17 Agustus-an kedua di Bangkok

You can only protect your liberties in this world by protecting the other man’s freedom.
You can only be free if I am free.
–Clarence Darrow
The day turn out OK. Seperti biasa kita ngerayain 17-an di KBRI lengkap dengan makanan-makanan Indonesia: Bakwan Malang, Gulai Daging, Rujak Cingur, Gudeg Komplit. Ga lupa juga pembagian-pembagian hadiah, buat para pemenang lomba-lomba yang udah diselenggarakan sebelumnya.
Hadiahnya lumayan ternyata, voucher2x belanja seharga 500 baht-an, sekitar Rp 100 ribu. πŸ™‚ Dan yang tentu aja ditunggu-tunggu lucky draw alias door prize alias hadiah untung-untungan. Selain voucher2x belanja (Rp 200 – Rp 300 ribu) ada juga souvenir-souvenir, kulkas, TV 29″ dan… tiket Garuda BKK-JKT buat dua orang!
Dan seperti biasa, kayak tahun lalu juga. Kita ga ada yg menang hehe. Balik dari KBRI, dengan berbatik ria dan niat yang setengah pengen dan setengah males, akhirnya jadi juga deh kita beli Camera Digital πŸ™‚
Yang menarik juga buat gue 17-an kemaren adalah karena, baru sehari sebelumnya gue kopdar sama temen baru gue yang kenal di Internet. Namanya Paul, dia orang Australia, anaknya udah 2 dan baru aja pindah ke BKK setelah sebelumnya di Guangzhou China sebagai guru di International School. He’s very nice and not as old as I thought hehe.. dan dia bisa Bahasa Indonesia karena pernah belajar di Yogyakarta.
Pas 17-an itu dia gue ajak juga ke KBRI, dan karena Nita sibuk mentasi Sabai Nan Aluih-nya dia yang kali ini di mirror dengan pemain yang lain, gue jadinya ngobrol-ngobrol dan makan aja sama Paul. πŸ™‚
Kebeneran juga (kebeneran melulu), nyokap gue lagi dateng ke BKK. Satu rombongan Dharma Wanita, 42 orang hehe.. Tour-nya dilanjutin lagi ke KL, tapi nyokap mau extend tinggal di BKK sama kita. Kebeneran deh, lebih dari satu tahun kali gue ga ketemu dan sekarang ada kesempatan tinggal bareng lagi, walaupun ga lama.
Terakhir, karena dalam hawa hari kemerdekaan, males kerja dan kecurigaan bahwa kebanyakan negara punya hari kemerdekaan di bulan Agustus, akhirnya gue cari-cari list hari-hari kemerdekaan di Internet dan ini hasil rekap statistik dari kecenderungan perilaku negara2x di dunia.
Diambil dari situs DidYouKnow.cd yang juga hasil kompilasi dari The World Factbook-nya CIA didapat list negara berjumlah 191 buah yang saat ini ada di dunia.
Negara tertua adalah Jepang yang tercatat merdeka sejak 660 BC berarti berumur 2663 tahun sedang negara termuda adalah Palau (dimana tuh?), yang baru merdeka tahun 1994, berarti baru berumur 9 tahun saja.
Dari list itu juga diketahui bahwa abad ke 20 adalah abad dimana paling banyak negara merdeka. Ada 143 negara (74.87%) merdeka di abad 20 dibandingkan dengan abad 19 yang hanya 29 negara (15.18%). Sedang sisanya merdeka sebelum abad ke 19 (17 negara) dan dua negara tercatat sudah berdiri sebelum tahun masehi, yaitu China dan Jepang, pada 221 BC dan 660 BC.
Di abad ke 20 sendiri, dekade 60an adalah tahun dimana paling banyak negara merdeka. Ada 41 negara (28.67%) merdeka di tahun 60an. Disusul dengan tahun 70an (27 negara 18.88%), 90an (26 negara 18.18%) dan 40an (16 negara 11.19%). Banyak negara merdeka pada tahun 90an, karena pada dekade ini lah banyak negara yang memerdekakan dirinya atau pecah dari Uni Soviet dan Yugoslavia.
Dan bila dilihat dari bulan dimana negara-negara ini merdeka, maka ternyata benar kecurigaan saya bahwa banyak negara yang merdeka pada bulan Agustus. Dari 191 negara, 28 negara (14.66%) merdeka pada bulan Agustus! Disusul oleh bulan Juli dan September masing-masing sebanyak 26 negara (13.61%). Sedang bulan dimana paling sedikit ada hari kemerdekaan yaitu bulan Februari, Maret dan Desember, hanya 7 negara (3.66%) di masing-masing bulan.
KESIMPULAN:
Abad ke 20 adalah abad kemerdekaan dan terlihat juga bahwa sebagian besar negara barulah merasakan kemerdekaan kurang dari 50 tahun.
Kesimpulan lain adalah bahwa, pertengahan tahun adalah waktu yang paling disukai oleh negara2x untuk merdeka, dibandingkan dengan awal atau akhir tahun. Mungkin ini dipengaruhi juga oleh cuaca. Di pertengahan tahun yg relatif lebih hangat/panas maka jiwa-jiwa para pejuang kemerdekaan mungkin rata-rata lebih panas juga dan bersemangat untuk membuat negara mereka merdeka. πŸ™‚
Akhir kata, mungkin mengutip kata-kata manager security-nya Microsoft, bahwa computer security adalah sebuah proses dan bukan sebuah end point dan karenanya rajin-rajinlah mendownload patch baru.
Maka mungkin begitu juga dengan kemerdekaan. Kemerdekaan adalah sebuah proses dan bukanlah sebuah end point dan karenanya selama Microsoft masih banyak bolongnya, tidak apalah kita menggunakan installer copian πŸ™‚
Happy Independence Day, guys. Just remember how “lucky” we are and always remember how so many people died for what we have to day. Whatever that is.

