Muka dan Sekitarnya

Aside

Muka Mu Tersenyum Penuh Makna_Aku berkaca_
_Ini muka penuh luka_
_Siapa punya_
Baru nyadar rasanya kenapa kalo kita maen-maen “Friendster.com”:http://www.friendster.com kok kayaknya suasananya lebih *manusiawi* ya?
Ternyata penyebab yang gue temukan adalah selain *nama* atau _nickname_ atau apa penanda kita lainnya, di Friendster.com kita juga bisa liat *wajah* atau *muka* lawan bicara atau lawan message-message-an kita.
Dari situ, ketemulah jawaban dari semua kekhawatiran para *teknologis* bahwa teknologi menyebabkan *hilangnya unsur kemanusiaan* dari kebudayaan umat manusia.
Individu digantikan oleh nomor-nomor: di sekolah ([*NIM*] dan *NIP*), di Bank (No kartu kredit dan no rekening). Kita digantikan oleh *barcode*, oleh alamat email, oleh Yahoo ID yang bahkan bisa jadi lebih penting daripada kitanya sendiri atas nama keefisienan.
Kamu bahkan bisa dianggap *tidak pernah eksis* di muka bumi jika kamu tidak punya bukti dokumentasi dengan nomor diatasnya, dari akte kelahiran, kartu keluarga, ijazah TK, ijazah SD, KTP, SIM, Kartu ATM dan sebagainya, dan sebagainya.
Tapi sekarang *jangan khawatir*, jawabannya sudah ketemu. Tinggal pasang MUKA kamu sebagai *pengganti* segala bentuk identifikasi diri tersebut.
Ide buruk? Belum tentu coba kita bahas.
# *Spesifik*, muka kita bisa dibilang cukup spesifiklah sebagai penanda tunggal diri kita. Ok memang ada orang yang *kembar* atau mirip tapi berapa persen sih memangnya di seluruh dunia ini orang yang kembar identik dan sama sekali ga bisa dibedain? Dan lagi teknologi ini nantinya akan bisa mengenali perbedaan kecil antara muka yang satu dengan muka yang lain.
# *Instan*, sudah ada sejak lahir, tidak dibutuhkan lagi proses pendaftaran/registrasi untuk memiliki muka.
# *Meta-data*, selain penanda identitas, muka kita juga memiliki data lainnya yang _built in_ sudah ada bersama muka kita itu, misalnya tanpa harus ngasih informasi apa-apa, orang lain sudah langsung tahu/mengenali bahwa kita termasuk orang asia, cewek/cowok (ini bisa diperdebatkan hehe), umur (kira-kira), dan mungkin anaknya si anu, adik/kakaknya si ani atau orang tuanya si ana.
# *Murah*, karena tidak usah bikin lagi. Tidak ada biaya yang dikeluarkan untuk membuat “muka” untuk masing-masing orang.
# *Alamiah dan merata*, tidak akan ada lagi orang yang ketinggalan tidak terdaftar (misalnya pada pemilu kemaren) karena setiap orang sudah punya muka secara alami
# *Mobile*, bentuk dan sifatnya _mobile_ mudah dibawa-bawa kemana-mana dan dijamin tidak akan ketinggalan atau tertukar.
# *Populer*, ini sejalan dengan kecenderungan manusia yang lebih menyenangi gambar daripada huruf ataupun angka yang dibuktikan oleh *Microsoft* dan *Apple* lewat _Graphic User Interface (GUI)_
Di sisi lain tentu aja ada *kekurangan* yg bukannya tidak bisa ditanggulangi oleh teknologi (nantinya) yang akan diciptakan untuk mengakomodasi sistem identitas muka (SIM) ini. Misalnya:
# Bagi mereka yang baru saja ditimpa malu hingga *HILANG MUKA* akan sulit untuk melakukan aktifitas SEMENTARA yg mensyaratkan bukti dirinya tersebut, hingga tidak lagi merasa malu. Tentu saja ini tidak berlaku bagi mereka yang *TEBAL MUKA*.
# Bagi mereka yang marah dan acuh, terutama pada cowok atau cewek-nya hingga *BUANG MUKA*. Ini juga akan berkibat hilangnya identitas, kecuali mukanya diambil lagi.
# Penggunaan *CERMIN* harus dikurangi karena potensi kekerasannya yang tinggi yang disinyalir akan terjadi pada cermin jika sistem identifkasi muka ini efektif diberlakukan seperti dalam peribahasa: _”Buruk muka cermin dibelah”_
# Hati-hatilah terhadap lahirnya para kriminal yang mengkhususkan diri dalam *MENCORENG MUKA* dengan maksud menghapus identitas kamu dengan cari mempemalukan kamu di depan umum agar kamu HILANG MUKA tadi (hehe)
# Dan terakhir dalam sistem ini tentu saja harus diingat selalu untuk MENGHINDARI *menepuk air di dulang*, karena akan *terpecik ke muka sendiri* (dulang apa sih? he).
*Rekomendasi* penggunaan Sistem Identitas Muka (SIM) dalam kehidupan sehari-hari:
Semua *penanda individu* kita yang saat ini diwakili oleh nomor, nama atau _what have you_ HARUS diganti dengan MUKA kita. Pengunaan ini misalnya pada:
# *Cellphone atau Handphone*. Daripada menggunakan nomor lebih baik menggunakan muka. Sehinggal *Phone Book* kita di HP bukan menyimpan nomor telepon tapi menyimpan gambar-gambar muka. Termasuk juga nomor telepon rumah.
# *Alamat email* digantikan oleh muka.
# *Alamat URL Blog*, ganti sama MUKA.
# *Kartu ATM* dan *Kartu Kredit* digantikan oleh muka (ga akan kejadian lupa bawa kartu lagi)
# *Nomor Rekening Bank*, diganti oleh muka.
# *Passport*, *KTP*, *KTM*, *Ijin Mengemudi*, diganti oleh muka (ga akan ada razia KTP, ga bisa ujian atau kena tilang lagi)
# *Nomor rumah* ganti oleh FOTO MUKA para penghuni rumah
# Dan lain-lain.
Selain itu, tentu aja semua individu atau yang menyerupai dan berlaku seperti individu harus pula DIBERI muka. Misalnya sistem operasi komputer kita, pake MUKA (seperti di [“2001: A Space Odyssey”:http://us.imdb.com/title/tt0062622/]), mesin ATM (= [_mesin automated teller machine_]) pake muka, henpon kita ada mukanya.
*Nama perusahaan* atau *brand*, ganti dengan muka, jadi ga usah ada dua-dua lagi sudah ada nama pake logo. Satu aja.
*Negara*, daripada pake nama seperti “Indonesia” ganti dengan MUKA (seperti apa muka Indonesia?)
*Nama planet*, nama benda-benda angkasa, seluruh sistem identifikasi di muka bumi ini kita ganti dengan muka.
Dan tentu saja, dalam rangka menjunjung tinggi Sistem Identitas Muka (SIM) ini kita juga harus menghapuskan *lagu-lagu TIDAK SOPAN* dan ofensif terhadap muka seperti lagu “Pada hari minggu” (judulnya apa sih? hehe):
*[_Pada hari minggu ku ikut ayah ke kota, naik delman istimewa ku DUDUK DI MUKA (!!)_]*
Sangat ga sopan! Masa duduk di muka ??!!!
Bagaimana, setuju kan? πŸ™‚

