Surga dan Neraka

heaven-hell.jpg

_In heaven all the interesting people are missing. –Friedrich Nietzsche_
Surga dan Neraka rasanya lebih dekat bersama kita saat kita kecil.
Perkenalan pertama gue dengan Surga adalah tentunya saat gue dikasih tau semua orang supaya jangan nakal dan jangan membuat ibu (terutama) marah-marah, karena surga katanya ada di telapak kaki ibu.
Sebagai anak kecil sejati, apalagi yg punya adik laki-laki cuma beda setahun, tentu informasi ini ga cukup kuat menghalangi kita berbuat seperti anak kecil. Untungnya walaupun ibu dulu suka marah-marah kalo kami nakal, kita tetep punya waktu idul fitri untuk minta maaf dan ibu selalu maafin. Jadi tentunya jatah surga di telapak kaki beliau masih ada. 🙂
Neraka gue kenal dengan lebih _graphic_ lewat komik serem, yang dibeli _emang-emang_ yang menjual komik dari rumah ke rumah (komik kok ttg neraka gituloh), dimana di dalamnya digambarkan siksaan neraka yang dialami oleh mereka yang jahat saat hidup. Orang-orang dibakar, dicambuk, ditusuk, wanita digergaji payudaranya dan segala macam siksaan. _(Siapa sih yg bikin komik ini!?)_
Takut sih saat liat gambarnya. Tapi itu kan cuma komik (hakhaka). Terlalu jauh dari realitas sehari-hari yang melibatkan sebagian besar lari-lari sampe keringetin dan ga pulang sampe sore.
Kadang-kadang memang kedua konsep abstrak itu muncul di hadapan gue. Misalnya saat belajar ngaji terbata-bata di rumah dulu kalo memang ada ayat ttg surga atau neraka.
Atau muncul saat ada anak cewek di kelas waktu SD (selalu cewek), sok alim yang ga bisa ngomong apa-apa lagi waktu kami gangguin ini selain bilang, _”Ntar masuk neraka lho!”_
Dan saat dia ngomong gitu tentu gambaran neraka buku komik muncul di benak kami dan membuat kami terdiam sejenak (paling lama 5 menit) lalu ngeganggu anak cewek lain yg ga bawa-bawa neraka.
Di lain waktu seorang teman (yg gue udah lupa namanya) memberi peringatan dengan penuh keseriusan, _”Eh jangan maen sama si A dia kan nanti masuk neraka.”_
Gue ga ngerti saat itu kenapa dia bakal masuk neraka. Besoknya baru gue “ngeh” rupanya menurut sang teman si A bakal masuk neraka karena beragama X.
_”Tapi kenapa gue ga boleh maen sama dia sekarang, toh masuk nerakanya masih lama?”_ adalah pertanyaan gue selanjutnya yang terpikir dan tidak terjawab.
 
Kalo neraka jadi sebuah alat untuk melarang-larang kita, maka surga jadi sebuah tempat menyenangkan yang cukup sering gue bayangin waktu kecil.
Gue ngebayangin, nanti di hari akhir kalo gue, adik gue, ibu, bapak dan keluarga-keluarga gue bakal ngumpul bersama di surga dan kita bakal seneng banget bisa ketemu satu sama lain diantara milyaran manusia yang dibangunkan di hari akhirat.
Ga hanya keluarga, tapi terus gue juga pengen temen-temen gue masuk surga juga. Tetangga karena baik sama gue juga. Bahkan _bintang film_ yang gue suka, dalam dan luar negeri juga. Kita nanti semua ketemuan di surga pokonya! (padahal pas idup aja ga pernah ketemu hehe)
Surga bagaikan sebuah _country club_ dimana orang-orang yang gue sukai dan gue anggap baik boleh masuk.
 
Setelah agak besar gue kemudian belajar bahwa masing-masing agama punya Surga dan Nerakanya sendiri-sendiri.
Bagaimana hubungan antara surga masing-masing agama ini tidak begitu jelas diterangkan. Apa sebenarnya itu semua satu tempat yang sama, atau misalnya bertetangga. Tempatnya beda tapi berdekatan. Dan kalo memang berbeda, surga mana yang lebih bagus?
Surga sendiri berasal dari kata Hinduism, “Swarga”:http://en.wikipedia.org/wiki/Swarga yang letaknya ada di puncak “Gunung Mitologis Semeru”:http://en.wikipedia.org/wiki/Mt._Meru (bukan Semeru yg di Jawa) yang artinya tempat transisi, menunggu antara proses reinkarnasi. Bukan tempat akhir, yg disebut “Moksha”:http://en.wikipedia.org/wiki/Moksha yg justru lebih mirip dengan Surga.
Orang *Polinesia*, memiliki 10 lapisan surga _Kiko-rangi, Waka-maru, Nga-roto, Hau-ora, Nga-Tauira, Nga-atua, Autoia, Aukumea, Wairua dan Naherangi_. Dimana masing-masing diperintah oleh seorang dewa.
Sedang agama yang berasal dari “Tradisi Ibrahim”:http://en.wikipedia.org/wiki/Abrahamic_religion kurang lebih memiliki konsep yang sama tentang Surga, dimana intinya kalo kamu jadi orang baik, maka kemungkinan kamu masuk surga bakal jauh lebih tinggi daripada kalo kamu jadi orang jahat.
 
Beranjak dewasa (beranjak dewasa kakakku rani tercintaaaa…) Surga dan Neraka (ini juga dari Hinduism, “Naraka”:http://en.wikipedia.org/wiki/Naraka) karena suatu sebab, kemudian jadi kehilangan tempat istimewa lagi dalam kehidupan gue.
Tentu gue masih berusaha jadi orang baik yang melakukan ritual dan kewajiban agama gue. Sholat, puasa, zakat menikah, bertanggung jawab. Tapi entah kenapa surga dan neraka seperti kehilangan relevansinya dari kehidupan sehari-hari.
Gue ga inget kapan gue terakhir mikirin surga dan neraka sebelum gue nulis posting ini.
Kapan terakhir kali surga dan neraka jadi hal yang memotivasi gue untuk melakukan sesuatu?
_Gue bangun pagi ah dan kerja, supaya nanti masuk surga_
_Gue ngisi kencleng waktu jumatan, supaya nanti masuk surga_
_Gue dengerin curhatnya temen ah yang lagi susah, supaya nanti masuk surga_
Ga pernah pikiran-pikiran di atas terlintas di kepala gue. Saat gue ngerjain sesuatu, motivasi gue udah lain berlapis-lapis seperti surganya orang polinesia.
Dan begitu juga orang banyak rasanya.
Apa “Sergey”:http://en.wikipedia.org/wiki/Sergey_Brin dan “Larry”:http://en.wikipedia.org/wiki/Lawrence_E._Page bikin Google karena pengen masuk surga?
Apa “Bill Gates mundur dari Microsoft”:http://www.pcmag.com/article2/0,1895,1977363,00.asp karena pengen masuk surga?
Apa “Warren Buffet mau mendonasikan $37 bilyun”:http://www.washingtonpost.com/wp-dyn/content/article/2006/06/26/AR2006062601229.html (80% dari kekayaannya) untuk amal karena pengen masuk surga? (kalo ini iya kayanya hehe)
Apa kita diet atau ganti handphone karena pengen masuk surga?
Apa kita ngikutin gosip artis karena pengen masuk surga?
Apa adik-adik yang ikut “Ujian”:http://puspendik.com/ebtanas%5Cujian2006%5Cindex.htm “Nasional”:http://groups.yahoo.com/group/ujiannasional/ juga karena pengen masuk surga?
Apa kita begadang nonton sepakbola karena pengen masuk surga?
Apa gue ngeblog karena pengen masuk surga?
_Sedihnya_, gue merasa jawaban “biar masuk surga” sebagai alasan terdengar _kekanak-kanakan_ dan bukan sebab valid untuk menjelaskan sesuatu.
Sekian banyak hal yang gue kerjain hari ini, dan sayangnya ga satupun yg gue kerjain, yang kalo ditanya, gue bisa jawab karena pengen masuk surga.
Semoga itu cuma gue, dan semoga surga dan neraka masih memotivasi kamu setiap hari.
_Dan semoga kamu ga pernah liat komik serem tentang neraka tadi waktu kamu kecil._
 