26 thoughts on “17 Agustus-an kedua di Bangkok

  1. I usually read the content on weblogs previous to I leave a review. If I have zilch to say of the page topic, I do not leave any reviews. And I’m keen to read someone else’s commentary on that post too. Because I’ll find great ideas among the very good comments. I would have posted β€œSuperior blog! Terrific posts!” then I could be spamming your blog. I as well make use of a blog, the very first thing I would do day to day when i signed on my web page is take a look at feedback to my articles or blog posts and personally approve or reject these remarks. Keywordluv not simply brings you more commenters. It enhances your position in search engines for the reason that you’re not just on immeasurable β€œdofollow blog lists” but in addition on a number of those β€œkeywordluv lists”. Many thanks, Patricia

  2. Well, the article is in reality the freshest on this laudable topic. I agree with your conclusions and will thirstily look forward to your coming updates. Saying thanks will not just be adequate, for the tremendous lucidity in your writing. I will immediately grab your rss feed to stay privy of any updates. Authentic work and much success in your business endeavors!

  3. Hidup Indonesia *telad* Merdeka lah kang.. meskipun banyak orang yg merasa belum merdeka Tapi seengganya kita masih bisa teriak “merdeka” whatever that means :p. Meskipun banyak yg bilang arti merdeka samar2, tapi orang2 yang meninggal untuk mencapai merdeka ini nyata. Merdeka Indonesiaku… Apa kabar kang Enda? πŸ™‚

  4. iya neenoy, mari kita merdeka, merdeka dari pesimisme dan apatisme, juga lupis2x! πŸ˜€

    hehe iya ya hon πŸ˜€

    iya ya rangga, kenapa bule ga suka jeroan ya? padahal kan bisa menyebabkan tekanan darah tinggi πŸ˜€

    lacsar, leo? iyaaaa dong! btw sebenernya gue rada tergoda buat menyebutkan statistik perastrologian negara2x itu juga sih πŸ˜€

    loh Edwin, kalo Indonesia = Merdeka, dan Aceh + Papua + propinsi lain = Indonesia, maka Aceh = Merdeka dan Papua = Merdeka πŸ˜€

    iya rommy, emang agak jauh, tapi saya berhasil mendekatkannya πŸ˜€

    iya dett, kebeneran disini kalo beli digicam brand itu dikasih gratis buku panduan + installer driver sama box πŸ˜€

    erly, huh? merdeka! πŸ˜€

    hi linda, asyik adalah = ateul syik… :D\

  5. huhuhu itu digicamnya terinspirasi sama saya yah? πŸ˜› *ge-er abis*

    hoi itu CIA geblek betul… Tim Tim tidak diitung merdeka ya tahun 2000?? tsk-tsk-tsk… agen2 itu kerjanya ngapain sih… jadi agen porkas saja sudah..!

  6. wuahh, nda.. kalo gua dulu sebungkus Indomie merupakan kemewahan yang amat sangat.. jarang banget.. kalo babat mah banyak, murah lagi… bule gak suka jeroan soalnya.. hehehehe (gimana kalo suruh makan torpedo, yak?)

  7. soto babat kok “cuman” sih rangaaa.. ranggaaa.. indomie nah itu baru cuman hehe.. πŸ˜€

    hehe back from dead ya hh8. ada penjajahan itu karena ada yg menjajah dan ada yg dijajah bal.. πŸ˜€

    ah ewink, biasa aja πŸ˜€

    waduh tira, panjat pinang ditiadakan karena kesulitan mencari pinang di bkk. diganti dengan lomba panjat gajah hehe.

    hi sylvie, di mandalay emang biasa sunyi senyap trus bukan? hehehe πŸ˜€

    amien MAAM, amien. πŸ™‚

    hi brandy, itu yg mendasari kami beli kamera juga. karena kami mau πŸ˜€

    aprian, ga ngerti nih! πŸ˜€

    hi ratna, keras kepala banget ya dipikir2x. sekali merdeka tetap merdeka, ga fleksible πŸ˜€

    hi fergie, kenapa ga 17an? tenang bulan depan masih ada tgl 17. πŸ˜€

    eh ucok. kalo nitip ke elo lama cok, trus kayaknya ga beda terlalu jauh harganya hehe..

  8. kemerdekaan adalah sebuah proses. ya, menurut gw itu pernyataan yg lebih bagus dari pada sekedar pesimis dan apatis (yg juga gw rasain sekarang) πŸ™‚

  9. sony?keren bgt. makin bnyk foto nih! btw makasih info hari kemerdekaannya ya. sekali merdeka tetep merdeka !

  10. Nda, Ini tahun ke-2 gue 17an di Myanmar. Pertama in 2001 di Yangon dan this year di Mandalay. Waktu di Yangon, totally perbaikan gizi kalau 17an. Di Mandalay sunyi senyap aja 17an nya.

  11. – wah saya udah lama gak makan rujak cingur πŸ˜€

    – wah CIA rajin yah ngitungin negara2

    – wah kenapa yah ada penjajahan ?

  12. wuaahhh, jadi inget waktu di luar… kayanya suenengg banget liat makanan indo berlimpah… walaupun cuman soto babat… hehehe… tapi gua selalu menolak jadi paskibra… grogi euy…

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.