Goblog Media.Com US Presidential Endorsement

Aside

John Kerry vs George W Bush

Dengan ini, walau sekedar _claim_ (hehe) *Goblog Media.com* (GM) menyatakan [_endorsement_]-nya pada *John Kerry* pada pemilihan presiden *Amerika Serikat* yang akan dilaksanakan esok hari.
Berkutat di *Internet* dan membaca media massa luar negeri tentang *pemilihan US* ini membuat gue menyadari bahwa tindakan yang bertanggung jawab _sebagai sebuah media_ tidak saja cukup menampilkan fakta se-objektif mungkin atau opini yang se-berimbang mungkin tapi juga sebuah media punya *tanggung jawab* dan *kewajiban* untuk *melakukan pilihan* dan *memberikan rekomendasi* pada pembacanya.
Tidak adil rasanya ketika semua orang memilih, maka sebuah media cukup *cuap-cuap* doang ke dua sisi, tapi ketika pada saatnya memilih, dia cukup berdiri di pinggir lapangan, ga mau kotor dan bersusah-susah mikir, apalagi memberikan _penjelasan_ dan _argumentasi_ terhadap pilihannya, dan nantinya berbagi *kebanggaan* atau *malu* ketika pilihannya salah atau tidak.
_(Ngomong-ngomong kenapa *media Indonesia* tidak ada yang memberikan endorsement di *Pemilu 2004* kemarin ya? Takut dibredel kalo jagonya ga menang kali ya, atau takut disebut partisan?)_
Rupanya (gue baru tahu), tradisi meng-[_endorse_] ini sudah biasa dan selalu dilakukan oleh US sebagai negara yang menghormati dan punya *tradisi jurnalisme* yang kuat.
Dua surat kabar besar di pantai timur (yang satu memang terkenal liberal) *New York Times* dan *Washington Post* sama-sama meng-[_endorse_] *John Kerry* dimana tulisan _endorsement_ ini diturunkan dalam tulisan:
* “NYTimes.com: John Kerry for President”:http://www.nytimes.com/2004/10/17/opinion/17sun1.html dan
* “WashingtonPost.com: Kerry for President”:http://www.washingtonpost.com/wp-dyn/articles/A57584-2004Oct23.html
Majalah *The Economist*, walau memulai editorialnya dengan kalimat _With a heavy heart.._ juga meng-[_endorse_] *John Kerry* yang diturunkan dalam editorial “The incompetent or the incoherent?”:http://www.economist.com/opinion/displayStory.cfm?story_id=3329802.
Ini diikuti oleh “ratusan media massa”:http://www.editorandpublisher.com/eandp/news/article_display.jsp?vnu_content_id=1000695456 lainnya di US sana, dengan skor _endorsement_ saat ini *208* media mendukung *John Kerry* dan *189* lainnya mendukung *George W. Bush*.
Bahkan *blogger* memberikan [_endorsement_]nya “Kottke.org Presidential Endorsement”:http://www.kottke.org/04/11/endorsement
Jadi, kenapa *Goblog Media.com* tidak? πŸ™‚
Ditambah lagi karena gue percaya bahwa *pemilu US* tahun ini bakal menentukan *sejarah dunia*, bukan saja dunia tapi juga masa depan umat manusia di tahun-tahun kedepan.
Kita tidak bisa lagi menutup mata bahwa apa yang terjadi disana *tidak akan berpengaruh* pada setiap individu kita. Karena pada kenyataannya, dalam jaman global ini, semua hal, semua orang *saling berpengaruh* satu sama lain.
Karenanya, karena sebab-sebab yang cukup _obvious_, terutama kebijakan internasional *Bush* sebagai presiden US, ditambah agenda-agenda *sayap kanannya* yang sangat kentara dan sama sekali sudah tidak lagi logis hingga pada mencapai batasan _delusional_, maka..
*GOBLOG MEDIA.COM MENYATAKAN, SEKALI LAGI, _ENDORSEMENT_-NYA PADA JOHN KERRY SEBAGAI PRESIDEN US YANG BERIKUT*.
*John Kerry*, sebagai calon *Partai Demokrat* (beda sama PD-nya SBY! hehe), mantan veteran perang *Vietnam* yang beralih menjadi aktifis ANTI perang Vietnam, berasal dari tradisi keluarga tua dan kaya di pantai timur, seorang *Katolik* (seperti juga JFK) serta sekarang menjabat sebagai senator dari negara bagian *Massachusetts* mungkin _bukan seorang calon ideal_, tapi dia jauh lebih baik daripada membiarkan *George. W. Bush* 4 tahun lagi di *Gedung Putih*, sebagai orang no 1 di Amerika, dan karenanya orang no 1 yang paling besar pengaruhnya di dunia saat ini.
Mari kita tunggu, apa rakyat *Amerika Serikat* juga berpendapat yang sama.
Hasil Pemilu US, bisa dilihat di halaman ini dari CNN: “ELECTION RESULTS”:http://edition.cnn.com/ELECTION/2004/pages/results/
 
