Are you a Bright?

Apa sih Brights?
A Bright is a person who has a naturalistic worldview. A Bright’s worldview is free of supernatural and mystical elements. The ethics and actions of a Bright are based on a naturalistic worldview.
Dari artikel di NYT:
What is a bright? A bright is a person with a naturalist as opposed to a supernaturalist world view. We brights don’t believe in ghosts or elves or the Easter Bunny ? or God. We disagree about many things, and hold a variety of views about morality, politics and the meaning of life, but we share a disbelief in black magic ? and life after death.
Seorang Bright adalah seseorang yang memiliki pandangan yang naturalistik. Maksudnya apa?
Maksudnya seorang yang naturalistik tidak percaya pada hal-ha yang supernatural atau mistis. Segala sesuatunya dipandang sebagai bagian dari nature atau alam. Artinya dia percaya pada apa yang dikatakan oleh Science dan ilmu pengetahuan sebagai ilmu yang mempelajari alam ini, dan lain itu tidak.
Sejalan dengan ini adalah pandangan Humanisme, yg mempercayai dan menghargai manusia sebagai suatu individu yang bertanggung jawab penuh atas segala konsekwensi dari tindakannya.
Lalu ada apa dengan Brights? Kenapa nama ini baru dikenalkan?
Sebenarnya ini adalah usaha untuk memberi nama pada pandangan naturalistik tersebut. Selama ini pandangan ini seringkali disamakan (atau memang sama?) dengan atheisme, yang mana tidak seluruhnya benar. Dan yang mana sudah terlanjur memiliki konotasi yang jelek.
Hal yang sama juga terjadi pada terminologi Gay, sebagai pengganti term Homoseksual. Ketika homoseksual terkesan jelek, dan mesum, maka diperkenalkanlah term Gay yang punya konotasi yang lebih ceria dan cerah. (Gay dalam bhs inggris juga berati: cerah, menyenangkan, penuh semangat)
Sekarang kata “Gay” sudah dimiliki dan bahkan diterjemahkan sebagai Homoseksual. Hal yang sama sedang dikampanyekan pada pandangan naturalistik ini.
Bright, punya konotasi yang lebih menyenangkan daripada atheis atau agnostik, karena artinya yang terang dan… cerdas.
Mau tau lebih banyak tentang The Brights. Silahkan kunjungi websitenya.
Dan baca dua Essays tentang the Brights dibawah ini:
Oleh Richard Dawkins, “The Future Looks Bright” di The Guardian, Saturday June 21, 2003.
Oleh Danniel Dennett, “The Bright Stuff” di the New York Times, Saturday, July 12, 2003 (harus register dulu).
So, are you a Bright?