Startups di #CES2017: Eureka Park™

Eureka Park™ CES 2017Seperti yang sudah diceritakan di post #1 Perjalanan Menghadiri #CES2017, post #2 Hadir di Las Vegas untuk CES 2017, dan post #3 Hari-Hari di #CES2017

Di post terakhir tentang #CES2017 ini secara khusus saya mau cerita tentang Eureka Park™

Eureka Park™ di CES 2017  adalah satu area di CES yang dikhususkan untuk eksibisi dan showcasing produk dari perusahaan2 di kategori Startup

Ada 500 lebih startup dari berbagai negara yang hadir menampilkan produk nya masing-masing dengan harapan mendapatkan partner, buyer, atau pun media coverage.

Kebanyakan menampilkan produk hardware, walau ada juga software atau system.

Indiegogo dan Techcrunch menghadirkan booth dengan startup jagoan mereka, Techstar hadir dengan panggung sendiri menghadirkan pitch kompetisi dan juga panel untuk saling berbagi pengalaman.

Yang menarik juga beberapa negara menghadirkan pavilion startup-nya sendiri untuk memaksimalkan perhatian pengunjung. Belanda dan Perancis misalnya hadir dengan identitas/brand negaranya sehingga lebih kelihatan.

Terekspos di tingkat dunia seperti ini menurut saya akan sangat baik untuk para startup karena ide dan produk mereka betul-betul bersentuhan dengan market secara langsung.

Walau sudah ada beberapa startup dari Asia, seperti China, Korea, Taiwan dan negara lain, dari Asia Tenggara belum kelihatan, mudah-mudahan tahun-tahun ke depan Startup Indonesia juga bisa hadir dan memeriahkan Eureka Park™ di lantai CES!

Sekian dulu cerita-cerita dari CES, sila menuju ke website CES yang masih menyimpan banyak konten dokumentasi dari CES 2017 kemarin seperti:

Hari-Hari di #CES2017

50 years CES Seperti yang diceritakan di post #1 “Perjalanan Menghadiri CES 2017” dan post #2 “Hadir di Las Vegas untuk CES 2017“, di posting ini setelah melewati Media Day 1 dan 2, akhirnya hari CES 2017 dibuka di hari Rabu, Jan 4 sampai Sabtu Jan 7 akhirnya dimulai.

Walau ada 3 lokasi, tapi nampaknya yang menarik buat gue pertama adalah di Tech East hari ini, Las Vegas Convention Center, karena Tech West sudah didatangi sekilas kemarin waktu melihat Keynote Nvidia, sedang Tech South, walau menampilkan nama-nama besar seperti Google, Facebook dan Twitter masih akan sempat didatangi kemudian karena toh masih ada 3 hari lagi saya di sini.

Perusahaan besar dari pembuat microchip, manufacturing technology yang mungkin produknya tidak langsung digunakan oleh konsumen hadir juga dengan booth-booth raksasa di CES 2017, begitu juga tentu dengan para produsen produk konsumen elektronik lainnya dari LED TV hingga smartphone, digital camera, action camera, wearables, smartwatch, hingga pembuat produk otomotif baik yang autonomous driving maupun yang menampilkan teknologi connectivity dan mobility-nya yang biasanya berarti ditampilkan dalam bentuk bagaimana di masa depan pengemudi dapat selalu berkomunikasi ketika berada di dalam mobil.

Drones dan teknologi display serta alat-alat Virtual Reality mengambil posisi penting di mana banyak produk menggunakan virtual reality untuk mendemonstrasikan keunggulan produk mereka.

CES 2017 sendiri gratis untuk umum dan siapapun selama sudah mendaftar bisa datang dan berinteraksi dengan para peserta pameran. Di sisi lain ada juga mereka yang memang hadir untuk mencari partner distributor atau justru mencari produk baru untuk dipasarkan melalu jalur penjualan mereka.

Ada 3800+ perusahaan yang berpameran, 165,000 orang yang hadir, 6500+media dari 150 negara hadir di 4 hari CES 2017 Las Vegas ini

Beberapa booth besar dari Intel, Qualcomm, Blackberry, Panasonic, Nikon, Ford, VW, Honda, Mercedez dan banyak lagi.

Yang menarik juga adalah dari booth Xiaomi yang menampilkan semua lini produk Xiaomi Universe dan rupanya petugas PR-nya dari Singapore 😀

Samsung hadir sendiri juga dengan beberapa permainan VR untuk menonjolkan Samsung Gear yang sempat saya coba juga 😀

Terakhir post tentang Startup di CES!