  • peteradi christian zendrato

    INI CATATAN BUKTI NYATA SURGA DAN NERAKA ITU ADA
    Orang yang rajin beribadah ke gereja berarti sedang membangun rumahnya di surga : Yesus berkata, “Kamu telah mengambil keputusan dan memberikan dirimu sepenuhnya untuk mengikuti ibadah di gereja, jadi saya ingin menunjukkan rumahmu di Surga. Marilah ikuti Aku.” Saya melihat banyak malaikat membangun sesuatu. Yesus berkata kepada saya, “Inilah rumahmu.” Saya melihat, tetapi tidak ada rumah. Saya hanya melihat fondasi yang dalam dan malaikat-malaikat menggunakan emas untuk mengerjakan pekerjaan mereka. Yesus berkata, “Dalam beberapa hari, rumahmu akan tambah naik. Jangan kecewa tetapi berdoalah senantiasa dan hidup dengan setia. Kamu dulunya menyembah iblis dan kamu telah membawa banyak orang ke hal-hal yang tidak benar. Tetapi kamu telah membuat tekad untuk percaya kepadaKu dan pergi ke gereja dengan setia.
    RAJIN MELAYANI AKAN MEMBUAT RUMAH DAN HARTA KITA MELIMPAH DI SURGA : Di depan mata saya, saya melihat sebuah gedung yang sangat besar dan memancarkan cahaya yang sangat kuat sampai saya tidak bisa mengangkat kepala saya. “Ini rumah pendeta Kim, Yong-Doo.” Yesus mengangkat tangan kananNya dan kemudian saya bisa melihat secara jelas rumah pendeta Kim, Yong-Doo yang sangat indah di Surga. Kemudian Tuhan berkata, “Sekarang, mari kita lihat rumah harta dari pendeta Kim” Dari rumah pendeta Kim sampai ke rumah hartanya, jaraknya sekitar 3 atau 4 perhentian bis. Rumah harta dari pendeta Kim di jaga dengan sangat ketat oleh beratus-ratus malaikat sehingga kami tidak bisa masuk ke dalam. Ketika Yesus muncul, malaikat-malaikat penjaga menurunkan sayap mereka ke bawah, berdiri dan berlutut di depan Yesus. Setiap rumah harta di Surga memerlukan izin dari Yesus untuk masuk ke dalam. Sinar-sinar berwarna berkilauan memancar dari dalam rumah harta keluar dan gambaran itu mengagumkan. “Wow, pendeta Kim pasti akan sangat senang” saya berkata. Di dalam rumah harta tersebut banyak sekali malaikat-malaikat yang sibuk dengan mengumpulkan bahan-bahan/materi-materi dari kepunyaan pendeta Kim yang datang dari bumi. Harta dari pendeta Kim terus menumpuk. Saya bertanya kepada Yesus, “Kenapa rumah pendeta Kim begitu besar dan kenapa dia mempunyai banyak harta?” Tuhan menjawab saya, “Pendeta Kim, Yong-Doo memulai perjalanan imannya pada saat dini dan dia selalu berdoa dan selalu melayani saya dengan setia” Yesus berkata,”Inilah semua waktu yang kita punya pada hari ini. Jadi kita akan melihat hal-hal yang lain di lain waktu kamu datang ke sini.”
    Yesus mempunyai satu pelajaran penting buat saya, “Kamu hanya punya satu kesempatan untuk ke Surga yaitu waktu kamu masih hidup di dunia.”
    DI SURGA AKTIVITAS KELAUTAN PUN ADA: Kemudian, Yesus berkata, “Bong-Nyo, mari kita pergi ke puncak tertinggi di Surga.” Ketika kami mencapai puncak tertinggi di Surga, kami bisa melihat banyak tempat di Surga. Saya bisa melihat banyak sekali malaikat. Saya bisa melihat taman yang sangat luas dengan banyak variasi bunga-bunga. Mustahil untuk saya untuk bisa menghitung bermacam bagai tanaman dan bunga. Saya bisa melihat laut yang tidak ada ujungnya dan laut tersebut bersih dan bening seperti kristal. Banyak juga kapal-kapal yang bagus dan mengapung di air.
    UPAH PENCABUL DI NERAKA : Kemudian, Yesus memperlihatkan saya suatu tempat di neraka yang di kenal sebagai daerah lampu merah. Disana, saya melihat sebuah gunung yang besar yang di penuhi dengan tubuh-tubuh dari jiwa-jiwa yang terhilang. Tubuh-tubuh mereka di penuhi dengan kutu-kutuh putih dan tangan-tangan mereka di ikat. Tetapi orang-orang tidak berusaha untuk menghilangkan kutu-kutu tersebut. Kutu-kutu ini menembus kulit mereka, hidung, mulut dan telinga. Orang-orang ini kemudian berubah menjadi figur yang jelek, dan kemudian menjadi tulang. Orang-orang ini berada dalam kondisi yang sangat menyakitkan. Saya berkata, “Tuhan, kenapa orang-orang ini di siksa sedemikan dahsyatnya?” Yesus berkata, “Wanita-wanita di tempat ini dulunya menjual tubuh mereka selama di dunia. Laki-laki di tempat ini dulunya melakukan perzinahan/percabulan dengan wanita-wanita ini.” Keadaan di tempat itu sangat panas dan saya pun merasa tidak nyaman dan ingin meninggalkan tempat itu.
    UPAH PARA PERAMAL DI NERAKA : Yesus mengunjungi saya dan mulai menunjukkan saya neraka. Di neraka, saya datang ke suatu tempat di mana satu makhluk iblis sedang duduk di kursi. Dari bentuk tubuh dan perilakunya, kelihatannya makhluk ini sepertinya penguasa di daerah tersebut. Sebuah lubang perangkap berada di depan kaki dari makhluk tersebut. Orang-orang sedang berdiri dilubang perangkap tersebut. Ketika makhluk ini menghentakkan kakinya, lubang perangkap tersebut terbuka ke arah bawah dan menyebabkan orang-orang yang berdiri diatasnya jatuh ke lava api. Ketika orang-orang jatuh ke lava api yang mendidih, mereka secara langsung terbakar dan berteriak dengan kesakitan. Saya bertanya kepada Yesus tentang orang-orang ini dan Yesus berkata, “Orang-orang ini adalah peramal-peramal, pelanggan dari peramal-peramal tersebut, ahli nujum, dukun, dan orang-orang yang bunuh diri.”
    UPAH ORANG YANG JARANG KE GEREJA : Di bagian lain di neraka, Yesus berkata kepada saya, “Haak-Sung, lihatlah secara seksama” Di sana banyak sekali orang-orang yang di kerumuni oleh ular-ular besar dan kecil. Ular-ular besar dan kecil tersebut mengikat orang-orang. Ular-ular yang besar mengikat sekitar kepala orang-orang tersebut, sedangkan ular-ular yang kecil itu mengikat bagian tubuh orang-orang tersebut. Ular-ular yang kecil tanpa henti-hentinya menggigit orang-orang tersebut. Orang-orang berteriak kesakitan. Saya bertanya kepada Tuhan, “Tuhan, dosa apakah yang orang-orang ini lakukan?” Yesus berkata,”Mereka tidak mempunyai iman yang benar di dalam Aku. Mereka tidak pernah percaya kepadaKu dengan hati yang benar. Meskipun mereka klaim percaya kepadaKu, pekerjaan mereka tidak sesuai dengan iman mereka. Mereka tidak stabil dan suka mengambil keputusan dengan tiba-tiba. Kelakuan mereka yang tidak masuk akal mempengaruhi absensi gereja. Mereka tidak pernah lahir baru. Kebanyakan dari mereka mati di dalam kecelakaan dan mereka tidak pernah sepenuhnya bertobat. Haak-Sung, malah kamu mempunyai kepribadian yang tidak stabil. Tetapi bagaimanapun, perjalanan Kristen kamu stabil.”
    UPAH PEMABUK : Kemudian, saya melihat ayah dari pendeta kami di neraka. Makhluk iblis akan melempar dia ke satu cawan yang besar di mana ada bir yang busuk yang mendidih di dalamnya. Saya bertanya kepada Tuhan, kenapa dia ada disana. Yesus menjawab, “Dia melakukan banyak dosa dan menganiaya kepada istrinya. Dia suka mabuk-mabukan. Minuman keras adalah berhalanya. Kecanduan minuman keras mempengaruhi pekerjaannya dan dia tidak mengindahkan anak-anaknya. Anak-anaknya hidupnya susah. Sebagai akibatnya, dia akan merasakan dan di siksa di dalam bir busuk selama-lamanya.”
    UPAH PEROKOK : Bersama dengan Yesus, saya melanjutkan perjalanan di neraka. Kami pergi ke satu tempat di mana saya melihat banyak sekali orang memenuhi langit-langit di neraka. Banyak sekali etnis (suku/ras) dan semuanya di gantung di kayu salib. Salib-salib tersebut terbuat dari kayu dan mereka semua di salib seperti Yesus. Saya bertanya kepada Yesus dosa apa yang mereka perbuat dan Yesus menjawab dengan nada marah.
    1. “Orang-orang ini adalah orang-orang yang pergi gereja secara teratur.
    2. Mereka malah membawa Alkitab mereka ke gereja.
    3. Tetapi mereka menyembah dan berdoa dengan sia-sia.
    4. Mereka hanyalah kedok.
    5. Mereka semua munafik.
    6. Di luar gereja, mereka pemabuk, perokok.
    7. Mereka tidak menjaga hari Sabat.
    8. Setelah kebaktian gereja selesai, mereka pergi melakukan hal-hal duniawi seperti memanjat gunung dsb.
    9. Beberapa dari mereka adalah lintah darat. Mereka meminjamkan uang mereka dan meminta bunga yang sangat tingi. Mereka menjadi kaya karena bunga yang sangat tinggi tersebut. Banyak keluarga yang tidak bisa membayar bunga tersebut dan menjadi bangkrut/pailit. Banyak keluarga yang hancur karena kesulitan keuangan.
    10. Hati dan perbuatan mereka sangat duniawi malahkan mereka klaim perkataan mereka adalah iman.
    11. Jikalau mereka berjalan di dalam iman dengan segenap hati dan kekuatan mereka, mereka bisa masuk Surga.
    12. Mereka tidak bisa lahir baru karena mereka tidak setia. Mereka tidak lahir baru dengan air atau Roh Kudus.
    13. Mereka mengikuti tradisi daripada mengikuti Tuhan. Aktivitas dunia mereka lebih penting daripada Tuhan.
    14. Perbuatan mereka tidak menunjukkan iman yang setia. Mereka melayani dengan setengah hati.” Tidak lama kemudian, orang-orang yang tergantung tersebut di penuhi oleh serangga baik besar dan kecil, memakan habis daging mereka. Hal itu adalah penyiksaan atas penyiksaan. Mereka juga di pakaikan duri di sekitar leher mereka. Yesus berkata bahwa proses ini akan berulang terus-menerus selama-lamanya. Tuhan sangat tegas dan jelas mengenai peringatanNya. Dia kemudian berkata untuk melihat orang-orang yang percaya dengan sia-sia.
    UPAH PEMABUK DAN PEROKOK : Kemudian, Yesus membawa saya ke neraka. Saya di tunjukkan suatu tempat di mana banyak orang-orang berteriak kesakitan di dalam cawan hitam yang besar dan panas. Di luar cawan tersebut, banyak sekali roh-roh jahat yang tidak terhitung banyaknya, berjalan dan melayang-layang di segala arah. Yesus berkata, “Haak-Sung, jangan takut. Roh-roh jahat yang ada disini tidak bisa menganggu kamu asalkan Aku ada disini untuk melindungi kamu. Ini tempat di namakan PENYIKSAAN CAWAN MENDIDIH. Ini tempat untuk PEMABUK dan KECANDUAN MEROKOK.” Sewaktu orang-orang memasuki air mendidih, daging mereka terkelupas. Anehnya, ADA API DI DALAM AIR MENDIDIH. Setelah itu, Yesus membawa saya kembali ke gereja.
    Kemudian saya melihat meja kayu yang tidak terbakar api. Di atasnya ada seperti botol bir. Ini terlihat menyegarkan, tapi itu semua adalah penuh dengan api. Ketika saya memperhatikan, seorang laki-laki tiba-tiba muncul. Dagingnya hampir seluruhnya hancur. Dia telah kehilangan matanya, mulutnya dan rambutnya penuh dengan bara api. Dia dapat melihatku, walaupun dia tidak mempunyai mata. Saya katakan anda adalah jiwa dari seseorang yang berpikir, beralasan dan benar-benar melihat, bukan tubuh alami saudara.
    Orang itu kemudian mengarahkan tangannya menghadap kami dan Tuhan kemudian mulai menangis, dan berkata, “Tuhan, mohon ampuni aku! Tuhan mohon ampuni aku! Saya dalam kesakitan! Saya terbakar! Kumohon ampuni aku dan bawa aku keluar sari tempat ini!” Tuhan melihat dia dan merasa iba, dan aku merasakan sesuatu yang hangat di tanganku. Saya lihat dan ternyata itu adalah darah…darah Yesus! Darah Tuhan mengalir dari tanganNya sementara Dia menyaksikan orang yang menderita dan terbakar dalam api itu.
    Orang itu kemudian mengalihkan perhatiannya ke arah botol yang ada di meja dan bergerak ke arahnya. Dia memegang botol itu dan ketika dia akan meminumnya, api dan asap keluar dari botol tersebut. Dia menunduk dan berteriak seperti belum pernah terdengar sebelumnya. Dia menangis dalam kesakitan yang sangat dan benar-benar menderita dan kemudian mulai meminum apa yang ada di dalam botol. Botol tersebut penuh dengan asam dan kerongkongannya hancur. Dapat terlihat bahwa asam itu melewati perutnya dan menyakitinya.
    Angka 666 terukir pada dahinya. Pada dadanya ada sebuah pelat dan sebuah besi yang tidak diketahui yang tidak dapat hancur, walaupun oleh panas ataupun oleh cacing-cacing. Di situ ada sesuatu yang tertulis, tapi kami tidak dapat mengerti itu. Kemudian Tuhan, dengan pengampunanNya yang besar, memberikan kami pengertian, yang tertulis, “Saya berada disini karena saya adalah seorang pemabuk.” Dia berlutut untuk meminta pengampunan, tapi Firman Tuhan berkata dengan jelas dalam 1 Korintus 6:10, pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.
    Kami melanjutkan perjalanan, melewati tempat yang sangat besar dan menakutkan! Kami mendekati pancaran api yang lain dan saya berkata pada Tuhan, “Tuhan, jangan! Kumohon, saya tidak ingin melihat apapun lagi! Saya mohon Engkau mengampuni! Kumohon ampuni saya! Saya tidak ingin melihat ini!” Jadi saya menutup mata saya, tertutup atau terbuka sama saja, saya bisa melihat semuanya. Api ini mulai untuk turun perlahan-lahan dan saya mulai melihat seorang wanita. Dia ditutupi lumpur dan lumpur tersebut penuh dengan cacing-cacing. Dia memiliki sedikit rambut yang tersisa, dan dia dipenuhi lumpur cacing. Dia di makan oleh cacing-cacing tersebut dan mulai berteriak, “Tuhan mohon ampuni aku! Tuhan mohon ampuni aku! Lihat aku! Ini menyakitkan! Ampuni saya! Usir cacing-cacing ini! Jauhi aku dari siksaan ini, ini sangat menyakitkan! Tuhan melihat dia dengan rasa kasihan. Sebagaimana kami pegang tangan Tuhan, kami bisa merasakan sakit dan penderitaan yang ada di hati Tuhan untuk semua jiwa-jiwa yang hilang, selamanya terhilang dalam api di Neraka.
