Untuk Bapak

bapak.jpg

_It doesn’t matter who my father was; it matters who I remember he was. -Anne Sexton_
Namanya Syarifuddin Nasution, lahir di Medan, Sumatera Utara 15 Juni 1946. Anak laki-laki kedua dari 5 bersaudara. Usianya tahun ini 59 tahun. Setahun lagi berumur 60 tahun.
Masa kecil hingga SMA-nya dihabiskan di Medan sebagai seorang yang pendiam dan pintar, hingga gurunya mengijinkan meloncati kelas beberapa kali.
Kota Bandung pertama dikunjunginya di tahun 1963 pada usia 17 tahun ketika ia merantau pertama kalinya untuk meneruskan sekolah di Teknik Sipil ITB yang kemudian menjadi kota tempat tinggalnya hingga kini.
Sepuluh tahun kemudian di tahun 1973, setelah diselingi dengan pergantian orla-orba ia berhasil mendapatkan gelar insinyur. Wisuda dilaksanakan di Aula Barat ITB, tanpa dihadiri oleh orang tuanya yang tinggal jauh di Medan, tapi dengan membawa dua orang pendamping wisuda, ibu kostnya dan seorang gadis parahyangan yang dikenalnya melalui teman.
Setahun kemudian, 1974, ia menikahi gadis itu, Tutti Rochayati Ardiwinata namanya.
Dan setahun setelah itu, 1975, pada tanggal 29 Juli, 30 tahun yang lalu hari ini, gue lahir.
Sebagai seorang Ayah ga banyak yang kemudian gue tahu. Dalam proses bertumbuh besar dia selalu ada dan ga pernah rasanya teringat bahwa kami pernah kekurangan.
Dia ga pernah memaksakan kehendak dia sama gue, dia ga pernah bilang rencana-recananya buat gue, dia ga pernah memproyeksikan diri dan mengeset ekspektasi buat gue.
Dalam caranya sendiri, dia membiarkan gue tumbuh sebagaimana gue mau. Sebagaimana gue sekarang.
Mungkin suatu kejutan buat dia ketika gue memilih untuk masuk Sipil ITB juga tempat dia mengajar ketika saatnya memilih jurusan. Dan mungkin ada rasa kekecewaan didirinya ketika gue _memastikan_ bahwa semua mata kuliah yang gue pilih tidak pernah ada yang dia ajarkan.
Dibalik temparemennya saat masih muda, terasa perubahan ketika beliau beranjak umur, perasaannya yang halus makin terlihat dan dia makin mendekatkan diri pada Allah SWT.
Gue ga pernah benar-benar kenal siapa bapak selama ini.
Sembunyi-sembunyi gue suka baca tulisan-tulisannya di awal agenda. Rencana-rencana dan pandangannya tentang keluarga. Gue dengar cerita-cerita dari sodara-sodara, teman-temannya, lihat foto-foto lama tapi ga begitu benar-benar kenal.
Seperti apa dia di umur 20 tahun, di umur 30 tahun? Apa yang dia suka saat itu? Apa kegemarannya?
Kami dalam posisi yang berbeda untuk saling kenal. Saling benar-benar kenal. Gue seorang anak, dan bapak seorang bapak.
_Hingga sekarang._
Seperti “Gala”:http://enda.goblogmedia.com/laporan-sukacita-telah-lahir.html seorang anak lelaki pertama di keluarga, gue juga seorang anak lelaki pertama di keluarga.
Apa yang gue rasa buat Gala sekarang, pastinya semua yang dia rasa buat gue dulu.
Semua yang pengen gue kerjain buat Gala. Perasaan bahagia ketika dia ketawa, ketika dia mencoba menyampaikan sesuatu dalam bahasanya. Perasaan bangga, ketika dia bisa mengangkat kepalanya pertama kali, _hell_ perasaan bangga ketika dia melakukan apa pun! 🙂
_Ketika gue lihat Gala dengan mata gue. Gue pake matanya dan melihat gue sebagai Gala._
Kebanggaan keluarga, anugrah dari yang maha kuasa yang tidak pantas kami dapatkan.
Untuk pertama kalinya, gue mulai tahu apa yang pastinya dia rasakan buat gue.
Yang dia rasakan di setiap tahapan kehidupan gue, saat gue masuk sekolah, saat gue masuk SMA, saat gue masuk kuliah, saat gue dapet kerja, saat gue menikah. Semua yang dia rasakan dan tidak pernah dia ucapkan. Dan sekarang gue rasakan.
Menurut orang bijaksana, salah satu sebab kita berkeluarga, selain dari cinta, kebersamaan dan naluri manusia, adalah juga agar ada _witness_ ada saksi, ada orang yang menyampaikan cerita kita pada orang lain, yang bersaksi tentang bagaimana hidup kita dan bagaimana kita menjalani hidup.
_Jadi ini Enda pak, bersaksi buat Bapak dan bercerita tentang Bapak, 30 tahun setelah Enda lahir bahwa Bapaklah sebabnya Enda ada disini, Enda seperti sekarang. Enda sekarang tahu apa yang semua Bapak rasakan buat Enda selama ini._
_Mudah-mudahan Gala juga mau bersaksi buat gue 30 tahun lagi dari sekarang._
 

_[“Hon”:http://nita.goblogmedia.com/thirty-is-fun.html] sama Gala makasih ya, kue ulang tahun sama kado backpack dewasanya yaa :). You have been more than what I ever hope for. :)_

 

_Selamat ulang tahun juga buat “Wibi Wongiseng”:http://wongiseng.modblog.com/, Papanya “Xinda”:http://chichesterblue.blogspot.com/ dan “Goenawan Mohamad”:http://www.tokohindonesia.com/ensiklopedi/g/goenawan-mohamad/index.shtml yang juga merayakan ulang tahun di hari ini. :)_