Hadir di Las Vegas untuk #CES2017

Sambungan dari blog post yang pertama “Perjalanan Menghadiri CES 2017

Seperti yang diceritakan di posting sebelumnya, di perjalanan pertama ke Las Vegas ini jadinya ada dua hal yang gue sabar untuk lihat, pertama tentu CES 2017-nya sendiri, yang kedua adalah tentu the Sin City, Las Vegas! Kota legendaris yang sebelum ini paling sering dilihat dari film atau tv series. Kalau nggak Ocean’s Eleven (Bellagio) dan seterus-seterusnya tentu adalah episode Friends waktu mereka pada ke Las Vegas (Caesar’s Palace) hueheuhe

Kesan pertama mendarat di Las Vegas? Slot machines are everywhere heuheuehe, bahkan di area pengambilan bagasi di bandara aja kalau emang udah ngebet mau sambil nunggu bagasi kita keluar kita bisa mulai main slots di situ.

Yang kedua kesan selama perjalanan naik bus dari bandara McCarrann adalah selain bahwa Las Vegas bener-bener ada di tengah gurun tapi juga kotanya sebenernya kecil. The famous las vegas strip itu ya kira-kira cuma sepanjang 7 km dan hotel dan kasino itu ya berjajar sebagian besar di sepanjang Las Vegas Strip

CES 2017 sendiri nantinya akan dibagi di 3 lokasi TECH EAST (Las Vegas Convention and World Trade Center), TECH WEST (Sands Expo Convention Center) dan TECH SOUTH (Aria).

Cuma yang ternyata agak bego gue ngerti adalah untuk undangan media, termasuk gue tentunya, akan ada 2 hari pendahuluan acara Media Day, yang ini dilakukan kebanyakan di Mandalay Bay, sedang gue sendiri kebagian hotel di Excalibur Hotel & Casino, kasino dan hotel dengan tema Inggris abad pertengahan 😀

Di bawah ini Peta Las Vegas dan lokasi acara CES 2017 untuk memberikan gambaran dan juga floor plan dari CES 2017-nya sendiri.

las vegas ces 2017 map

floor plan ces 2017

Media Day CES 2017
Dari awal yang kerasa banget adalah gimana CTA dan Event Organizer CES 2017 ini nge-handle acara yang sedemikian besar, di berbagai lokasi, logistiknya, acaranya, kontennya, jadwalnya, pesertanya dan lain-lain semua kerasa lancar dan mulus, mungkin ini karena gue juga ga tahu aja kali ya heuheue.

Khususnya untuk media sendiri di setiap lokasi ada Media Center dengan fasilitas lengkap, terminal-terminal komputer, wifi, sofa-sofa, ruang meeting atau ruang interview, dan yang paling penting refreshments dari sarapan dan makan siang tentunya. Walau yaaa makan siang ala Las Vegas heuehuehe, yang artinya sandwich atau salad dingin dengan soft drink dan chips.

Di 2 hari Media Day ini gue mencoba mencari press conference yang kira-kira bakal menarik selain di Qualcomm News Conference, gue juga sempet hadir di CTA Market Research Presentation yang menarik melihat trend dari konsumer elektronik di 2017, produk-produk apa saja yang akan men-drive sales secara global.

Daaaan di Media Day 1 yang paling menarik di malam harinya ada CES Unveiled Las Vegas, satu mini event eksibisi di meja-meja produk-produk baru yang pertama kali dimunculin di Las Vegas ini khusus buat dihadiri sama media aja. Banyak banget produk menarik muncul di sini.

Di hari kedua ada gue hadir di News Conferences Panasonic, TCL dan juga Keynote Speech dari CEO NVIDIA di malem harinya.

Di dua hari ini gue juga coba untuk beradaptasi sama Las Vegas sendiri, jalan-jalan kesana sendiri heuheuehe, sambil ngeliat apa aja yang menarik di Las Vegas yang mana ternyata ya selain hotel-hotel atau resort disebutnya ya kasino, atau show-show untuk ditonton!

Bersambung ke Post Berikutnya, “Hari-Hari di #CES2017

Perjalanan Menghadiri #CES2017

CES 2017

Sejak dari akhir tahun 2016 perjalanan ke CES 2017 di Las Vegas di Januari ini sudah jadi perjalanan yang gue tunggu-tunggu. Ke CES 2016 sebenernya sudah diundang juga, tapi akhirnya batal berangkat karena jadwalnya ga pas. Untungnya tahun ini diundang lagi dan pas di saat CES berulang tahun yang ke 50, jadi gue udah siap-siap lumayan jauh-jauh hari untuk menyelesaikan semau urusan registrasi di situsnya CES, kredensial, tiket, hotel dan lainnya. Visa Amerika masih berlaku jadi ga usah apply lagi jadi tinggal berangkat.

Kalau di sini ditanya, “Mau kemana sih?” dan jawabannya mau ke CES biasanya ada yang langsung ngeh, ada juga yang masih bingung apaan si CES ini.

