If you think it is a LAW then it might be

If something can go wrong, it will.
Kalimat diatas biasa dikenal orang sebagai Murphy’s Law atau Hukum Murphy, seperti juga Hukum Newton (1, 2 dan 3), Hukum Bernoulli atau hukum-hukum lainnya yang kita kenal dari pelajaran Fisika di SMA.
Hukum Murphy tentu bukan hukum yang serius banget dibandingkan dengan Hukum Newton atau Hukum Relatifitas-nya Einstein, Murphy yang nama lengkapnya Capt. Edward Aloysius Murphy, seorang insinyur di Angkatan Udara US, menelurkan hukum-nya ini berdasarkan pengalamannya tentang hal-hal kacaw yang dia alami pada tahun 40-an di AU US itu.
Hukum lain yg mirip-mirip Hukum Murphy ini berbunyi: If something is not last forever, it won’t πŸ™‚
Walau sebagian besar hukum yang kita kenal sekarang ini biasanya merupakan bagian dari sains, hasil dari pengamatan ilmiah atau percobaan laboratorium bukan berarti hanya para sainstis yang bisa menelurkan sebuah HUKUM. Contohnya ya Murphy tadi. Dari pengamatan atas kejadian yg terjadi di sekelilingnya dia berhasil menarik sebuah pattern, sebuah pola yang mana ternyata cocok dan bisa dijadikan acuan untuk orang-orang lain.
Dari sebuah artikel di NYTimes, diberitakan bahwa John Brockman, pemilik website Edge.org setiap tahun mengajukan sebuah pertanyaan tahunan. Dan tahun ini pertanyaannya adalah “Hukum kamu apa?“. What’s your law?
Menurut dia akan ada sedikit kebijaksanaan (wisdom), sebuah aturan alam semesta atau sebuah pola yang mirip dengan aturan, yang bisa punya arti kecil atau besar, yang bisa jadi dinamakan HUKUM atas nama kamu. Mr. Brockman mengajukan pertanyaan ini pada sekelompok saintis dan penulis dan telah menerima 150 respon yang terdiri dari lebih 20,000 kata.
Beberapa hukum yang diajukan misalnya oleh Paul Steinhardt seorang astrofisisis dari Princeton University yang mengajukan hukum Steinhardt: “Sains yang bagus menciptakan dua teka-teki menantang untuk setiap satu teka-teki yang dipecahkan“.
Nah OK. Mari kita biarin Mr. Brockman menemukan hukum-hukum barunya yang penting-penting. :p
Bagaimana dengan kita? Mari kita mencari hukum-hukum dari kehidupan sehari-hari disekeliling kita. Apakah kamu pernah menemukan sebuah hukum? Mungkin pernah. Gue pernah, salah satu hukum gue adalah:
Cowok dan cewek tidak pernah bisa berteman biasa tanpa perasaan khusus dari salah satu pihak sepanjang waktu pertemanan mereka. Hehe
Kamu mungkin bakal bilang, ah gue bisa, gue punya temen co/ce biasa aja tuh.
Nah ada tiga hal yg mungkin terjadi, pertama kamu mungkin biasa aja, tapi temen co/ce kamu belum tentu kan? (walo dia bilangnya biasa aja), kedua perasaan itu pernah ada, tapi sekarang udah ga lagi yg mana masih cocok dengan hukum gue diatas, ketiga perasaan itu belum datang, jadi mungkin masih di masa depan.. hehe..
That’s Enda’s Law I (syukurin kalo ada yg juga pernah mikir sama, gue udah klaim duluan hekehkee)
Selain itu, ada beberapa hukum lain yg sama-sama kita cetuskan waktu gue masih di SMA (Isman atau Bimo mungkin familiar ama hukum ini) beberapanya yaitu:
Pada saat ujian multiple choice (A, B, C, D) dan kamu tinggal punya dua pilihan, dimana salah satunya adalah C, maka selalu pilihlah C.
Ini lahir pas kita sibuk2x ngadepin UMPTN hehe.. Hukum lain:
Saat hari hujan maka kita harus makan bakso tahu (Siomay)
Ini pas hujan dan ada tukang somay πŸ™‚
Contoh hukum-hukum lain yang mungkin kita sama-sama kenal misalnya:
Posisi menentukan prestasi. (Ini biasanya buat yang lagi ujian)
Banyak belajar banyak lupa.
Makin banyak tidur makin ngantuk.
Dsb, dsb.. πŸ™‚
Nah gimana dengan dunia Blog? Apa ada Hukum yang bisa kita cetuskan disini? Salah satunya di propose oleh istri:
Kepopuleran sebuah blog sama dengan total penambahan comment, entry tag board, entry guestbook, webcounter dan link back dengan sebuah konstanta di masing-masing variabel (nah lo! hehe)
Kalo gue, ini Hukum Blog lain yang mau gue propose:
Taraf ke-cute-an sebuah blog berbanding ACAK dengan taraf ke cute-an pemilik blog-nya (hehekehkee…)
Hukum laen masih di cyberspace tapi bukan blog adalah di instant messenger (ini hasil obrolan ama istri):
Makin rame seseorang kalo chatting, makin pendiem biasanya di dunia nyata (bener ga nih? hehe..)
Nah pastinya kamu punya HUKUM kamu sendiri dong? Baik di dunia nyata dan di dunia arad dan maya? Dan kalo belum, ayo cetuskan, sekarang. Ini saatnya bung! πŸ™‚