AKSI PRIHATIN TERHADAP SKEMA BISNIS ANNE AHIRA

Aside

Aksi Prihatin Terhadap Skema Bisnis Anne Ahira

Today the greatest single source of wealth is between your ears.
–Brian Tracy

Hampir semua orang ingin kaya dan tercukupi kebutuhannya. Punya usaha sendiri tanpa harus bekerja untuk orang lain adalah impian kita semua. Tidak ada yang salah dengan ingin menjadi usahawan yang mandiri.
Tapi usahawan yang sejati, tahu dan bisa membedakan mana tawaran mimpi dan mana usaha yang legitimate. Karena:
Segala sesuatu yang menjanjikan mimpi biasanya memang.
 
Dibawah ini naskah keprihatinan bersama sebagai peringatan, terutama untuk saya sendiri.

AKSI PRIHATIN TERHADAP SKEMA BISNIS ANNE AHIRA
Kami, warga masyarakat dan komunitas Internet, merasa prihatin terhadap model bisnis yang diterapkan oleh Anne Ahira. Kami keberatan bahwa bisnis ini diasosiasikan dengan melakukan marketing di Internet. Marketing yang dilakukan di Internet sebenarnya adalah sesuatu yang baik dan wajar asalkan dilakukan dalam batas-batas etika dan kewajaran.
Setelah melakukan penyelidikan, kami berkesimpulan bahwa bisnis ini hanyalah sebuah praktik skema piramida yang dibungkus dengan istilah Internet Marketing. Hal ini jelas terlihat dari apa yang harus dilakukan oleh setiap anggota Elite Team, yaitu merekrut empat anggota baru.
Skema piramida sejatinya merupakan penghisapan oleh segelintir individu terhadap banyak orang. Menurut kami, Internet tidak perlu dikotori dengan pemasaran dari bisnis tidak jelas seperti itu. Silakan melakukan pemasaran via Internet sejauh masih dalam batas-batas kewajaran dan bisnisnya adalah bisnis yang baik dan jelas.
Lebih jauh lagi, kami melihat bahwa Elite Team menawarkan janji yang menyesatkan, yaitu menyatakan bahwa tujuan Elite Team adalah agar semua anggota Elite Team memperoleh penghasilan $6.688 per bulan, dan bahwa ini adalah tujuan yang realistis.
Tetapi REALITA-nya adalah: seandainya semua anggota Elite Team bekerja keras dan teguh pada regimen Elite Team, hanya 1 dari 341 orang, atau 0,29%(!) yang memperoleh $6.688 per bulan. Sangatlah jauh dari apa yang diakui sebagai tujuan realistis Elite Team.
Produk yang ditawarkan Anne Ahira/EliteTeam adalah keanggotaan representative (rep.) di Financial Freedom Society, Inc. (FFSI), di mana setiap rep. harus membayar $54,95 per bulan kepada FFSI. Setiap rep. memperoleh komisi dari menjual keanggotaan FFSI ke orang lain sehingga menjadi rep. baru.
Orang yang direkrut ini disebut sebagai affiliate, atau di MLM lain dikenal dengan nama downline, dan setiap rep. juga memperoleh komisi dari penjualan yang dilakukan oleh downline-nya sampai empat tingkat downline.
Selain dari keanggotaan FFSI, boleh dibilang TIDAK ADA PRODUK atau JASA yang dijual oleh Anne Ahira dan Elite Team.
Dalam sistem Elite Team, besar penghasilan bulanan seorang anggota TERGANTUNG dari jumlah downline FFSI-nya dan bagaimana struktur downline tersebut karena tidak ada atau hampir tidak ada penghasilan seorang anggota Elite Team selain dari komisi FFSI.
Dengan perhitungan satu anggota mendapatkan 4 anggota baru, seperti yang dipraktikkan oleh Elite Team, maka hanya dalam 17 tingkat piramida jumlah anggota keseluruhan menjadi sebanyak 5.73 miliar. Sedangkan jumlah populasi manusia keseluruhan di dunia hanyalah 6.4 miliar. Jika seluruh 5.7 miliar manusia tersebut mengikuti program ini, maka hanya 89 juta orang yang akan berpenghasilan $6.688 per bulan. Sementara 5.3 miliar lainnya merugi!
Dengan demikian kami menghimbau masyarakat Internet untuk tidak mudah terjebak oleh iming-iming kekayaan yang dijanjikan oleh Anne Ahira, Elite Team maupun pihak-pihak lainnya.
Kami berharap masyarakat Internet bisa menyadari adanya model bisnis semacam itu sehingga dapat lebih waspada. Kepada redaktur media massa juga kami berharap untuk selalu melakukan investigasi terlebih dahulu ketika membahas bisnis-bisnis yang tidak memiliki kejelasan seperti itu agar nantinya tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu sebagai promosi terselubung.
Internet, 28 Maret 2005
Tertanda,
Enda Nasution

