true, I have to use the word penis when I teach my son about it. My wife prefers "burung", but yes we should have proper word for it! Maybe kelpri (kelamin pria) hehe :D
Menurut kamus: zakar, kemaluan laki-laki, atau pelir. Termasuk serapan dari bahasa Jawa: kontol, yang sudah diterima sebagai lema.
Sumber: KBBI Edisi Ketiga.
Lagipula, dalam konteks si Treespotting, tidak salah juga jika kita gunakan "penis" walaupun itu diserap dari bahasa Inggris. Bahasa Belanda juga menyerap "penis" selain "piemel" milik mereka sendiri.
Anak perempuan saya dari umur 2 tahun sudah mengenal kata dan benda "penis". dia bilang chacha sama ibu sama punya vagina, kalo ayah punya penis. itu yang dia katakan waktu mandi bersama.
#1 Kalau "kontol" itu kan kesannya vulgar sekali untuk digunakan dalam bahasa 'resmi'. Lebih banyak dianggap sebagai istilah kasar oleh masyarakat Indonesia.
Sedangkan Zakar atau pelir lebih sering digunakan untuk menunjukkan 'kantung biji' (maaf) dan bukan 'batangnya' (maaf lagi)
as anon there mentioned, zakar refers to other things. the problem i found was that even PENIS isn't listed on the Indonesian dictionary. Do let me know if it's available on the newer edition of the dictionary.
wah, bukankah bahasa percakapan di indonesia paling banyak merujuk pada alat kelamin? bahkan lawakan yang dianggap lucu selalu menyerempet wilayah selangkangan. belum lagi jika mengaut bahasa daerah. kontol, pepen, titit, burung, tool, zakar... saya pernah baca, garin nugroho, kalau tak salah--maaf gak ketemu artikelnya--pernah menghitung bahwa bahasa di indonesia (yang diterima umum) paling banyak punya padanan untuk penis dibanding bahasa lain.
Pretty good subdivision. I just came across your site and loved to say that I have really enjoyed reading your opinions. Anyway I’ll be coming back and I hope you post again soon.
Leave a comment
About this Entry
This page contains a single entry by enda published on January 5, 2007 5:19 PM.
Menurut kamus: zakar, kemaluan laki-laki, atau pelir. Termasuk serapan dari bahasa Jawa: kontol, yang sudah diterima sebagai lema.
Sumber: KBBI Edisi Ketiga.
Lagipula, dalam konteks si Treespotting, tidak salah juga jika kita gunakan "penis" walaupun itu diserap dari bahasa Inggris. Bahasa Belanda juga menyerap "penis" selain "piemel" milik mereka sendiri.
berarti cuma kurang populer aja kali ya mas, perlu ada kampanye untuk mempopulerkan zakar dan pelir :D
Anak perempuan saya dari umur 2 tahun sudah mengenal kata dan benda "penis". dia bilang chacha sama ibu sama punya vagina, kalo ayah punya penis. itu yang dia katakan waktu mandi bersama.
#1 Kalau "kontol" itu kan kesannya vulgar sekali untuk digunakan dalam bahasa 'resmi'. Lebih banyak dianggap sebagai istilah kasar oleh masyarakat Indonesia.
Sedangkan Zakar atau pelir lebih sering digunakan untuk menunjukkan 'kantung biji' (maaf) dan bukan 'batangnya' (maaf lagi)
pake penis aja gak masalah, ini istilah medis yang resmi, bukan cuma istilah bahasa inggris.
Memang ada gejala sebuah kata menjadi dianggap "kampungan". Ini pernah dibahas di rubrik Bahasa! Tempo. "Kutang" misalnya dianggap kampungan dan diganti dengan "bra" -- http://www.korantempo.com/korantempo/2006/02/27/Bahasa/krn,20060227,87.id.html
"Kontol" juga termasuk dan kemungkinan lebih parah, karena dalam bahasa Jawa sendiri termasuk "kasar".
Untuk buah dan kantungnya, malah di KBBI ada istilah "buah zakar" yang punya sinomim juga "buah pelir". Ini jika kita berpegang pada KBBI. :)
Tentang alat kemaluan ini, kelihatannya menjadi persoalan di Bahasa Indonesia karena kita mudah rikuh untuk membicarakan bagian anatomi tersebut.
Bahkan menyebut orang kedua saja masih rikuh, kok: http://coretmoret.web.id/arc/2004/09/kamu-dan-kerikuhan
Hehehe...
zakar refers to the whole set. "buah zakar" refers to the scrotum and what ever in it.
zakar, pelir, konek, kontol, pipit.
as anon there mentioned, zakar refers to other things. the problem i found was that even PENIS isn't listed on the Indonesian dictionary. Do let me know if it's available on the newer edition of the dictionary.
wah, bukankah bahasa percakapan di indonesia paling banyak merujuk pada alat kelamin? bahkan lawakan yang dianggap lucu selalu menyerempet wilayah selangkangan. belum lagi jika mengaut bahasa daerah. kontol, pepen, titit, burung, tool, zakar... saya pernah baca, garin nugroho, kalau tak salah--maaf gak ketemu artikelnya--pernah menghitung bahwa bahasa di indonesia (yang diterima umum) paling banyak punya padanan untuk penis dibanding bahasa lain.
"Butuh" dulu juga berarti penis (dan arti itu masih ada dalam kamus Badudu-Zain)
Pretty good subdivision. I just came across your site and loved to say that I have really enjoyed reading your opinions. Anyway I’ll be coming back and I hope you post again soon.