    Wanita ini tidak mempunyai mata atau bibir, tapi dia bisa melihat dan merasakan, semua kesakitan yang semakin lama semakin hebat. Dia memegang sebuah botol di tangannya, penuh dengan asam tapi dia mengira itu adalah parfum. Saya dapat melihat itu adalah asam dan setiap kali dia menyiram ke badannya, itu kemudian membakar dia. Tidak pernah berhenti, dia tetap memakaikannya ke seluruh tubuhnya lagi dan lagi. Dia bilang itu adalah parfum yang sangat mahal. Dia juga mengira kalau dia sedang memakai kalung yang indah pada lehernya. Dia mengira dia sedang memakai gelang yang sangat mahal, tapi sebenarnya itu adalah cacing-cacing, sekitar satu kaki panjangnya, yang sangat geram untuk melubangi tulangnya. Dia bilang kalau dia memiliki semua perhiasan, tapi sebenarnya, saya melihat kalajengking dan cacing-cacing ada di seluruh tubuhnya. Dia memiliki pelat besi, yang semua orang memakainya di Neraka. Tertulis “Saya berada disini karena merampok”.
    Kemudian kami melanjutkan perjalanan bersama Tuhan, saya melihat sebuah kolom yang sangat besar dipenuhi cacing-cacing. Di sekitar itu adalah besi panas geser. Di kolom ini ada papan pengumuman yang mengkilap yang bisa di lihat dari manapun. Papan itu tertulis, “Selamat datang semua pendusta dan tukang gosip.” Pada ujung penggeser tersebut ada sebuah danau kecil yang menyala-nyala. Itu terlihat seperti belerang yang terbakar. Kemudian saya melihat seorang yang telanjang mendatangi penggeser tersebut. Sebagaimana di geser, kulit mereka di kuliti dan masuk ke dalam penggeser. Ketika mereka jatuh ke belerang yang menyala-nyala tersebut, lidah mereka memanjang sampai itu putus dan cacing-cacing muncul di setiap bagian dari lidah. Ini kemudian mulai dengan penyiksaan mereka. Firman Tuhan berkata dalam Mazmur 73:18-19, sesungguhnya di tempat-tempat licin Kautaruh mereka, Kaujatuhkan mereka sehingga hancur. Betapa binasa mereka dalam sekejap mata, lenyap, habis oleh karena kedahsyatan!
    Kemudian kami melanjutkan perjalanan kami, kami melihat ribuan orang dalam penyiksaan. Kemudian sebuah jiwa melihat Tuhan, mereka mencoba meraih Tuhan dengan kulit yang terkelupas. Saya memperhatikan kepada seorang wanita yang berteriak ketika dia melihat Yesus. Dia berteriak, “Tuhan tolong ampuni aku! Tolong bawa saya keluar dari tempat ini!” Dia begitu sangat menderita dan dia ingin menjangkau Tuhan dengan tangannya. Dia terus meminta tolong kepadaNya untuk mengeluarkan dia dari tempat itu paling tidak satu detik. Dia dalam keadaan telanjang dan tertutupi oleh lumpur. Rambutnya benar-benar kotor dan cacing-cacing bergeliatan naik dan turun di seluruh tubuhnya. Dia berusaha mengeluarkan mereka dengan tangannya tapi setiap kali dia berusaha, dia tergores olehnya bahkan lebih lagi. Cacing-cacing itu sekitar 6-8 inchi panjangnya. Firman Tuhan berkata dalam Markus 9:44, di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.
    Sangat menakutkan untuk melihat wanita ini dan mendengar jeritannya dia menangis karena cacing-cacing tersebut melahap dagingnya. Ada tulisan pada pelat besi yang ada di dadanya yang tidak dapat hancur oleh api. Tertulis, “Saya berada disini karena berzinah”. Dengan cara yang sama untuk dosanya, wanita ini di paksa untuk kawin di luar nikah dalam Neraka dengan seekor ular. Ular ini mempunyai duri-duri di sekitar kulitnya, sekitar 6-8 inci panjangnya. Ular itu menusuk bagian pribadinya dan menjalari tubuhnya ke tenggorokannya. Ketika ular itu memasuki dia, dia mulai menjerit.
    Kami berjalan lagi, melihat ribuan dan ribuan orang-orang. Di sana banyak orang-orang muda, orang-orang dewasa, dan orang-orang tua yang kesakitan dalam penyiksaan. Kami sampai di dalam sebuah tempat yang seperti kolam berenang api, dengan ribuan laki-laki dan wanita didalamnya. Setiap mereka mempunyai pelat besi di dadanya yang bertuliskan, “Saya berada disini karena tidak memberikan perpuluhan dan persembahan”. Ketika saya membaca itu, saya bertanya pada Tuhan, “Tuhan, apakah mungkin itu terjadi, orang-orang itu berada disini?” Tuhan pun menjawab, “Ya, karena orang-orang ini mengira kalau perpuluhan dan persembahan itu tidak penting, walaupun itu ada didalam Firman Tuhan.” Dalam Maleakhi 3:8-9, bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: “Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?” Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus! Kamu telah kena kutuk, tetapi kamu masih menipu Aku, ya kamu seluruh bangsa!
    Tuhan mengatakan kepadaku ketika orang-orangNya tidak memberikan perpuluhannya, itu menghalangi pekerjaan Tuhan, dan kebenaran tidak akan diajarkan. Orang-orang begitu menderita di tempat itu dan ribuan kali lebih parah dari yang lain, karena mereka tahu Firman Tuhan dan mereka tidak patuh.
    Kami kemudian berjalan jauh dan akhirnya sampai di suatu tempat dengan pintu yang sangat besar. Ketika kami mendekatinya, pintu tersebut terbuka untuk kami. Di satu sisi kami melihat satu gua yang besar. Ketika saya melihat ke atas, saya melihat cahaya dengan sinar yang berwarna bergerak seperti sebuah awan dari asap. Kemudian kami mendengar musik, salsa, ballenato, rock dan berbagai musik yang popular yang kami dengar dari radio. Tuhan menbuat gerakan tanganNya, dan kami melihat jutaan dan jutaan orang yang digantung dengan rantai di tangan mereka. Mereka melompat dengan tidak terkendalikan diatas api.
    Tuhan menatap kami dan berkata, “Lihat, ini adalah upah untuk para penari.” Mereka harus melompat tinggi-tinggi karena ketukan tersebut, jika jenis musik yang lain diputar, mereka harus mengikuti ketukan tersebut. Mereka tidak bisa berhenti untuk melompat. Lebih mengerikannya lagi, mereka dengan sepatu paku dengan enam inci di dasar lantai. Kapanpun mereka melompat, kaki mereka akan tertusuk paku tersebut, dan mereka tidak mempunyai waktu untuk istirahat. Ketika ada yang berhenti, iblis-iblis akan langsung mendatanginya dan menikamnya dengan tombak, mengutuk mereka dan berkata, “Puji dia! Ini adalah kerajaanmu sekarang. Puji Setan! Puji dia! Kamu tidak boleh berhenti, puji dia! Puji dia! Kamu harus memuji dia! Kamu harus melompat! Kamu harus menari! Kamu tidak boleh berhenti walau satu detikpun.”
    Sangat mengerikan terdapat banyak juga orang Kristen yang kenal Tuhan, tapi mereka ada di dalam “night club” (dugem) kemudian mereka mati. Mungkin kamu bertanya, “Dimana tertulis di Alkitab tentang apa yang salah dengan menari?” Dalam Yakobus 4:4, hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah. Juga dalam 1 Yohanes 2:15-17, janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya. Ingatlah dunia akan lenyap, semua akan binasa, tapi Firman Tuhan abadi selamanya.
    Kami melanjutkan berjalan bersama Tuhan. Kemudian kami melihat sekumpulan orang-orang, kami memperhatikan yang lain berteriak lebih keras dari yang lain yang terbakar disana. Dia berkata, “Bapa, Bapa, mohon ampuni saya!” Tuhan tidak berhenti dan melihat ke orang ini, tapi Dia mendengar kata, “Bapa” Dia terkejut dan berbalik kepadanya. Yesus melihat dia dan berkata, “Bapa? kamu memanggil Aku, Bapa? Bukan, Aku bukan Bapamu dan kamu juga bukan anakKu. Jika kamu anakKu, kamu akan berada dalam Kerajaan Surga. Kamu adalah anak dari bapamu, si iblis”. Kemudian selimut api datang dan menutupi tubuhnya.
    Tuhan menceritakan kisah hidup dari orang tersebut. Orang tersebut memanggil Dia, Bapa, karena dia memang mengenalNya. Dia dulu sering pergi ke gereja dan mendengar Firman Tuhan, dan kerap kali menerima janji-jani Tuhan. Jadi kami bertanya, “Apa yang terjadi Tuhan? Kenapa dia berada disini?” Tuhan menjawab, “Dia hidup dengan kehidupan ganda, yang satu di rumah sedang yang satunya lagi di gereja. Dia pikir dalam hatinya, ‘yah, tidak ada satupun yang hidup dekat denganku, bukan pastor bukan pula saudara seiman yang lain, jadi saya bisa melakukan apapun yang saya mau’. Tapi dia lupa kalau Tuhan Maha Melihat dalam segala tingkah lakumu dan tidak ada satupun yang dapat berbohong ataupun tersembunyi dari Tuhan.”
    Firman Tuhan berkata, Galatia 6:7. Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. Orang ini menderita seribu kali lebih parah dari yang lain. Diapun membayar dengan penghukuman ganda, satu untuk dosa-dosanya, dan satunya lagi karena berpikir bisa membohongi Tuhan.
    Kami meneruskan perjalanan kami dan melihat seorang wanita dalam sebuah sel, dia berguling-guling terus di dalam lumpur. Rambutnya berantakan dan penuh dengan lumpur. Dalam sel yang sama terdapat ular yang besar dan gemuk. Ular itu mengitarinya, mengelilingi tubuhnya, dan memasuki bagian bawahnya. Dia dipaksa untuk memiliki kontak seksual dengan ular tersebut. Dalam tempat itu laki-laki dan perempuan yang hidup dalam perzinahan dipaksa untuk mengulanginya disana. Bagaimanapun, mereka dipaksa melakukannya dengan ular berukuran enam inci yang berduri. Ular itu menghancurkan sekuruh tubuhnya setiap waktu ular itu memasuki tubuhnya. Dia berteriak kepada Tuhan dan meminta Tuhan untuk menghentikannya. Dia tidak ingin menderita lagi, “Tolong hentikan! Saya tidak ingin lagi! Kumohon! Hentikan ini!” Dia memohon kepada Tuhan sebagaimana ular itu masuk dan menghancurkan tubuhnya lagi dan lagi.
    Kami berjalan berpegangan tangan dengan Yesus dan sampai di suatu bagian perzinahan.Yesus melihat kesekitar dan melihat kepada seorang wanita yang sepenuhnya ditutupi oleh api. Ketika Yesus melihat dia, dia mulai keluar perlahan-lahan dari api tersebut, walaupun penderitaannya tidak pernah berhenti. Kami bisa melihat kalau dia dalam keadaan telanjang dan melihat karakter fisiknya. Tubuhnya benar-benar kotor dan dia bau. Rambutnya berantakan, dan dia mempunyai lumpur hijau kekuning-kuningan. Dia tidak memiliki mata dan bibirnya berjatuhan dalam bentuk pecahan-pacahan. Dia tidak mempunyai telinga, hanya lubang. Dengan tangannya, yang adalah tulang belulang yang terlihat arang hitam, dia mengambil daging yang jatuh dari wajahnya dan mencoba meletakkannya kembali. Tapi itu justru memberikan rasa sakit yang lebih lagi.
    Dia kemudian gemetar dan berteriak lebih lagi, teriakannya tidak pernah berakhir. Dia dipenuhi oleh cacing-cacing, dan ada ular yang mengelilingi tangannya. Sangat tipis dan mempunyai duri-duri diseluruh tubuhnya. Dia mempunyai angka 666 yang tertera dibadannya, angka si binatang disebutkan dalam Wahyu. Dia juga memiliki pelat besi yang ada pada dadanya, pelat tersebut tidak bisa hancur oleh api. Pada pelat tersebut sesuatu tertulis dalam bahasa asing, tapi kemudian kami dapat mengerti kalau itu adalah suatu tulisan. Itu tertulis, “Saya berada disini karena perzinahan.”
    Ketika Yesus melihat dia kemudian Dia bertanya padanya, “Elena, mengapa kamu berada ditempat ini?” Sementara Elena menjawab Tuhan tubuhnya berputar dengan sakit yang luar biasa dari siksaannya. Dia berkata kalau dia ada disini karena berzinah. Dia meminta Tuhan untuk pengampunan lagi dan lagi.
    Kemudian kami mendapat penglihatan saat dia akan menjelang ajalnya. Ketika dia mati, dia sedang berhubungan seks dengan salah satu pacarnya, karena dia pikir, kalau suaminya sedang dalam perjalanan. Bagaimanapun, suaminya kembali dari pekerjaannya dan menemukan dia sedang berada di tempat tidur dengan seseorang yang lain. Suaminya kemudian pergi ke dapur dan mengambil sebuah pisau besar dan menikam punggung Elena. Dia mati dan dibawa ke Neraka, sama seperti dia mati, dia telanjang bulat.
    Di Neraka, semua dimaterialkan kembali dan dia masih mempunyai pisau yang besar itu di punggungnya, mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa. Saat ini, dia sudah tujuh tahun berada di Neraka dan dia bisa mengingat setiap moment dalam hidupnya. Dia juga ingat ketika sesorang mencoba mengkhotbahi dia tentang Yesus, kalau hanya Dia yang bisa menyelamatkannya. Tapi sekarang itu sudah terlambat dan untuk semua orang lain yang berada di Neraka.
    Firman Tuhan mengatakan tentang perzinahan, dan itu sangat jelas. Perzinahan adalah hubungan seksual diluar pernikahan. Dalam 1 Korintus 6:13, makanan adalah untuk perut dan perut untuk makanan: Tetapi kedua-duanya akan dibinasakan Allah. Tetapi tubuh bukanlah untuk percabulan, melainkan untuk Tuhan, dan Tuhan untuk tubuh. Juga dalam 1 Korintus 6:18, jauhkanlah dirimu dari percabulan! Setiap dosa lain yang dilakukan manusia, terjadi di luar dirinya. Tetapi orang yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri.
    Ketika Yesus selesai berkata-kata kepadanya, dia kemudian ditutupi oleh selimut api dan kami tidak dapat melihat dia lagi. Tapi kami mendengar suara dagingnya terbakar dan teriakan mengerikan yang lain, saya bahkan tidak bisa menggambarkan jeritan mereka dengan kata-kata.