CES ini adalah Consumer Electronic Show, sebuah pameran tahunan barang konsumen teknologi (annual trade show), jadi memang barang-barang elektronik yang kita gunakan sehari-hari. Di tahun 2017 ini adalah CES yang ke 50, CES pertama dilakukan di New York City di tahun 1967.

CES dimiliki dan dijalankan program dan kegiatannya oleh Consumer Technology Association (CTA) sebuah asosiasi industri konsumen elektronik yang berkedudukan di Virginia, Amerika Serikat.

Dengan makin global-nya market untuk konsumen elektronik, selain melakukan kegiatan seperti pameran, riset pasar dan lainnya di Amerika dan di Eropa, mulai tahun 2015 CES juga mengorganisir CES Asia yang selalu dilakukan di Shanghai.

Internasionalisasi CES ini juga terlihat dari berbagai perusahaan yang terlibat di pameran. Kalau perusahaan-perusahaan global tentunya lah ya, tapi kali ini banyak perusahan startup dari Eropa, Eropa Timur dan juga Asia berpartisipasi.

Undangan media international juga bertambah dari tahun ke tahun, sehingga di CES 2017 ini lebih dari 100 jurnalis dan 6500 media, blogger dan vlogger dari berbagai negara diundang untuk hadir, termasuk gue salah satunya dari Indonesia hehe.

The trip begin!
Makin dekat ke jadwal perjalanan CES 2017 dari tanggal 2 Jan sampai 11 Jan, mulai deh gue mulai banyak baca-baca lagi tentang CES dari websitenya http://www.ces.tech/ dan juga download mobile app-nya CES 2017 (Android & iOS)

CES 2107 Mobile Apps

Makin bingung dan makin ga kebayang juga bakal gimana nanti si CES ini jadinya, karena seolah-olah semua perusahaan, organisasi, bisnis, startup di bidang konsumen elektronik bakal ada di sana.

Selain pameran, beberapa keynotes, supersessions, pameran khusus startup aja yang disebut Eureka Park Marketplace, C Space Storyteller Sessions, berbagai Press Conference dan banyak lagi.

Dari jenis pameran atau industrinya juga di tahun 2017 ini mulai ada kategori khusus untuk Sleep Tech, Smart Energy, Baby Tech, Beauty Tech menambah kategori Sport Tech yang sebelumnya sudah ada.

Ada Digital Money Forum, Cybersecurity Forum, Digital Health Summit, belum lagi Self-Driving Technology, eCommerce Solutions yang tambah bikin gue ngerasa overwhelmed.

Produk-produknya sendiri dari 3D Printing sampai Augmented & Virtual Reality hadir. Dari Drone sampai Robotics dan Smart Home ke Wearables ada semua heuheuheue.

Ga heran memang kalau CES ini dari tahun ke tahun jadi tempat bersejarah di mana masing-masing perusahaan meluncurkan produk-produk inovatif yang kemudian mewarnai kehidupan kita sampai sekarang.

Dari peluncuran VCR (1970), Laserdisc Player (1974) sampai ke Blu-ray DVD sama HDTV DVR di tahun 2003.

Sebelum nyampe di Hari-H-nya lewat CES App kita udah bisa nandain diskusi panel, keynotes atau press conference mana aja yang kita mau datangin, atau booth-booth pameran siapa aja yang menurut kita menarik untuk dilihat, jadi menghabiskan waktu berjam-jam lah gue di app-nya mulai nandain apa aja yang pengen gue liat.

Daaan walau akhirnya gue sedikit menyerah untuk membuat rencana (udah deh apa aja nanti yang bisa dilihat di sana nanti sekalian diliat heuheuehu) akhirnya waktu tanggal berangkat jadi gue seneng juga, nyampe bandara dianterin sama Nita dan Gaga, sempet mampir di Manila dulu nunggu beberapa jam dan kemudian long flight mendarat di Los Angeles (LAX).

Ketemu lagi LAX! Huheueheue, dan walau agak was was sebel kalau kena secondary inspection kalau masuk Amerika, tapi kali ini ternyata aman dan lancar, lolos masuk US walau ada President Elect baru yang katanya ga ramah sama orang asing XD.

Dari LAX, nunggu beberapa jam lagi untuk penerbangan domestik ke Las Vegas. Las Vegas Baby! 😀

Bersambung ke posting berikutnya, “Hadir di Las Vegas untuk #CES2017

Why Instagram add Instagram Stories

Instagram Stories will eventually be Snapchat for the masses. Easier to understand and your social network is already there. 

Vine already become irrelevant because Instagram Video, will Snapchat be too? 

Why Instagram do this? No. of post photos and more user interactions. While now average Instagram user probably post 1-2 photos daily, Stories encouraged users to post more without worrying what their followers think.

More Posts -> More Interactions -> More Time Spent on App -> More Money

However I still don’t get this whole “ephemeral” thing (your Instagram Stories posts will only last for 24hrs) why not give an option to make it permanent and post it to public?  ???