_lebaran sebentar lagiiiii…_
 
 
*UPDATE 04/11/2004:* *FOUR MORE YEARS*
Dalam pemilihan presiden US yang katanya *paling tipis* sejak *1916* akhirnya *Bush* berhasil memenangkan kursi presiden US lagi (Bush *274*, Kerry *252*).
Isu *konservatif* yang diusung Bush, seperti *anti aborsi* dan *anti [_gay marriage_]* ternyata lebih ampuh dari isu kegagalan perang di *Irak* dan kegagalan menangkap *Osama*. (Siapa yang peduli Amerika dibenci dunia, selama mereka yang paling kuat?)
Jadi, selamat menikmati *4 tahun lagi* pemerintahan *Partai Republik* di Amerika (Partai Republik juga memenangkan mayoritas di Senat dan Konggres dalam pemilu ini)

Gangguan yang menyenangkan

Aside

bull.jpg

Uaah.. jam makan siang, ga makan siang dan ngantuk.
*Ramadhan* tahun ini berarti bulan puasa ke tiga gue sama “istri”:http://nita.goblogmedia.com di *Bangkok*. Yang juga kurang lebih lebaran ketiga juga yang kita habisin ga bareng keluarga dan temen, seperti tahun-tahun sebelumnya.
Setiap tahun, gue selalu me-welcome-i bulan ini sebagai _gangguan yang menyenangkan_ dari keseharian yang gitu-gitu terus.
Sesuatu yang begitu mendasar dan berbeda yang mempengaruhi segala sesuatunya.
Hari kerja dilalui tanpa kopi, lebih terlambat ngantor dan lebih ngantuk dari biasanya.
Dan kalo disini, ditambah, ga ada libur panjang dan.. ga ada THR (hehe, siapa bilang kerja di Indonesia ga enak?) πŸ™‚
Tapi kebayang ga sih, kalo ga ada bulan puasa, maka tahun ke tahun punya kemungkinan terlewatkan begitu aja, dan tau-tau kita bangun di sebuah pagi dan bingung, bertanya-tanya kemana setiap tahun itu lewat.
Minimal dengan adanya _gangguan_ ini, sebuah sesuatu yang men-[_disrupt_] kehidupan normal, kerangka berpikir kita (minimal gue) jadi lebih sensitif.
 
_lebaran sebentar lagi.._ πŸ˜›

Ketika kamu membaca ini

Aside

Masa depan

*Ketika kamu membaca ini*, yang terbayang adalah kamu sudah sebesar aku. Kamu adalah kamu yang insya Allah akan hadir bersama kami tahun depan, dan aku, adalah aku yang selalu ingin menjadi temanmu.
Hampir *30 tahun* ([_yes, contrary to popular belief, I am nearing that age heheh_]) aku hadir disini, dan aku hampir ga punya bayangan apa-apa tentang bagaimana kehidupan saat aku lahir.
Tahunnya adalah tahun *1975*, tahun saat *Jaws* membuat *Steven Spielberg* abadi di dunia perfilman, tahun dimana *The Ramones* dapet perusahaan rekaman dan *The Sex Pistols* terbentuk, tahun saat *The Bee gees*, *The Eagles* dan *David Bowie* mengeluarkan album yang bukan _re-release_ atau pake kata _”The best of…”_ di sampul album mereka dan tahun dimana _”retro”_ belum punya arti seperti sekarang.
Dan nanti, saat kamu sebesar aku, saat kamu punya kehidupan kamu sendiri, mungkin kamu juga bertanya-tanya tentang bagaimana *kehidupan sehari-hari saat kamu lahir*, bagaimana dunia waktu kamu baru hadir?
_So here it is, a little something about our life._ Mudah-mudahan *30 tahun* lagi dari sekarang, saat kamu _search_ di *Google* (yes *Google* will still be there!), entah gimana, kamu menemukan tulisan ayahmu ini, *30 tahun* yang lalu:
 
