

  • garuda pancasila,
    aku lah pendukungmu,
    patriot proklamasi,
    sedia berkorban untukmu,
    pancasila dasar negara,
    rakyat adil makmur sentosa,
    pribadi bangsaku,
    ayo maju maju,
    ayo maju maju,
    ayo maju maju..

    *numpang nyanyi ya hon, ga tahan nih*

  • hi enda..

    eh kalo tivi kok banyak yah yang seneng make lambang rajawali?.. rcti.. metro sama lativi… gambarnya burung semua deh.. knp ya?

    mm.. pancasil emang boleh di alihbahasakan?.. kalo ke dlm bhs jawa gmn ya?

  • Vee

    eh, vee kira garuda itu nama burung gituh, kayak elang, rajawali, oo.. bukan yah? hihihi… itu sama yah ama Thailand? mirip sich.. cuman kok sereman yg disono yah? πŸ˜›

  • Dulu dijelasin juga kok di SD tapi bukan di PMP, ada di pelajaran sejarah tentang kerajaan2 gitu, terutama memang tentang Airlangga.

    Eh di sandiwara Brama Kumbara juga ada ;p

  • dez, amrik mah, burung elang!

    detta, burung lebih keren, karena punya makna konotatif juga perlambang kejantanan laki-laki hakhahaka..

    vil, gue mabal waktu PMP dulu, jadi mkn diajarin, tapi guenya ga masuk πŸ™‚

    ah pak hamzah bisa ajeee nih. πŸ˜€

    okke, makanya, pengen tau yang burung beneran ga? πŸ˜€

  • heh?
    garuda bukan burung beneran? doh! gue ketipu selama ini!

  • hamzah haz

    burung garuda dipilih bukan karena melambangkan kebebasan, tapi karena kita merdeka bulan agustus. Klo kita merdeka bulan januari, ya lambangnya capung….:P

  • baru tau…..???? kemana aja seh? Keliatannya elo kudu protes ama guru PMP loe dulu, bilang ngajarnya gak kumplit…..

    gwe juga mo protes ah…. ^_^

  • detta

    kenapa burung….?
    kenapa bukan kuda?

    oiya, konon ada hidden-cam Wulan Guritno & Ananda Mikola… uhhh… sungguh malas bila salah satu pemeran utamanya PONGO…! *_*

  • hhehe.. burung lambang amerika, bukannya garuda juga ya?..