  • kalau kita tidk menjalankan hidup menurut kitab allah maka akibatnya bisa dirasakan di dunia..neraka didalam hati, misalnya rasa marah, cemas, takut, khawatir..yang tidak akan hilang seperti api yang membakar terus menerus walau kulit kita tumbuh lagi dan dibakar lagi..itu yg saya yakini tuh nda. evolusi pemikiran dari harfiah ke simbolik 😛

  • Dimas

    GOD is DEAD…
    Kebanyakan kaum pengikut Tuhan/Allah itu adalah penjilat PANTAT TUHAN/ALLAH demi agar mereka dapat masuk surga dikemuadianhari. Penjilat-penjilat PANTAT TUHAN/ALLAH ini tidak lain adalah orang-orang EGOIST, memikirkan hanya dirinya sendiri !!!

  • Hamba Allah

    Bukalah pintu hati kita semua… untuk menuju hati yg bersih, jauh dari ke egoisan semata karena sikap manusiawi. . .
    melihat hamba-Nya saling mencela satu sama lain …apakah Allah SWT tidak sedih kwn?? qt di ajar kan untuk saling menghormati dan menghargai. kita semua tau salah satu cara untuk masuk surga kita mempunyai HATI YANG BERSIH,, apakah hati kita semua bersih? bila kita masih menyinggung dan saling menghina antar agama..
    mungkin saya bukanlah org yg sesoleh itu yg mempunyai hati yang bersih,,tetapi saya mmempunyai hati untuk merasakan..

  • Hamba Allah

    saya muslim… qt harus saling menghormati… baik itu kepada agama non islam… satau saya… dalam ajaran agama kita ( islam ) ada yg namanya saling menghormati…saya sangat terkejut dgn byk sikap orng yg tidak saling menghargai… yang menilai semua2nya hanya lah DIA,,, hilangkan lah rasa saling sovinisme..

  • abdul

    coba

  • Naringgo

    Siapakah yang datang dari surga, pernah di surga dan kembali ke surga, tentu dialah yang diwahyukan untuk memberitahukan apa dan bagaimana surga itu sebenarnya, carilah Dia karena itulah jalan kita ke surga kelak, katanya ISA ALMASIH yaa……….. soalnya haram hukumnya kalau baca injilnya orang kristen, betul yaa.//ada nggak yang mau nolongin kita informasi surga menurut nasrani itu di kitab mereka , gimana sih surga yang benar dan syarat masuk surga itu.cape deh

  • GODservant

    stop asking why??.stop thinking bout heaven.
    go back to your home and read your bible or quran or stuff like that…and be the good follower.cause’ the time that every people sure will regret it is around the corner.

  • peragu

    beh mantap,,, dah gue baca postnya sampe post replynya… mantap…mantap…
    btw gue juga ragu nih, tuh dijanjiin ada bidadari bermata jeli, ya pasti perempuan2, aneh ya kalau lelaki2 bermata jeli…
    nah ini sorga kyknya penikmatnya cuma lelaki doank, gak adil…
    knapa mesti wanita cantik yg dijanjiin? menurut gue yah kalau wanita2 dijanjiin, pasti di dalamnya kerja penikmat surga ya ngeseks sepanjang masa, katanya gak mati2 lagi… bushet… parah…
    ne surga dah kyk hotel mewah, wanita datang sebagai pemuas, wanita bukan penikmat hotel, cuma pemuas laki2 doank. waduh. kasian yg perempuannya, gimana nih, kagak adil.
    trus katanya di dalam surga apa yg kita butuhin akan ada, mah parah, gak ada warna warni kehidupan, cuma bahagia, susah kita gak tau gimana. gak enak. trus misalnya gue mau jadi wartawan, wah mau meliput dimana, kirim ke media apa? mau buat media, firdaus post misalnya, siapa yg beli, toh apa yg diharapin udah ada, trus berita negatif ya kagak ada, semua orang dah bahagia. trus mau jadi petani, mau bercocok tanam dimana, untuk apa? buang2 tenaga, tinggal harap, ada, beres. huh parah, enakan dunia lah.
    ada sungai-sungai yg mengalir, wuih mau mancing, untuk apa ikan, toh diharapin juga ada, mau ikan apapun juga akan disediain. bushet pemalas semua di dalamnya.
    laut kok gak dijanjiin ya?
    neraka lagi, knapa mesti punishmentnya pake api. neraka identik dengan api?
    oya pertimbangan logika gue begini, katanya surga delapan neraka tujuh. kok?
    lihat aja penduduk dunia (dalam konteks ini gue ngomong sebagai seorang muslim) berapa persen penduduk muslim dunia? sedikit kan? yg penduduk muslim berapa persen yg bener2 muslim? yg bener2 muslim itulah yg mendapat surga kan?
    nah yg bener2 muslim sangat sedikit dibandingkan dengan penduduk dunia semuanya, jadi kenapa surga mesti delapan? pasti penghuni surga entar sangatlah sedikit. gue tebak ah (jika surga misalnya kyk dunia) penduduknya 2 jiwa perkilometer, wuih sedikit amat, sepi lah surga.
    tuh neraka, sangat banyak penghuninya, toh penduduk dunia banyak yg bkn muslim, kenapa neraka tujuh buah dibuat, muat tuh? aduh disiksa pula, tanya tuhan, kenapa engkau cipta manusia, jika engkau masukin mereka ke dalam surga atau neraka, itukah tujuan akhir penciptaan manusia? kalau bukan siksa yg ngeseks (surga)…
    waduh puyeng gue mikir masalah ini…
    oya masalah takdir lagi, apakah masuk surga atau neraka itu takdir juga…
    gak adil nih tuhan, sebagian ditakdirin masuk surga, sebagian paling banyak lagi ditakdirin masuk neraka… why?
    kenapa mesti cipatiin manusia, jika tujuan akhir hanya untuk menyiksa kebanyakan manusia…
    duh bener2 bingung gue…
    GUE PERCAYA TUHAN ITU ADA YAITU ALLAH, DAN ESA ADANYA…
    BUT KALAU SURGA DAN NERAKA, RAGU BENER GUE…

