Tentang Risiko dan Hidup

Tentang Asuransi If you don’t risk anything, you risk even more. –Erica Jong

Sudahkah kamu mengambil sebuah risiko hari ini? Dari hal yang kecil saat bermain dengan gunting di kamar mandi tadi pagi, atau saat memilih, mengambil dan menggigit cabe rawitnya dulu sebelum tahunya, hingga hal yang besar seperti resign duluan sebelum kamu tau kamu diterima di kantor yang baru?

Apakah kamu mengambil risiko saat memakan bubur yang kamu pesan dari OB di kantor, atau saat pergi keluar rumah dengan tidak memakai sun block?

Hidup penuh dengan risiko, dan hebatnya risiko itu sudah dimulai saat kita masih dalam kandungan. Kita sendiri adalah sebuah risiko bagi orang tua kita. Risiko besar untuk mengandung dan melahirkan kita. Risiko lebih besar lagi saat membesarkan dan memelihara kita, karena siapa yang tau akan jadi seperti apa saat kita sudah seperti sekarang ini.

Apakah kita seseorang yang disukai oleh ayah dan ibu kita? Atau seseorang yang mereka tidak bisa tahankan keberadaannya. Siapa yang tau dengan pasti?

Siapa yang tau pasti, jika anak-anak kita akan tumbuh besar seperti seseorang yang kita harapkan? Atau lebih dasar lagi, apakah anak-anak kita akan hidup sehat, bagaimana jika mereka sakit? Bagaimana jika saya sakit?

Kita tidak tahu secara pasti. Tidak ada yang tahu secara pasti.

Tapi kita mengambil risiko itu.

Karena itulah hidup.

Hidup adalah mengambil risiko, melakukan hal-hal dengan akibat yang kurang menyenangkan, merugikan, membahayakan.

Tapi kita tetap melakukannya bukan?

Kita melakukannya sendiri, kita melakukannya dengan keluarga kita, melakukannya dengan orang disekeliling kita. Kita melakukannya bersama-sama.

Hidup adalah mengambil risiko, dan itu yang membuat hidup bisa dijalani dan berharga untuk dialami.

Karena keberhasilan jadi lebih manis untuk dirasa dan kesuksesan jadi lebih gurih untuk ditelan. Karena kita berhasil melewati risiko itu!

Jadi tunggu apa lagi kawan.

Minum kopi itu tanpa gula. Pakai kemeja warna pink yang ga pernah kamu pakai itu. Pilih rok pendek yang kamu malu memakainya.

Bilang “Tidak!” pada perintah atasan yang tidak ada gunanya. Katakan apa adanya dan nyatakan perasaan kamu ke teman kerja kamu yang kamu taksir sudah lama. Unfollow teman yang sudah terlalu mengganggu. Bolos hari ini untuk memikirkan kembali prioritas kamu sambil nonton film barat terbaru (kalau ada) di 21.

Bermain hujan seperti anak kecil. Bernyanyi sekeras-kerasnya. Menyatakan kebenaran. Meminta maaf duluan. Menyatakan cinta.

Ambil risiko hari ini juga. Karena itulah hidup.

Dan kalau terjadi sesuaty, maka itulah gunanya kamu punya asuransi. 😀

[hr]

[dropcap]Note:[/dropcap] Kalau kamu punya keluarga maka sudah sepatutnya kamu memikirkan tentang Asuransi yang bisa melindungi keluarga kamu. Ada banyak jenis asuransi, infonya bisa kamu dapatkan di sini dan di sini. Salah satu asuransi yang terjangkau tapi berguna adalah Cigna Life Protection. Cek juga ke polling di Tentukan.com ini “Asuransi yang tepat untuk Anda” untuk lihat pendapat teman-teman kita yang lain.

  • Ali

    ya banar master hidup memang penuh resiko kalo nda mau resiko ya aneh kan

  • namanya lika liku kehidupan, orang nggak akan tahu mau jadi apa di masa depan. ini kata mamak gue 🙂

  • rizal maulana

    Boleh dong artikel’a di sharing di http://ureport.vivanews.com/blog biar banyak orang yang liat.

  • Dulu saya juga sempat menjadi agent asuransi, dari situ saya sadar akan penting y asuransi bagi diri dan keluarga…. Sy berharap satu hari nanti dapat memiliki Asuransi u/ menjamin ato setidknya meminimalisir resiko hidup di masa yg akan datang yang tdk pernah bs kt duga. Tp masalah klasik yang sampai sejauh ini yang masih blm bs di temukan solusinya ==== Wonk buat hidup sehari-hari aja dah susah…..

  • wah tuh tergantung pribadi masing2 orang,soalnya orang indonesia rata2 pada kagak mau soalnya pola pikirnya masih belum terdidik

  • Anonymous

    tulisan inspiratif, tadinya mo nge share, tapi ga jadi ah, kok kaya ada iklannya ya

  • udah baca sampai habis, ternyata ada note beraroma advertorial 😀

  • Fajar Kurniawan Januar Efendi

    hidup memang penuh resiko, siapa yg tidak mau menggambilnya, maka ia sudah kalah.. nice post sob.. followed u.. visit me back.. hehe..salam 😀

  • semakin besar resikonya semakin besar kemungkinan yg didapat?

  • Jadi pada akhirnya hidup adalah tentang mengambil asuransi nda? hehehe :p

  • Jadi pada akhirnya hidup adalah tentang mengambil asuransi nda? hehehe :p

  • Jadi pada akhirnya hidup adalah tentang mengambil asuransi nda? hehehe :p

  • yup, thanks kawan akhirnya GW berani meluncur terjun mengambil resiko. udah lama aku ragu2 bingung ngapai gak tau ke arah mana !!! aqiqah surabaya