 
ps. Bagi rekan-rekan penulis blog yang ingin menyebarkan pernyataan sikap ini dapat menyalin seluruh isi tulisan ini pada blog masing-masing. Tetapi tidak menutup kemungkinan rekan-rekan yang bukan penulis blog untuk mengikuti aksi ini.
 
*UPDATE 30 March 2005*: Aksi keprihatinan ini didukung oleh kurang lebih 80 blog. List blog-blog yang turut serta dalam aksi keprihatinan ini dapat dilihat di “Aksi Prihatin Anne Ahira: Hasil Pengamatan”:http://priyadi.net/archives/2005/03/30/aksi-prihatin-anne-ahira-hasil-pengamatan
 
*UPDATE 4 May 2005*: Baca juga artikel di majalah *SWA* [baru!] ini “Evaluasi Bisnis Anne Ahira”:http://www.swa.co.id/sekunder/kolom/pemasaran/strategi/details.php?cid=2&id=143

Tentang Analogi

Aside

Tentang Analogi

_All perception of truth is the detection of an analogy_
_– Henry David Thoreau_
Karena dingin dan hujan hari ini, seharian jadinya _hidung gue ngocor kayak keran_. Ini sebuah analogi. Karena dengan menulis seperti itu gue membandingkan kesamaan antara hidung gue dan keran yaitu bagian ngocornya.
Yang lucu, walaupun ada bagian yang sama antara idung gue dan keran. Banyak juga bagian lain yang jauh berbeda. Contohnya tentu hidung gue ga bisa diputer/ditutup supaya berhenti ngocor. Yang ngocor dari hidung gue is lendir dan bukan air. Ketiga tentu dari fungsinya hidung gue ga bisa dipake nyiram tanaman.
Bedanya lebih banyak daripada samanya. _But yet_ analogi diatas adalah analogi yang bisa diterima. Lucu ya.
“Analogi”:http://en.wikipedia.org/wiki/Analogy [atau [_analogy]] adalah istilah ketika membandingkan dua hal dengan maksud untuk memudahkan menjelaskan sesuatu yang baru atau tidak familiar.
“Metafor”:http://en.wikipedia.org/wiki/Metaphor [[_metaphors_]] dan “Simile”:http://en.wikipedia.org/wiki/Similes [??] misalnya adalah juga bentuk dari analogi. DAN BUKAN, buat kamu yang mencoba menjelaskan bahwa logi = logos = ilmu dan anal = …. maka *BUKAN*. BUKAN itu artinya, kalo itu yg kepikir pertama sama kamu maka kurangi waktu nongkrong “di milis ini”:http://groups-beta.google.com/group/id-gmail/.
NAH RUPANYA. Entah kenapa [gue ga tahu], kemampuan beranalogi-ria ini adalah faktor penting dari kemampuan *logika seseorang*. Kalo kamu pernah “coba-coba SAT”:http://www.nytimes.com/2005/03/13/opinion/13sun3.html atau sebangsanya pasti pernah dapet soal-soal analogi seperti ini.
Poverty: money =
(A)Wealth: gold; (B) Hunger: food; (C) Car: Driver; (D) Cook: Stove.
Analogi [katanya] adalah perangkat dasar dari kemampuan bahasa dan berpikir. Bukan saja dia dipake dalam komunikasi verbal maupun literal sehari-hari, tapi juga esensial dalam bidang sains dan sastra. Hmmm.
Yeah, mungkin juga. Walau sayang waktu gue masih di sekolah. Pelajaran analogi ini kelewat kayaknya, keselip diantara pelajaran PSPB dan Ketrampilan.
Tapi toh, walau ga diajarin dan ga tau bahwa itu penting, rasanya kita bukannya miskin analogi.
*Mahathir Mohamad* mantan PM Malaysia, karena beliau seorang dokter kalo ga salah menganalogikan mengurus negara dengan mengurus tubuh manusia. Diagnosis yang tepat pada rasa sakit yang dirasa, serta penanganan yang cepat dapat menyembuhkan tubuh secara keseluruhan. Walo tentu analogi ini tidak menjawab pertanyaan, siapa yang jadi lubang pembuangan negara tersebut.
*Periode satu tahun* sering dianalogikan dengan usia seseorang. Father time. Awal tahun adalah ketika dia masih bayi dan memasuki akhir tahun, sang bapak waktu sudah berubah menjadi kakek-kakek tua yang kemudian akan menjadi bayi lagi.
*Indonesia* dengan populasi 238 juta orang tentu tampak bagaikan kapal induk dan kapal-kapalan kertas jika dibandingkan dengan Singapore yang populasinya 4 juta orang saja. Kapal induk tentu lebih susah dibelokan ke kiri dan ke kanan, tapi juga lebih susah tenggelam.
*Hidup* bukan saja seperti telur diujung tanduk tapi juga seperti bajaj belok yang tidak bisa diduga.
*Anak* seperti _kencana wingka_, pecahan genteng dari emas yang disayang-sayang.
*Dan blog pribadi* mungkin seperti *jendela* slash *mikroskop* dimana kita bisa mengintip hal-hal pribadi tentang pemiliknya. Dari sakit hati hingga kegembiraan. Dari cinta hingga pengkhianatan.
Akhir-akhir ini, sejalan dengan usia kandungan “Nita”:http://nita.goblogmedia.com yang makin mendekati _due date_-nya [4 Mei], sang bayi jadi makin rajin tendang-tendang dan bergerak-gerak kesana-kemari. Kayaknya karena dia makin besar maka ruang yang dia punya juga makin _sempit_, sampai saatnya ketika dia sudah siap maka ruang itu bakal dia tinggalkan dan datanglah dia di dunia.
Sama seperti dia, sekarang ini juga rumah kita rasanya makin sempit. Banyak barang-barang baru yang kita persiapkan dan barang-barang lama yang perlu disingkirkan. _Rasanya “kita” juga lagi tumbuh semakin besar._
Dan ketika dia nanti datang kayaknya bukan hanya dia seorang yang lahir. “Kita” pun akan lahir, dan datang di “dunia”.