  • semoga… garam masih asin

  • panji

    Mas Enda, nice to meet you.
    Ehm, surga dan neraka? Dalam kacamata sufi, ada beberapa tingkatan motif perbuatan seseorang. Bener, pertama. Dia berbuat baik karena ingin surga dan takut neraka. Kedua, dia berbuat baik semata-mata demi Ridho dan CintaNya tak peduli masuk surga atau neraka.Tingkatan pertama adalah kebanyakan dari kita. Tingkatan kedua adalah mereka yang menganggap dunia dan akhirat adalah sesuatu yang hakikatnya `fana` sesuatu yang `tercipta`. Kenikmatan terbesar bagi mereka adalah merasuk dalam cinta Illah, Maha Segala Maha.Bagi mereka iklhas adalah langkah pertama untuk menuju CintaNya. Dan, justru itulah kelemahan terbesar kita. Mohon ditanggapi.

  • bido

    Surga Neraka > diluar jangkauan saya. manusia baru nyampe bulan ya katanya ? ujung semesta udah nyampe belum ya ? Surga itu dimana ya ? neraka juga ? -bukan jangkauan otak manusia-

  • jy

    bwat yang pengen ngrasain surga orgasme, mending loe panasin air di bak mnd loe ampe matang teruz loe berendam dech dalamnya, tp tu blum ampe pncaknya loe bakar aj rumah loe terus loe ketawa-ketawa pasti asyik dech

  • rickybali

    saya salut ama mas enda yang bisa memberi kesejukan dan kejernihan dalam berpikir ttg sorga dan neraka lintas agama, karena fanatisme sempit itulah yang justru menjauhkan kita dari sorga dan mendekatkan kita dari neraka,
    dari agama saya. sorga dan neraka bagai hukum sebab dan akibat yang di perjelas dengan (hukum karma), apapun yang kita lakukan akan kembali hasiLnya pada kita, hanya waktu dari hasilitu yang di atas yang menentukan terima kasih mas enda yang cerdas semoga suatu saat nanti mas enda bisa jadi menteri agama yang melindungi semua agama di indonesia bukan salah satu agama saja, hi hi hi MERDEKA…..INDONESIA

  • rozi

    neraka surga kok dibahas?! kalo pengin lihat syurga/neraka atau mau merasakannya gampang aja rasakan aja hidupmu nikmat ga? gitu aja kok repot

  • kudanil

    Saya pribadi menyerahkan seluruhnya kepada Allah SWT,saya tidak berani meminta kepada Beliau untuk masuk surga, karena Beliau sudah sangat baik kepada saya. Yang penting saya akan berbuat baik kepada sesama, menolong siapapun, Islam, Kristen, Yahudi, bahkan atheispun akan saya bantu kalau memang memerlukan. Perkara itu berpahala atau tidak,atau mungkin berdosa, saya pasrahkan kepada Beliau. yang penting saya berbuat baik kepada orang lain. Saya diberi kehidupan seperti saat ini sudah sangat sangat bersyukur, jadi saya pikir kehidupan saya ini harus digunakan untuk membantu orang lain. Bahkan andaikata Beliau bersabda, Hei..kudanil, kamu sudah banyak membantu sesamamu, tapi kamu harus tetap tinggal di neraka. Pun saya akan tetap pasrah mengikuti apa kata beliau. Saya adalah orang yang hina, diberi cobaan bagi saya adalah anugerah. Kok masih mau maunya Beliau menyempatkan waktu melihat saya. Jadi mau dibawa atau disuruh kemanapun saya nurut apa kata Allah SWT. Saya tidak melihat Surga atau neraka, bukan tidak percaya, tapi kesemuanya saya serahkan pasrah kepada Beliau. Saya hanya orang yang hina…

  • Kang Enda,
    Kalo saya pikir hal-hal yang di komik itu memang untuk anak-anak. Tapi gak bagus juga kalo mengajarkan anak-anak berbuat baik lebih karena ketakutan-ketakutan. Akan lebih baik kalo mengajarkan bahwa berbuat baik itu merupakan sebuah kemuliaan dan memang menjadi tujuan kita diciptakan oleh-Nya.
    Kalo soal surga, ya…memang merupakan ganjaran yang dijanjikan oleh-Nya di kehidupan setelah dunia. Kalau tidak ada Surga dan Neraka, orang akan berbuat seenaknya selama di dunia karena ga ada ganjaran kalao berbuat baik apalagi berbuat jahat.
    Yang utama dalam berbuat selama di dunia, tentunya keikhlasan dala berbuat kebaikan. Berbuat baik karena-Nya, bukan karena ingin dipuji manusia. Kalau berharap dibalas ganjaran kebaikan oleh manusia, justru nanti kecewa kalau orang yang kita harapkan itu justru berbuat sebaliknya. Efek dari kita berbuat baik, kita bisa menjadi penyeru bahwa berbuat baik itu memberikan kedamaian bagi seluruh umat manusia.
    Maafka, terlalu panjang ya?

  • Sin Not All

    mo berdebat sama yang no 7 ajah ah..
    kaya di forum2
    kayaknya logika gak bakal masuk klo lo maksain islam sebagai agama yang paling benar karena menyempurnakan kelahiran agama2 sebelumnya
    kenapa?
    emangnya gak tau ya banyak agama yang lahir setelah islam tapi agama yang lahir setelah islam dianggap ajaran setan, Dajjal, dan segala bentuk negatif lainnya
    tidak adil kalau begitu ya yang posting no 7??
    lagipula kalau anda mau belajar segala agama yang ada di dunia ini, masing2 memiliki konsep, persepsi, pengertiannya masing2, memiliki karakteristik yang berbeda2 tidak bisa disama2kan dan tidak bisa di gabung-gabungkan
    sebagai tambahan sebenarnya agama yang ada di dunia bukan Hindu, anda tidak tahu sebenarnya agama itu adalah cuma sebuah kata
    masak anda tidak tahu sebelum hindu orang2 iran udah punya agama mereka, orang cina juga punya, orang india punya tapi namanya bukan hindu
    kalau tidak salah, Hindu itu adalah bentuk pemaksaan orang eropa atas sebuah agama, dengan kata lain, Hindu itu sebenarnya nama sungai, Hindus, yang dijadikan nama agama oleh orang EROPA!!!
    kalau ingin damai dan tidak perang jalan satu2nya adalah
    SALING MENGHARGAI DAN MENGHORMATI
    karena sifat seperti itu sudah jarang terlihat
    P.S
    Maaf, mungkin omongan saya ada yang melukai perasaan
    tapi point pentingnya
    SALING MENGHARGAI DAN MENGHORMATI
    karena setiap agama
    memiliki konsep, persepsi, pengertiannya masing2

  • roy

    Kok pada ributin soal surga neraka yaaa..Hmm i think..Betul bgt tuh kita memang keturunan orang pendosa(Adam).Susah gbt dengan kemampuan kita,kita pingin berdamai dengan Tuhan krn dosa kita..Untung ada Juru Selamat ya..Persoalannya mau enggak kita percaya dan diselamatkanNya.GBU all

  • AdhiRock

    jadi inget lagu-nya alm Om Chrisye sama Mas Dani Dewa “jika surga dan neraka tak pernah ada masihkah kau bersujud dihadapanNya?”
    kalo gak ada surga dan neraka masih mau gak ya kita pergi ke masjid? daripada main Layang-layang?
    masih mau gak ya kita sholat Maghrib daripada mantengin Nasyilla Mirdad di sinetron “Intan”?
    masih mau gak ya kita sholat subuh? daripada nerusin tidur sapa tau mimpi ktemu Paris Hilton?
    masih mau gak ya kita sholat zuhur? daripada kita ngeblog, brwosing and chatting?
    Tidak munafik, saya surga-oriented person (customer oriented kali boz…) tapi saya jadi berpikir kalo semuanya terasa “aneh” kalo kita berbuat baik krn motivasi surga dan neraka.
    if there is no hell and heaven, would you being nice person?

  • toto

    setiap manusia didalam dirinya ada surga dan neraka.begitu pula malaikat dan setan ada dalam jiwa kita.malaikat=positif/good/light.setan=negatif/evil/darkness.positif kalau kita memilih jalan yg benar/lurus sesuai kehendak Tuhan.Tuhan memberi kita kebebasan memilih,jadi pilihlah jalan yg benar kalau mau menuju surga(sanskerta,svar:cahaya,ga:tempat).dalam ajaran Islam tidak ada surga,ya ada jannah(kebun atan taman)-simbol dari kehidupan yg serba indah penuh berkah kebahagiaan sejati yg tdk akan pernah bisa tergambarkan oleh pikiran kita sejak saat ini sampai kapanpun jga hingga maut menjemput.

  • Boris

    Kalo melakukan sesuatu hanya karena mikirin Surga ama Neraka, ‘kalo melakukan ini gue bakal masuk surga nih’, ‘ah..nggak mau melakukan itu ah…takut masuk neraka’, sama kaya yang dibilang bang Enda – cuma buat anak-anak –
    konsep nakut-nakutin orang dengan Surga-Neraka itu udah usaha orang terakhir supaya orang nggak melakukan hal yang buruk. Kalo emang kita udah dewasa dan iman kita kuat, seharusnya kita bukan melakukan sesuatu karena Surga-Neraka tapi karena memang keeharusan sebagai manusia, jadi inget lagunya Dewa – Surga-Neraka itu lo

  • hetti

    Ada dua pengalaman tentang gambaran ato konsep tentang surga dan neraka dalam pikiran anne. Dulu berfikir bahwa surga dan neraka adalah suatu tempat yang disediakan-Nya untuk menganjar manusia ketika didunia, jadi surga itu sekarang dah ada tapi dimana….hanya Alloh saja yang tahu. Kenapa dah ada sekarang ? bukankah masih banyak insan bernafas masih belum pada merampungkan hirupan terakhirnya…..? Tapi sekarang konsep surga dan neraka dalam pikiran anne jadi berubah…surga dan neraka itu manusia yang membangunnya saat ini ya…saat ini ketika ente…anne semua berbuat dan bertingkah laku di dunia semasa nyawa masih nempel di raga, SEPAKAT GAK ???? KALO IYA, AYO QT BANGUN SURGA BERSAMA-SAMA…..