Inkblot Test

Aside

Curiosity, Tickle Inkblot Test _Dah lama ga ngisi-ngisi test personality lagi. Kali ini *Inkblot Test* (ditunjukkin gambar2x tinta abstrak) dari “Ticke.com”:http://web.tickle.com/ (dulunya EMode.com)_
Kesini kalo mau nyoba testnya juga: [“Tickle’s Original Inkblot Test”:http://web.tickle.com/tests/inkblot/]: _Reveal Your Subconscious Mind_
Hasil gue:
*Enda*, your subconscious mind is driven most by *Curiosity*
This means you are *full of questions* about life, people, and the potential of your future. You spend more time than others envisioning the possibilities of your life ? things that others are too afraid to consider.
Your curiosity burns with an almost physical need to know and do more. It’s only through *new experiences* that you feel a greater understanding of yourself or the world ? which ultimately is the greatest way for you to feel satisfied.
It is possible that the underlying reason for your drive towards curiosity is a deeply rooted *fear of boredom*. That means that you are probably more susceptible than others to feel like you’re falling into a rut when life slows down into a comfortable routine.
You need to make sure you have *stimulation in your life* ? that makes you feel like you’re innovating or being exposed to the ideas and experiences that truly inspire you.
With such a strong orientation towards curiosity, you’re also prone to a *rebellious quality* that shows up when you feel you are just going through the motions, and are unable to really influence the world around you. But interestingly enough, your drive towards novel experiences also indicates *an openness others don’t have, but wish they did.*
_[*Unconsciously, your curiosity presses you to learn more, experience more, and get the most out of life.*]_
Atau dalam istilah Indonesia populer: MAUUU TAUUUU AJAAAA πŸ˜€

