Cekin Head

_Yesterday I dared to struggle. Today I dare to win. –Bernadette Devlin_
*Skinheads*, mereka yang mencukur rambutnya hingga licin, sering diasosikan dengan gerakan *Neo-Nazi* atau *Nazi Skinheads* yang mana merupakan gera’an sosial dan politikal yang mendambakan kelahiran kembali *Nazism yang rasis* dan berdasarkan pada keunggulan *ras arya*.
Gerakan Neo-Nazi ini mengidentifikasikan diri dengan kesetiaan pada *Adolf Hitler* seperti pada seruan _”Heil Hitler!”_ dan penggunaan simbol-simbol Nazi seperti *swastika*.
Kepopuleran gerakan ini di *German*, dipupuk dan digemari oleh *kaum muda kulit putih* di negara tersebut ketika mereka melihat sekeliling dan mendapati bahwa *penghidupan* mereka bertambah susah, ketika mereka harus bersaing dengan para *pendatang*.
_Racism_ memang bukan monopoli orang German, setiap gerakan *ultra-nasionalism* dan *extremism*, berdasarkan ras, agama dan kebanggaan masa lalu lainnya, semuanya, didasarkan pada *rasa takut* melihat perubahan dan *ketidakberdayaan* merespon perubahan tersebut. Apakah itu di German, di US, di Australia atau di Indonesia.
Yang menarik justru bahwa *original Skinhead* bukan berasal dari German, dan tidak membawa misi racism sama sekali. Dari halaman “Skinhead di Wikipedia”:http://en.wikipedia.org/wiki/Skinhead dapat dibaca bahwa sejarah dari munculnya _subculture_ skinheads ini dimulai di *Inggris* pada tahun *60-an*.
Gera’an skindheads original di Inggris ini adalah manifestasi identitas dari kegelisahan *anak muda kelas pekerja* di Inggris sebagai reaksi terhadap kelas anak muda lain yang berasal dari kelas yang lebih berada.
Ketika “The Mods”:http://en.wikipedia.org/wiki/Mod_lifestyle%29, subculture *kelas atas*, menandai diri mereka dengan aksi kosumerisme dan kecintaan pada musik, style dan scooters, maka “The Skinheads”:http://en.wikipedia.org/wiki/Skinhead menandai diri mereka dengan sepatu boots, jeans ketat dan.. skind heads alias kepala gundul.
Selain kepala botak dan atribut kelas pekerja lainnya, para skinheads juga terkenal karena sikapnya yang *menolak otoritas* dan *sebel pada pemerintah serta korporasi*.
Budaya skinhead meledak pada *1969* dan pada pertengahan *1970-an* melahirkan “Punk Rock”:http://en.wikipedia.org/wiki/Punk_Rock. _Generasi Punk Rock pun lahir_.
Di tahun *2005* ini sebuah gera’an yang juga berakar pada _britain working class struggle_ telah kembali *lahir* dengan atribut yang sama, kepala gundul.
*Cekinhead*, dia menamakan dirinya, *tidak muncul karena ketakutan* akan lingkungan seperti para Neo-Nazi skinhead, dan *bukan juga merupakan subculture* dan reaksi terhadap golongan anak muda kelas atas manapun.
_Dia tidak mengenal kelas, tidak mengenal lelah dan tidak takut terhadap apapun._
Cuma ada dunia di depannya dan perjuangan yang dia lakukan baru sebatas mengangkat kepala ketika tidur telungkup serta sorotan mata antusias ketika berhadapan dengan susu ibunya.

ci_cekin_head.jpg

*Cekinhead* yang satu ini tidak berseru “Heil Hitler” dan menggunakan sepatu boots. *Cekinhead* yang satu ini tidak takut berhadapan dengan dunia. Lihat *senyum ganasnya* yang penuh percaya diri menunjukkan dada.
*”Ini dadaku!”* kata sang cekinhead, *”Aku ciap menghadapi apapun”* serunya.
*”Jangan telat beri aku cucu ya, kalo tidak aku akan menangis cekeras-kerasnya”*
_Watchout the world and skinheads everywhere, *CEKINHEAD* is coming._