  • memang jika tingkat keimanan kita baru pada level pedagang yg slalu ngitung untung rugi atas perbuatan yg dilakukan…begitu juga sama Tuhan pun hitung2 an pula, padahal Tuhan nggak pernah tuh nagih biling atas udara yg kt hirup, matahri, dan banyak lagi fasilitas hidup gratis yg diberi Tuhan…

  • kawinilah 2 3 atau 4 perempuan … maka surga menanti anda …
    artinya …
    makin banyak menjadikan gadis sebagai seorang ibu … maka sudah berhasil menciptakan banyak surga baru … karena surga ada di bawah telapak kaki ibu …
    bila sanggup mengawini 100 wanita .. akan lebih baik … karena makin banyak surga yg tercipta …
    so … surga manalagi yg hendak kalian ciptakan ?
    wakkakakkakaa …

  • esa

    ADANYA SURGA & NERAKA TERGANTUNG KAMU PERCAYA ATAU NGGAK?
    aq percaya surga dan neraka ada,tp meskipun percaya aq g mau dipusingin aq harus gini , harus gitu, biar dapetin surga atau biar jangan masuk neraka. buat yang percaya adanya surga & neraka, surga & neraka itu sebuah konsekuensi dari perbuatan kita selama hidup di dunia jd mau dipikirin atau enggak pasti! kalo nggak ke surga ya ke neraka. yang mesti jadi pertayaan penting dalam hidup kita adalah TUJUAN KITA HIDUP UNTUK APA? pertanyaan itu jadi titik tolak apa kita diterima di surga atau jatuh ke neraka.

  • GODSPOT itu apa? Bisa ga disingkat G-Spot?
    Well, menurut aku, surga itu seperti mendaki kenikmatan dan keindahan tanpa suatu puncak…

  • Surga dan Neraka yah. Aku juga baru baru ini mikirin lagi tentang kedua tempat itu.
    Kedua tempat itu emang ada. Yeah… I believe it.
    And sekarang aku lagi pengen jadi bidadari syurga, atau ratu bidadari syurga.

  • si eneng

    ‘I believe to live before death’. surga harus diciptakan di dunia ini. kalo surga tak bisa tercipta sekarang, tak heran banyak orang memimpikan adanya surga setelah kematian.

  • si eneng

    ‘I believe to live before death’. surga harus diciptakan di dunia ini. kalo surga tak bisa tercipta sekarang, tak heran banyak orang memimpikan adanya surga setelah kematian.

  • si eneng

    ‘I believe to live before death’. surga harus diciptakan di dunia ini. kalo surga tak bisa tercipta sekarang, tak heran banyak orang memimpikan adanya surga setelah kematian.

  • Nia

    wahhh..gue dulu baca tuh komik2 itu..anjiss serem bangett.
    udah gitu kalo gue susah makan ditakut2in gitu sama pembokat gue waktu itu..kalo ngga mau makan nanti masuk neraka
    LHO??!!
    salam kenal mas Enda

  • hi forum semua gw hrp lu pd sehat semua amin…
    pada dasarnya kita semua awam dan pengen tau termasuk gw tentang dua hal ghaib ini yang merupakan salah satu dari beberapa rahasia tuhan yang berada jauh di luar jangkauan penginderaan manusia seperti jin, dimensi malaikat atau akhirat misalnya. gw percaya baik gw sendiri maupun lo semua, ulama, pendeta, biksu atau paranormal tingkat tinggi pun takan bisa melihat apa “yang telah ditetapkan” sampai saatnya tiba. wajar bila kita ingin tau karena kita diberikan akal pikiran yang mampu melanglangbuana tanpa batas namun ketahuilah semakin kita mendalami apa yang masih menjadi rahasia tuhan tersebut semakin kita akan dibuat “jauh”. yang pasti tuhan telah memilih salah satu dari jenis kita untuk melihat rahasia tersebut sebagai contoh dan pelajaran bagi yang lainnya. lalu kita…??? lupakan!!! marilah kita hidup seperti apa yang kita fahami dan perbuatan kita adalah jawaban atas pertanyaan tuhan kita.

  • hahaha, ternyata gue nemuin komik neraka yang kayak dulu kecil, kemarin waktu anaknya tetangga gue baru pulang sekolah (SD) di anyer.
    Yang bikin tuh komik dapet royalti gak ya?
    Mestinya dapat MURI tuh orang. Kan udah betaon-taon komiknya beredar.

  • surga dan neraka? tanyakan langsung pada tuhan, kunjungi http://dihantuituhan.blogspot.com

  • Enda, it’s a good one.
    Just one note: in Hinduism, moksha is nothing similar to svarga or ‘surga’ (Re your notes: “…Bukan tempat akhir, yg disebut Moksha yg justru lebih mirip dengan Surga.”). It’s correct that the ultimate objective of Hindusim is moksha; Hindu believers care less about svarga. At least, that’s my understanding.

  • Gue juga waktu kecil (umur 6 or 7 tahun?) pernah baca komik tentang neraka yang kayak Enda ceritain. Bener komiknya serem dan (menurut gue sih) agak porno, karena orang-orang di nereka di komik tersebut digambarkan telanjang semua (telanjang dan digoreng).
    Syukurlah komik tersebut nggak beredar lagi. Nggak bagus buat perkembangan psikologis anak kecil (kayak Gue dulu).
    Gue sekarang lagi putar otak, gimana caranya nanti bisa mendidik anak gue (sekarang baru 19 bulan) untuk senantiasa berbuat baik tanpa perlu mengiming-imingi atau menakut-nakuti anak gue tersebut dengan konsep surga atau neraka.
    Berbuat baik ataupun menghindari berbuat tidak baik harus dilakukan dengan ikhlas. Bukan semata mata hanya karena menginginkan surga ataupun hanya karena takut masuk neraka.

  • Lagunya Chrisye:
    Jika surga dan Neraka tak pernah ada, masihkan kau memuja pada-Nya

  • surga itu adalah sebuah tempat yang indah yang diperuntukan bagi mereka yang taat kepada-Nya, keindahan sebenarnya bukan ada di surga, tapi bagaimana kita bisa mensyukuri apa yang telah dijanjikan pemilik jiwa kita, dan di balik surga ada pemilik-Nya, sehingga keindahan sebenarnya adalah ketika kita dipertemukan dengan pemilik surga itu.
    neraka adalah ketakutan yang dikarenakan kelalaian dan kedurhakaan kita atas segala anugerah yang telah dilimpahkan kepada hamba-Nya, hakikat dari neraka adalah keyakinan dari sebuah perintah dan larangan dari sang pemilik, apakah kita mengikuti jalan-Nya atau kita membangkang kepadanya, dikarenakan keegoisan kita, dan kesombongan kita, wallahu a’lam bishowab

  • Dikatakan ketika kita mati, jasad fisik kita tertinggal di dalam tanah dan yang ‘naik’ ke surga atau neraka adalah ‘jiwa’ kita.
    Tetapi mengapakah surga digambarkan sebagai tempat yang penuh dengan buah-buahan dan air jernih yang bisa dimakan sampai kenyang, dan bidadari/a yang akan melayani hasrat seksual kita; sedangkan neraka merupakan tempat di mana manusia dibakar, ditusuk, atau disiksa–bukankah semua ini hal yang dirasakan secara fisik?
    Jika saya masuk surga (amin), saya lebih ingin berdiskusi dengan Tuhan, merasa damai, dan bahagia.
    Itu saja.
    Jika saya berbuat baik hari ini, itu bukan dimotivasi surga dan ditakuti neraka. Saya ingin berbuat baik, just because I want to.

  • komik yang itu pernah liat nda. dan pas ngikut training ESQ http://www.esq.co.id/ muncul lagi 😀

  • dulu waktu kecil gue pernah baca buku yang menggambarkan gimana serem nya neraka, sejak saat itu gue tebayang terus, tapi setelah gue besar gue bertanya-tanya kok yang buat buku bisa tau kalo neraka itu seperti itu dari mana mereka bisa dapet gambaran itu?
    akhir nya aku sedikit ngerti,mereka bisa kasih gambaran seperti itu dari terjemahan kitab suci juga dari hadits-hadits

  • Menurutku, kalau kita percaya (beriman) pada kehendak Tuhan, kita tidak perlu pusing nanti akan masuk Surga atau Neraka. Yang penting berusaha menjadi manusia yang baik, mensyukuri dan mengembangkan setiap talenta dan anugerah-anugerah lainnya semasa hidup ini.

  • gre

    surga dan neraka.
    mungkin mirip laut sama darat kali yah. kita yang biasa hidup di darat ya nggak bakal bisa hidup di dalam air.
    jadi, orang jahat yang katanya dikutuk masuk neraka juga nggak bakal betah kalau akhirnya memilih tinggal di surga.

  • mmmm… surga dan neraka? gue juga sekarang udah kehilangan relevansi-nya tuh, nda. gak tau kenapa. yang ada di otak gue cuman satu, lakuin segala sesuatu dengan memberikan yang terbaik *cieeehhhh*. kapan lagi lo bisa ngasih yang terbaik kalo bukan di bumi (sekarang ini?)?
    menurut gue, masuk surga atau neraka, itu nggak bisa gue takar, yang bisa cuman Yang Punya Otoritas Tertinggi.
    yah, sama kayak main bola laaahhh… diatas kertas Brazil masuk final, realita, Perancis yang masuk final *sialaaaannn!!!! Argentina pake’ kalah lagi!!!! Portugal juga ngegemes’in!!! iiihhh… apa sih??? kok jadi bola??? nggak nyambung banget yah?*
    semakin kita mengukur kebaikan kita, semakin kita nggak yakin apakah kita masuk Surga ato nggak… at least, itu yang gue rasa’in 😉
    jadi, jalan’in ajalaaahhh 😛 enjoy ajaaaahhhhh… and do your best 😉
    kalo gue,ngeblog buat maen-maen buat masuk Surga 😛
    panjang yah komen gue, kayak ngisi BUKOM :)):)):))

  • hmm.. ga juga.. klo ngeblog bs bikin kita lupa waktu..bikin kita lupa segalanya (lupa solat misalnya) ya ga masuk surga dong.