Petisi Online: Menuntut Fiskal Dihapuskan

Aside

Hapuskan FISKAL

Untuk temen-temen yang setuju dengan penghapusan pajak yang bernama *FISKAL* dimohon untuk menandatangani petisi dibawah ini:
Petisi Menutut FISKAL Dihapuskan:
“http://www.petitiononline.com/indo2005/petition.html”:http://www.petitiononline.com/indo2005/petition.html
Minimal dengan cara ini kita memiliki _outlet_ untuk mengeluarkan pendapat kita yang bisa dihitung dan dipertimbangkan oleh para *WAKIL KITA* di DPR sana.
*Apakah bisa berhasil, apakah efektif, apakah jalan?*
Saya ga tahu. Tapi yang seperti ini belum pernah kita coba bukan? _There’s a first time for everything._
Lagian nandatangan petisi ini ga susah dan ga bayar. Jadi kalo memang setuju FISKAL dihapus lakukan langkah dibawah ini:
# Tanda tangan Fiskal di: “Petisi Menuntut FISKAL Dihapuskan”:http://www.petitiononline.com/indo2005/petition.html
# Sebarkan info dan ajak teman-teman lain untuk menandatangan juga, lewat milis, lewat sms, lewat email, lewat telepon, lewat surat, lewat apapun juga.
Makasih.
 
*UPDATE: 08/03/2005*
Lebih dari *1,000 orang* mengisi PETISI kemarin. Kita butuh lebih banyak lagi teman-teman lain untuk mengisi “Petisi Menuntut FISKAL Dihapuskan”:http://www.petitiononline.com/indo2005/petition.html
Isi sekarang, atau kalo sudah AJAK atau BERITAHU teman untuk “mengisinya”:http://www.petitiononline.com/indo2005/petition.html juga.
 
*UPDATE DAY 3: 09/03/2005*
Masuk *detik.com* dengan judul berita “Ribuan Orang Teken Petisi Tuntut Penghapusan Biaya Fiskal ke LN”:http://jkt1.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2005/bulan/03/tgl/09/time/11610/idnews/313515/idkanal/10
Jumlah penandatangan sampai saat ini *12.25 WIB* = *2,612 orang*.
Mudah-mudahan makin banyak yang menandatangan. Untuk yang belum tanda tangan silahkan langsung kesini “Petisi Menuntut FISKAL Dihapuskan”:http://www.petitiononline.com/indo2005/petition.html