_We were happy._
Ini adalah masa-masa yang membahagiakan buat kami, karena kami akan kedatangan kamu.
Saat ini kami tidak tinggal di *Indonesia*, di tanah kelahiran ayah dan ibu kamu, tapi percayalah kalau hati kami selalu merindukannya sebagaimana kamu akan merindukannya nanti, dimana pun kamu berada.
Kami tinggal di sebuah kampus, setiap pagi aku pergi bekerja ke kantor dan “Nita”:http://nita.goblogmedia.com, ibu kamu, menyiapkan *roti telur* untuk sarapan, yang selalu aku makan sore hari. πŸ™‚
Sepanjang hari kami sesekali ngobrol di “YM”:http://messenger.yahoo.com dan malam hari saat aku pulang kami bertemu kembali, bertukar *gosip* sambil makan malam.
Dunia tidak lagi seindah dan sesederhana dulu (katanya), tapi kalo diperhatikan dengan jeli, kami masih *bersyukur* diberi banyak keajaiban dan keindahan hidup setiap harinya.
Kendaraan masih berjalan dengan *BBM* (yg makin mahal dan kotor) tapi di banyak tempat udara masih bersih. _The earth is still a beatiful place to live._
Negri kamu baru punya *Presiden baru*, mungkin kamu akan membacanya di buku-buku sejarah. Sepertinya dia akan bertahan dua kali masa jabatan, berarti selama *10 tahun*. Saat kamu nanti cukup umur untuk memberikan suara di *Pemilu* (Pemilu 2029), mudah-mudahan segala sesuatunya sudah lebih baik di negri kita tersebut.
Dunia masih baik-baik walau banyak orang meramalkan nasib baiknya tidak akan bertahan lama. Mudah-mudahan di tahun-tahun kedepan, kita semua akan menjadi *lebih pintar* untuk tetap memeliharanya, sehingga kamu dapat hidup normal seperti kami.
*Amerika*, satu-satunya _negara superpower_ sekarang juga tengah memilih presidennya. Itu yang mereka biasanya sibuk kerjakan, kalo mereka tidak sibuk perang dengan *teroris*. Sayang aku tidak suka kedua calon presiden disana.
Saat ini kami masih punya *kemiskinan*, masih banyak orang yang tidak seberuntung kami, masih banyak kekerasan di dunia, masih ada perang, masih ada kematian. Saat kamu besar nanti, mudah-mudahan semua ini tinggal kenangan.
Ada banyak kemajuan di bidang *teknologi* di tahun-tahun ini. *Internet* baru ada 10 tahun lamanya (iya pastinya kamu tidak bisa membayangkan kehidupan sebelum ada Internet, aku juga sama πŸ™‚ ), kemana-mana kami membawa _cellular phone_ yang pasti terlihat kuno buat kamu.
Untuk hiburan, (kamu pasti kaget) *DVD* dan *CD* masih harus dibeli! Dan ada perusahaan ini, yang kami sebut *Microsoft* yang menguasai pasar komputer dunia, yang pastinya sudah *dilarang* beroperasi di jaman kamu nanti.
Kami masih sering melihat burung liar beterbangan. *Pohon* masih berwarna hijau, *langit* masih berwarna biru, *matahari* masih satu.
Oya, dan kalo kamu bertanya-tanya, yang namanya *BLOG* baru muncul tidak lebih dari *5 tahun* yang lalu dan masih banyak orang yang tidak punya bahkan belum tahu tentang blog.
“Apa? Ah ga mungkin!”, begitu mungkin reaksimu, karena saat kamu besar nanti, mungkin memiliki BLOG sudah *diwajibkan* oleh negara dan sudah dimiliki oleh semua, tapi percayalah, saat ini baru sedikit orang yang mengenalnya.
Dan dari yang sedikit blogger itu, kami *sungguh beruntung*, berteman baik dengan banyak diantaranya.
 
Jadi itulah dia, *sepintas kehidupan* kami saat ini. Kami bersyukur masih diberi *nikmat* setiap saat, walau kadang kami tidak setiap saat mengucapkannya. Kami hidup bahagia, diantara teman-teman yang luar biasa baik dan keluarga yang luar biasa. Mudah-mudahan nanti kamu beranggapan hal yang sama terhadap kami, ayah dan ibu kamu.
_Dan saat kamu menemukan dan selesai membaca tulisan ini, telepon kami saat itu juga, karena kami rindu kamu setengah mati._