  • Tumben mengisi dengan posting spiritual semacam ini. Bagus. 🙂

  • Rukun Iman pertama
    # Percaya Kepada Allah
    Selanjutnya… ikuti apa yang dianjurkannya… Nanti ketemu juga GODSpot nya 😉

  • gue sih mau masuk surga karena penasaran mau ketemu Tuhan

  • just say hai 🙂

  • maaf mas belum bisa kasih komen neeh..
    cuma mau kenalan aja..
    gue baru neeh dalam hal blogging

  • ada tiga tipikal manusia dalam beribadah kepada Tuhan. Pertama adalah tipikal pedagang, yaitu mereka yang beribadah (berbuat baik) supaya mendapatkan surga, seperti pedagang, dengan amalnya yang sedikit ia mengharapkan keuntungan (balasan) surga. Kedua, adalah mereka yang beribadah seperti hamba sahya (budak), mereka beribadah seperti seorang budak, mengerjakan segala yang diperintahkan karena takut mendapatkan hukuman, ia beribadah kepada Tuhan karena takut kepada neraka Tuhan. Yang terakhir adalah ibadahnya orang yang merdeka, ia beribadah kepada Tuhan atas dasar cinta Tuhan, ia tidak peduli akan surga dan neraka, sebab Tuhan lebih dari sekedar surga dan neraka. kenikmatan tertinggi pada hari akhir (pada keabadian) bukanlah kenikmatan surga dan neraka, tapi saat kita mampu memandang wajah Tuhan. Rabi’atul Adawiyyah melukiskan “Ilahi, jika aku mengabdi (beribadah) karena mengharapkan surgaMu, maka haramkanlah surgaMu untukku. Jika aku mengabdi karena takut nerakamu, masukanlah aku dalam nerakaMu. Tapi jika aku beribadah atas dasar cinta kepadaMu, meneladani segala akhlakMu, maka izinkanlah aku memandang wajahMu”

  • kus

    kau pernah lihat surga?
    belum kan?
    semua hanya kenyakinan, dan aku yakin itu .
    aku ingin masuk surga

  • Menanggapi posting Saudara Enda di atas. Berikut saya sampaikan pendapat pribadi saya untuk dapat digunakan seperlunya:
    Bahwasanya Surga dan Neraka itu memang ada. Tapi kenyataannya kebanyakan adalah kultimasi dari hati Anda sendiri.
    Tidak salah berbuat demi mengharap Surga tapi akan lebih berarti kalau Anda berbuat dengan motif yang lebih dari itu. Tidak salah juga bekerja untuk mengejar duit, tapi akan lebih nikmat kalau motifnya untuk menyenangkan hati anak dan istri, atau lebih menenangkan lagi kalau niatnya ibadah untuk menafkahi keluarga…
    begitulah sekiranya agar dapat dimaklumi…
    kenapa jadi formal gini ya? Kayaknya aku perlu cuti nih… 🙂

  • Dah baca Death Note belum?

  • mas, bapak saya namanya Ridwan, sama ma malaikat penjaga surga.
    dulu waktu kecil saya suka pakai nama beliau buat nakut-nakutin teman yang nakal ga bakal dimasukin surga..
    hehehe

  • hmm..surga or neraka itu konsepsi manusia di awang-awang…hanya cocok buat orang yang berbuat baik kayak pedagang, mengharapkan imbalan..
    :p

  • Pernah nonton Constantine?
    Itu penggambaran neraka paling logis menurutku..
    Hehe..
    Ada di teori Einstein soalnya tuh..

  • Assalaamu’alaikum
    Ini penting,..posting yg mantapp…
    so gini nda, bukannya gue sok-sokan, tapi emang gue sok;), jadi mo ngoment..Pertama: Konsep surga dan neraka di sampaikan oleh “The God”, jadi tidak percaya dengan sur-ner,tidak percaya dengan god..berarti..shalat,or ke gereja dan sebagainya..tiada artinya. Kedua: Konsep surga dan neraka itu memerlukan ideologi, ideologi itu harus dapat di uji sebagai pedoman hidup (woeldview),yang berarti, konsep sur-ner dan segala bentuk jalan menuju kesana harus pahami berdasarkan ideologi itu….continue..mo tutup..assalaamu’alaikum

  • sama!!! sayah juga mengalami si komik-komik menyeramkan itu.. pertanyaan berikutnya adalah.. bo’, berapa juta orang yang pernah baca komik kayak begituan? i mean, terkadang komik yang ‘gak jelas’ walaupun isinya tentang surga dan neraka tapi kalo gaya narasinya agak ‘aneh’ kan bahaya juga. apalagi dulu sayah baca komik kayak gitu pas kelas 2 SD.. bayangin interpretasi anak kelas 2 SD kayak gimana.. sutreso.

  • Kalo lahir adalah titik A dan surga adalah titik B, berarti ada banyak jalan ke sana.
    Tapi emang paling enak ngikutin peta yang udah tertulis.
    Asal gak asal baca aja… ntar bawaannya nyasar dan sok-sok ngebelain diri secara frontal…

  • eh eh eh.. katanya gara-gara posting ini blog kamu kena suspend nda?
    di-spam FPI ya. hihihihi
    btw, kalo kena saspen itu mbok berhari-hari gitu lho. kena saspen kok gak niyat. huh!

  • Pernah baca komik itu waktu TK sampe SD, minggu lalu waktu jalan-jalan ke loper koran langganan eh nemu lagi komik itu, kirain udah ilang ditelah jaman…

  • “Dan semoga kamu ga pernah liat komik serem tentang neraka tadi waktu kamu kecil.”
    wah boss.. saya dulu bacaan nya komik itu dari TK sampe SD, sayang entah kamana adanya itu komik.. merinding juga sih liat gambar2nya.. hii.. ada yg sampe ditusuk kayak sate.. minum besi cair yg panas.. tangan di potong pake gergaji trus tumbuh lagi trus dipotong lagi.. (eh kudu disensor g? kan adegan kekerasan..hihihi..)
    baca komik neraka masuk surga g ya?..

  • Saya comment di sini biar masuk surga. Amien

  • Ria

    huaaa, Nda…gw pernah baca tuh komik ttg neraka itu. tau gak sih, gw sampe skrg msh suka kbayang2 lho…’n msh takuuut hihihi.

  • In heaven all the interesting people are missing. ?Friedrich Nietzsche
    iya ya…
    nanti marylin monroe ga ada kali ya?

  • kw

    mengerjakan sesuatu, kalau masih berharap, termasuk agar bisa masuk surga, artinya dia belum ikhlas. katanya loh…:)

  • kyai: orang-orang jahat tidak akan masuk surga
    saya: kalo mereka meminta dengan tulus, mosok gak dikabulkan sih?
    hayo.. 🙂

  • History of God karya Karen Amstrong kayaknya bagus tuh buat bahan literatur.

  • Aku tetep berbuat dengan motivasi ingin dapet surga. Cuman sekarang agak terbagi, surga dunia dan akhirat. Berbuat baik sama orang lain bukannya tanpa pamrih, tapi tentunya supaya tenang dan senang. Itu surga dunianya.
    Kalo surga akhirat, ya tentunya kita semua tau lah ya 🙂
    Somehow, ada satu yang menarik dari pemikiran sufistik. Pernah aku baca dimana, seorang sufi biasanya akan berdoa, bahwa jika mereka beramal karena ingin masuk surga, sesungguhnya mereka termasuk merugi. Jadi yang bener, karena Alloh.. hehehe…

  • Your best piece ever.
    Surga gue ada di pundak istri gue Tempat gue tidur tiap malem.
    Neraka gue ketika gue kurang duit untuk biayain keluarga.
    Fuck, i hate it when money rules.

  • Bila konsep Surga atau Neraka tidak ada,
    masihkah kita mau percaya dan memuja Tuhan?

  • ono

    Berfikir akan surga dan neraka maka konsep yang terjadi adalah perhitungan yang berujung dengan untung atau rugi.
    Bagaimana dengan ikhlas, itulah kehidupan yang sesungguhnya

  • gw dulu juga pernah baca komik macem itu. kok bisa2nya yah, dulu dapet dari mana juga udah lupa,hehehe…guru ngajiku dulu pernah bilang , klo di surga tu kita bakal dikelilingi bidadari2 cantik. berhubung gw cewe, berarti klo di surga tar dikelilingi bidadara2 donk,hehehe…

  • nda,
    gw masih inget banget komik yang elu maksud itu…
    hihihi…
    tapi sekarang, gw gag mau komen, mo nyanyi aje…
    jika surga dan neraka tak pernah ada…
    ah, udah ah…

  • itu yg bikin komik kaya pernah ke neraka dan surga aja ya…hehehe
    yg penting bisa hadir di sisi Tuhan YME, percuma ke surga kalo ga didampingi :p

  • q2

    postingannya mantep. surga dan neraka? supaya manusia berbuat baik dan gak ganggu orang lain juga alam. gimana kalo surga dan neraka gak ada? ahmad dhani ama chrisye.. gak bakal dapet royalti.. he he he.

  • ivo

    Jika surga dan neraka tak pernah ada, masihkah kau sujud kepadaNya?
    Jika surga dan neraka tak pernah ada, masihkah kau, menyebut namaNya?
    (Dhani Ahmad menyadurnya dari tulisan seorang tokoh sufi Basra abad ke 8 Rabi’ah Al Adawiyah)

  • Kalo ngomongin masalah Surga dan Neraka maka setiap individu akan punya persepsi yang ndak sama. Setali tiga uang, kalo kita ngomongin pose “syur-ngga?” Suatu pose bisa dinilai Syur, bisa juga dinilai Enggak Syur sehingga terjadi berbagai Demo.
    Nah kembali ke topik Surga dan Neraka, kalo menurut saya itu sih tergantung pada individu dan Sang Pemilik.
    Bagi saya Surga Dunia adalah jika saya merasa bahagia (meskipun duit sedang cekak). Kalo saya lagi suntuk berarti saya lagi nyemplung di Neraka.
    Lha, kalo Surga Akhirat, wah ini sih tergantung pada kemurahan (ridho) Tuhan. Artinya saya hanya berusaha mengikuti prosedur dengan ibadah, tetapi hak veto ada ditangan Sang Khalik.

  • Jadi inget lagunya dhani-chrisye.
    btw, harusnya semua orang bisa (mendapat jatah) masuk surga. Cuma, kalau dia melakukan kejahatan, dia harus masuk neraka terlebih dulu, sebagai konsekuensi perbuatannya.

  • waxca

    Surga adalah tujuan akhir hidup, mau kemana lagi kalau udah mati, ke neraka?
    Mati datang kapan saja, bayi pantes, anak muda pantes, dewasa pantes, orang tua apalagi, laki perempuan bahkan “homok”.
    Siapa tahu habis baca blog ini langsung mati.

