Siapa kamu?

shirt.jpgTidak seperti *kaum wanita*, kami yang cowok-cowok ini kurang lebih terjebak dalam jenis pakaian yang sama sepanjang hidup kami.
Untuk kamu-kamu yang kerjanya “wajar”, pilihan akan terbatas pada *kemeja* dan *celana panjang kain*. Untuk kamu yang beruntung kerjaanya “tidak terlalu wajar” (kayak gue dulu), lumayan, pilihannya rada luas, jeans, celana pendek, kaos, polo shirt masih masuk dalam pilihan, walau ini pun kurang lebih sama. (model baju cowok paling berapa macem sih?)
Baju kerja karenanya kurang lebih sebuah “seragam” juga, karena terdiri dari pakem yang baku, kemeja dan celana panjang kain. Yang membedakan biasanya hanya terletak pada *warna* dan *tekstur* atau *bahan* dari kemeja dan celana panjang tadi.
Bahkan untuk beberapa kantor, warna juga bukan pilihan. Atas harus putih (“terang” masih lumayan) dan bawahan harus gelap.
Anyway, wiken lalu gue dan istri jalan-jalan di *Isetan*, *Central World Plaza* (dulu namanya *World Trade Center*) depan *Gaysorn Plaza* deket *KBRI Bangkok* dan menemukan diri di tengah promosi diskon *up to 50%*. πŸ˜€
_Dasar baru mampu belanja kalo barangnya di diskon_ :), maka jadi seneng aja liat lagi ada diskon dan berniatlah gue beli lagi satu kemeja kerja.
Tentu aja pilihan barangnya cuma yang di diskon 50% (hehe), tapi emang lagi promosi tengah tahun kali ya, jadi lumayan banyak yang bisa dipilih.
Jadilah kita muter-muter, liat-liat, megang-megang *dari satu brand ke brand lain* dan walau gue _secretly_ pengen punya kemeja kerja yang warnanya biru semua (he), tapi kali ini gue pikir warna lain gapapa deh.
Untuk dress shirt, pilihannya ada *Van Heusen*, *Pierre Cardin*, *Alain Delon*, *Daniel Hecter*, *John Langford*, *Christian Lacroix*, *Valentino Rudy*, *John Blair*, *Eddie Bauer*, *Kenneth Cole*, *Paul Fredrick*, *Andrew Brown*, *Austin Reed* …
*STOP-STOP!*
Saat itu gue baru kepikiran, *SIAPAKAH ORANG-ORANG INI* yang namanya jadi nama baju?
Rasanya gue *ga pernah kenal* sama mereka ini. Dari kecil sampe segede ini rasanya gue ga pernah punya keluarga atau tetangga atau temen yang namanya kayak tadi.
*MEREKA* ini siapa? Penjahitnya? Modelnya? Yang punya pabrik atau sapa? Jangan-jangan ini baju MILIK mereka, yang dicuri, makanya ada nama mereka?
Apakah bajunya udah jadi dan yg bikinnya nyari-nyari *nama yang keren* gitu, biar jadi nama baju? Atau mereka-mereka ini yang selalu pake baju keren dan karenanya banyak yang nanya dan jadinya mereka jualan baju?
Apa yang membuat nama mereka jadi nama baju? Apa yang *MEMBEDAKAN* nama mereka sehingga nama mereka *PANTES* jadi nama baju?
Mana nama yang pantes jadi nama baju dan mana yang ga pantes?
Lain kali gue pengen nyari kemeja dengan nama yang bernuasa *Indonesia*. Soemanto atau Soedjana atau apa gitu… πŸ˜€