Buat hari ku

Aside

Seperti juga *[_”paying your dues”_]* yang disebut “Ucok”:http://dionweblog.blogspot.com diposting terdahulu, istilah *[_”make my day”_]* (atau [_making my day_]) juga rada-rada sulit buat diterjemahkan dalam *Bahasa Indonesia*.
_Paying your dues_ bisa diterjemahkan bebas sebagai _membayar kewajiban_ atau _membayar harga yang harus dibayar_, cuma masalahnya *”bayar”* disini dalam tanda kutip bukan berarti membayar beneran, seperti kita membayar sebuah barang di toko.
_”Make my day”_ karenanya juga sulit diterjemahkan dalam bentuk yang singkat yang sama. *[_”You make my day”_]* akan janggal ketika diterjemahkan jadi *[_”Kamu membuat hari ku”_]* πŸ™‚
Tapi yang pasti _You or something that make my day_ berarti seseorang atau sesuatu yang membuat hari kamu jadi bagus.
Dari istilah diatas bisa juga ditangkap konsep bahwa dalam bahasa (budaya) Inggris *”hari*” adalah _sesuatu_ yang *belum tentu* terbentuk/terjadi. Jadi ada hari-hari yang ga jadi atau ga terbentuk dan ada hari-hari yang terbentuk, menjadi sebuah hari yang utuh, yaitu ketika _you make my day_ maka _my day got made_. (? hehe)
Terus apa yang *ngebuat hari ku?* Apa yang ngebuat kamu pengen bilang _”You make my day”_?
Kayaknya banyak ya dan relatif dan kamu pasti punya *pengalaman sendiri-sendiri* soal ini. Mungkin bisa sesuatu yang sesederhana dapet tlepon/email/friend request (di [“prensters”:http://www.friendster.com]) dari seseorang, atau mungkin denger kabar bagus dari temen lama sampe ke yang mungkin super simpel, liat nama seseorang online di Yahoo MSGR.
Bisa juga dapet *pujian* dari temen kantor atau temen kuliah kamu ([_”Eh baju kamu matching deh hari ini. Sayang mukanya nggak”_]) atau diliatin orang di jalan atau di mobil ([_”Lho kayaknya ban mobil itu mau copot deh”_]) sampai nerima pake kiriman buku dari temen kamu yang kamu kira udah ngilang entah dimana.
Apalagi ya? Kamu mungkin dapet tawaran kerjaan di kantor baru, nemu *blog keren*, nemu duit di saku celana, atau *ditantang duel* (yg terakhir ini dalam kasus kalo kamu KOBOY dan kamu nantang KOBOY lain buat narik pistol “C’mon draw your gun, MAKE MY DAY!”).
Singkatnya yg bikin hari kamu biasanya adalah yang sesuatu yang *terjadi* sama kamu.
Tentu ga semuanya setuju, terutama kamu yang familiar sama triloginya “Mbah Stephen Covey”:http://www.amazon.com/exec/obidos/search-handle-url/index=books&field-author=Covey%2C%20Stephen%20R./103-9738278-2741456 “Seven Habits Of Highly Effective People”, “First Things First” dan “Principle Centered Leadership” karena menurut dia salah satu nilai utama seseorang adalah PROAKTIF.
Jadi kamu ga seharusnya *nunggu* sesuatu *terjadi* sama kamu, tapi *jadikanlah* sendiri. Ini makanya ada konsep *Daily Victory* di ajarannya Mbah Covey, yaitu ketika kamu memenuhi rencana-rencana kamu untuk satu hari.
Aniwei sayangnya buat gue, walaupun memang memenuhi rencana harian bikin gue enak hati tetep aja ketika sesuatu *terjadi* ama gue, rasanya _”day”_ gue tetep jadi lebih _”made”_.
Dan beberapa hari terakhir ini, sesuatu yang *make my day* itu adalah pulang ke rumah, dibukain pintu sama istri, makan bareng, tidur-tiduran sambil nonton DVD, dan nyadarin bahwa gimanapun beratnya dan susahnya sebuah hari, gue akan tetep punya seseorang yang mau dan rela meluk gue sampai gue tidur…
(PS: Buat kamu yg berprofesi sebagai KOBOY, C’MON, TUNGGU APA LAGI? MAKE MY DAY!!)