  • Djony Herfan

    Hahahaha, lucu tulisan Bung Enda. Gue jadi ingat juga kalo soal surga cuma ada di pertanyaan dan pernyataan, yang enggak jauh-jauh amat dengan hal-ikhwal baik dan jahat. Pesinetron atau sutradara film modal dasarnya biasanya main di soal surga dan neraka ini. Kalo face orang membawa kedamaian di hati, baiklah jadinya. Kalo disinetronkan tokohnya berwajah cantik, gagah, lembut, berwibawa. Kalo face orang nyatanya udah bikin gelisah, cemas, dan takut setengah mati, itu tandanya neraka. Cerminnya seram, brutal, sangar, kotor, bau busuk, dan temannya gelap. Sutradara harus hafal tokoh yang cocok dengan karakter jahat, pecundang, penjilat, provokator, dan perusak. Hahahahaha, …. ini mah soal yang perlu seminar seminggu pun enggak selesai-selesai, lha kalo di teologi belajar soal surga dan neraka, katanya bisa satu semester, hihihihi. Pokoknya, kalo baca tulisan bung Enda selalu enak rasanya dan tambah pengetahuan, lancar dan menenangkan hati pembacanya, segar dan dapet pencerahan, itu letak surga sudah ada di hadapan mata dan hati kita.

  • nomor 7 ngaco tuh
    dengerin setan masuk surga?
    hyuuuuk..

  • saya ngasih komen, biar kamu jadi inget surga dan neraka, biar pula masuk surga. kalau dah sama2 inget, mudah2an ntar bisa kopdaran di surga, gimana?

  • Daripada Neraka, lebih serem surga yg isinya 72 perawan bermata jeli! Gw gak bisa ngebayangin bokap-kakek-paman-dll pada bercengkerama.Pada minum khamar dari surga pula! Hiiiii!!!

  • Konsep klasik “Reward & Punishment” – R&P =). Sangat bermanfaat untuk mendidik masyarakat atau golongan berlevel primitif – atau kurang berpendidikan.
    Nah ini yang bikin gue heran… Kita terbiasa sekali dgn konsep R&P ini sehingga kita jarang berpikir dididik dgn konsep lain, misalnya “Jangan nakal karena menyusahkan orang” dan bukan karena “masuk neraka” – “berbuat baik karena menyenangkan” dan bukan karena “masuk surga”.
    Kenapa ya? Karena lebih gampang ber-R&P? Ah, sudahlah… Ini udah ada di otak gue sejak kurang lebih 15 tahun terakhir sih…

  • mengkait-kaitkan sebuah tindakan melulu untuk kepentingan “surga” bisa jadi mengkerdilkan inti tindakan itu ..
    gw pernah posting juga ttg ini :
    Perbuatan Baik : Tiket Masuk Surga??

  • kata Blaise Pascal, kita butuh arti dalam bertindak, kalau gak semua tindakan kita hanya untuk melarikan diri dari boredom. Para existentialist bertanya2 apa maknanya hidup. Buat apa ini, buat apa itu? Buat gue, pertanyaan2 itu adalah invalid. kita gak bisa berpikir tentang sesuatu yang abadi, sementara kita punya visi tentang completion. ada awal (foreplay), ada puncak (klimaks), ada akhir (orgasme). Mirip pendapat no. 9. Seperti di Being and Nothingness nya Jean Paul Sartre. Jadi pertanyaan2 itu invalid. Tapi kita harus selalu bertanya2. Karna Tuhan masih terus diam seperti di Waiting for Godot. pusing gak sih hehe

  • Sebenernya baru kali gw baca blog tentang surga dan neraka. Dan ini sangat menarik!
    Kalo boleh kasih tanggepan dan kesaksian, sebenernya gw udah merasakan surga itu sejak thn 90an.
    Surga yg gw maksud adalah suatu kesempatan dimana gw msh bisa hidup sampe sekarang. Bekas jahitan di kepala yg membuktikan.
    Suatu ketika gw dikerubutin berandalan Berland, sampe akhirnya terjatuh namun belum sempat ada yang menikam, polisi sudah datang.
    Ketika jatuh dengan mata tertutup saya meneriakkan kalimat ini, “Tuhan, tolong saya!”.
    Jadi kesimpulannya, surga adalah dunia ini yaitu ketika Tuhan menolong kita. GBU All…

  • Imponk

    gw ngeblog biar masuk surga hehehe

  • gw atheis biar masuk surga

  • komik itu, tentu gw inget. yang ada gambar orang ditusuk dari pantat, terus nembus ke mulut. itulah hukuman bagi HOMOK!

    eniwe, jadi inget ustad waktu gw kecil pernah bilang, di surga apapun permintaan kita akan dikabulkan. “bisa minta eskrim banyak2 dong,” gw nanya. ustad membenarkan.

    di umur seperempat abad ini, gw ga gitu ngefans ama eskrim..

  • katanya, jika ingin merasakan surga… orgasme!
    😀

  • barbar

    eta mah kabeh bohong.. eweuh surga jeung naraka mah..
    yang ada cuman realita..
    oces…

  • klovazsky

    hihihi belum menemukan godspot ya? surga/neraka
    itu mah cuman konsekuensi dari kesadaran hati
    doang, kalo dalam hati selalu memilih bisikan
    setan, ya otomatis dia ke surga, kalo dia milih
    bisikan malaikat ya ke neraka. Pada dasarnya semua
    agama sama, semua untuk menyatu kepada Allah swt,
    cuma islam aja datengnya telat, setelah semua
    agama muncul (paling pertama Hindu), kok tau-2 ada
    agama baru yg nyempurnain semua agama2 samawi
    sebelumnya; karena Tuhan sayang sama manusia, agar
    kembali menghadap kepadaNya dengan bersih, kan ini
    juga karena Adam dulu makan buah khuldi jadi anak
    cucunya turun ke dunia untuk menempuh cobaan
    akibat rasa iri dengki sombong iblis yang dulunya
    merupakan malaikat tertinggi juga, doi ga terima
    kenapa manusia yg terbuat dari tanah dijadikan
    mkhluk paling mulia, kenapa bukan malaikat atau
    jin?. Percekcokan yang terjadi diseluruh dunia
    antarumat beragama selama ini karena kita cuman
    ngerti dasar2nya dr masing2 agama doang, sehingga
    satu sama lain gak mau saling ngalah ya saling
    berperang deh. Hal2 kecil pun bisa dijadikan
    alasan utk berperang, krn sudut pandangnya beda.
    Pada islam semua kekurangan & kekeliruan masing2
    agama dr dulu disempurnakan (makanya datengnya
    telat utk memperbaiki kekeliruan & kesalahpahaman
    utk mengenal Tuhan), contoh: kenapa daging babi
    diharamkan, karena penuh dengan dampak negatif;
    belakangan ini banyak penelitian membuktikan,
    kenapa alkohol juga diharamkan, dll. Tapi
    masalahnya kan gak semua umat manusia bisa
    menerima cahaya kebenaran ini krn mereka ga ngerti
    (blm mendpt hidayah & pencerahan) istilahnya.
    Padahal yang justru kita cari adalah keinginan
    menyatu kepada Allah, Allah mempunyai 99 sifat
    yang ditiupkannya kepada manusia agar manusia
    menyatu kepadaNya, tapi setan yang menentang
    kekuasaanNya selalu mencari cara agar manusia
    selalu tersesat. Tapi cinta Tuhan yg luar biasa
    selalu menuntun kita agar lebih dekat kepadaNya
    melalui utusan-2Nya, bahkan beberapa literatur
    mengatakan bahwa Sidharta Gautama merupakan
    nabi/utusanNya juga utk menyucikan manusia agar
    bisa mencapai nirwana/kesempurnaan/surgaNya, tapi
    kita gak perlu susah payah, gak perlu bertapa lagi
    utk mendapatkan petunjuk itu, kan sudah ada
    Alquran dan Hadits, jadi ikuti saja itu. Alquran
    kan lautan ilmu, knapa gak digali lebih dalam,
    kita bersama-2 gali, kita kan lagi sama2 belajar??
    Tapi setan selalu menghalangi dgn berbagai cara
    utk menutupi godspot/fitrah dengan kemilaunya dunia: harta,
    tahta, dan wanita. Disinilah cobaan
    dan ujiannya. Dan inilah alasan utama manusia utk
    hidup: semua demi cinta (cinta kepada harta, ilmu,
    Tuhan, keluarga, teman, pacar, anak, istri, uang.
    Semua orang di bumi hidup demi itu, apapun profesi
    yg mereka jalani, baik blogger, politisi, ilmuwan,
    astronot. Semua demi cinta, dan cinta adalah
    bahasa universal yang agung. Semua tindakan
    manusia yang diebutkan di atas adalah demi cinta.
    Elo jadi blogger pun demi cinta. Kerja pun demi
    cinta. Jadi psikolog pun demi cinta. Nabi jadi
    nabi pun demi cinta (demi cintanya kpd Tuhan &
    manusia), jd mahasiswa pun demi cinta, jd penjahat
    pun demi cinta (walaupun ia hanya sendiri, pada
    akhirnya pun demi cinta, cinta kepada dirinya
    sendiri), jd ustadz juga demi cinta, jd pemain
    bola juga demi cinta. Cintalah yang menyembuhkan &
    menyebabkan segalanya terjadi. hal-hal negatif
    terjadi (iri, marah, sombong, pembunuhan,
    kekerasan, perkelahian, pengadudombaan, menipu)
    sebagai suatu bentuk dari bekerjaNya setan utk
    mempengaruhi manusia. Jadi apalagi yang kita cari
    kalau bukan Tuhan kita sendiri?? Yah kita sama-2
    belajar lah.

  • maya

    ….there’s a lady who’s sure, all that glitters is gold-and she’s buying a stairway to heaven….jreng..jreng..jreng…kata Led Zepplin. Nyambung gak nya komen ini toh gak signifikan berpengaruh pada masuknya gue ke surga…ya kan Papa Gala?

  • DiN

    Kehilangan makna dalam berbuat?
    Mungkin saatnya kembali merenungkan tentang pertanyaan-pertanyaan penting dalam hidup ini, seperti, “Who am I”, “Where am I from?”, “Where am I going to go?”, “Why do I live?”, “What for?”, “Is there life after death?”, “Was I self created or was created?”, “By whom?” dll….

  • Ya, saya pengen masuk surga.

  • wadehel

    Kalau saya FPI, saya mbakar diskotik, menghujat playboy, mendukung syariat, memuja MUI, karena pengen masuk surga. Itu dianggap kekanak-kanakan? Mau di somasi yah? Mungkin saya akan mensomasi anda juga dengan motivasi surga 😀
    huihihi

  • Ada satu hal dalam konsep agama gw yang lebih bermakna, yaitu: “berbuat sesuatu supaya mendapat ridha-Nya”
    Surga hanyalah salah satu hadiah kecil yang didapat dari mendapatkan ridha-Nya.
    Salah satu kunci mendapatkan ridha-Nya adalah berbuat sesuatu dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab.

  • Kamih

    Bejakeun siah ka Aloh!