Giliran kamu

Giliran kamu dong yang nulis disini, jangan gue terus. πŸ™‚
Bayangin kamu jadi gue (hua ha ha ha) apa yang bakal kamu tulis di blog ini.
Tulis di komen, nanti gue masukin di postingnya blognya (nanti jadi ada dua dua dong? Di komen dan di postingnya. Ya biarin aja hehe)

*INI VERSI-NYA ERLY 14:00 on 26 March 2004*
_komentar gue adalah hheuekhekehke hi hi hi hi hi_

p(kutip). Minggu-minggu terakhir ini gue lagi senang mengikuti perkembangan Pemilu dan kampanye. Ya, memang di Bangkok ini beda rasanya dibandingkan dengan suasana yang gue mungkin rasain kalau gue di Indonesia.

Gak ada pawai massa partai yang biasa muter-muter seharian, gak ada spanduk-spanduk partai, dan katanya juga banyak tempelan pamflet foto caleg di mana-mana. Andalan gue untuk selalu catch-up dengan berita Pemilu adalah melalui internet.

Dan ternyata cukup banyak juga berita alternatif yang gue dapat di Internet, yang mungkin lebih *informatif* dibandingkan selebaran kampanye. Dari berita-berita itu sebagian gue tulis di “blog ini”:http://pemilu2004.golbogmedia.com/.

Selain itu, sebenarnya banyak juga ide lainnya di kepala gue yang pengen gue tuangin di “blog gue yang baru ini”:http://www.goblogmedia.com/. Tetapi belum sempat. Kadang gue juga baca blog-blog lainnya di GoBlogMedia seperti punya “Nita”:http://nita.goblogmedia.com/, “erly”:http://grayarea.goblogmedia.com/, dan juga “GosipKita”:http://gosipkita.goblogmedia.com/. Gue juga sempat *blogwalking* ke blog-blog lainnya dan ngasih komen yang agak-agak garink.

Sebenarnya sempet sebel juga karena kemarin teman-teman yang baca blog Nita mengira cerita tentang sabun itu true story. Padahal itu kan *fiksi*, sumpah! Hehehe? Tapi itu berarti isteri gue memang jago bikin cerita fiksi, yang rasanya real banget seperti true story. I love you “hon”:http://nita.goblgomedia.com/ !

Anyway, it?s weekend everybody. Gue masih punya beberapa jam lagi di kantor, doing some stuff, dan browsing tentunya. Tetapi yang penting besok gue *liburrr!*. Mungkin gue bakal tidur-tiduran di rumah, atau nonton dvd sama isteri, or whatever.

*Have a nice weekend!*



*VERSI AAN 14:00 on 26 March 2004*
_Iya mau ganti nih an foto di blognya, biar sambil ngasih simbol tangan peace heheheh_

p(kutip). Hari ini gue dapet kiriman tabloid dari endonesa. Istri masuk tabloid, di fitur box profil khusus dengan foto yang besar. Sementara gue hanya dipajang capture-an blognya saja. Tapi gapapa sih, toh masih ada foto gue yang di sebelah kanan itu. Untung bikin layoutnya pake foto. Kalo gak kan? nanti gimana fotonya bisa masuk tabloid?

Mungkin gue bakal bikin artikel baru lagi. Yaitu 12 keuntungan memajang foto di blog pribadi. Tunggu saja

  • opie

    ada seh bahan tulisan tapi nggak layak masuk sini.nggak pada tempatnya.peace man :>

  • Binary Thinking
    Ini kulempar batu, tapi tak kusembunyikan tanganku. Justru aku meminta tangan2 lain untuk bersama2 memegang jidat masing2 (di-review dari The Rush to Judgment: Binary Thinking in a Digital Age oleh Peter Lurie (www.ctheory.com).
    Dualisme adalah cara berpikir standar manusia. Dualisme adalah basis filsafat! Dimulai dari, misalnya, Plato yang memisahkan dunia bentuk dan dunia ide ; Bibel, sebagai alegori kebaikan dan kejahatan ; Zoroaster, mengajarkan bahwa semesta adalah hasil dari perseteruan antara Ormuzd dan Ahriman, cahaya dan kebijakan melawan kegelapan dan kejahatan di sisi lain ; Descartes dengan analisis dualisme antara pikiran dan tubuh ; kosmologi Buddha dengan yin dan yang dimana kebahagiaan tergantung pada kemampuan untuk menyeimbangkan keduanya ; Nietzche dengan konsep (artistik) Apollonian (order, reason, clarity and harmony) vs Dionysian (wild creativity, free-spirited and usually drunken play) ; Nietzche percaya hanya yang berkemauan keraslah yang dpt menyeimbangkan keduanya. Si ubermansch (nulisnya bener ga ? = superman!) itulah; Marxisme, jelas, dengan materialisme dialektiknya mengadu kelas-kelas; dll dkk dsb!
    Kemudian ada Steven Pinker (How the Mind Works, New York: Norton, 2003, p. 21) yang berkata, “Pikiran adalah sebuah sistem organ-organ komputasi yang didesain oleh seleksi alam untuk memecahkan masalah2 yang dihadapi nenek moyang kita dalam hidup mereka.” Tidak ada jiwa dalam mesin tsb. Malah, mesin tersebut menciptakan efek jiwa.
    Dualisme mungkin melekat hingga ke gen-gen kita:
    The novel feature of the structure is the manner in which the two chains are held together by the… bases…[which] are joined together in pairs, a single base from one chain being hydrogen-bonded to a single base from the other chain, so that the two lie side by side… Only specific pairs of bases can bond together. … [Since] only specific pairs of bases can be formed, it follows that if the sequence of bases on one chain is given, then the sequence on the other chain is automatically determined…. It has not escaped our notice that the specific pairing we have postulated immediately suggests a possible copying mechanism for the genetic material (James Watson and Francis Crick, A Structure for Deoxyribose Nucleic Acid, _Nature_, April 2, 1953).
    Lanjut Richard Dawkin, Seleksi alam beroperasi pada tataran gen, bukan spesies, jadi gen-gen yang berevolusi sambil menggunakan manusia sebagai alat reproduksinya, dapat dikatakan memiliki pengaruh pula pada jenis pikiran yang dihasilkan. Manusia mungkin tidak berjalan dan berpikir dualis, tapi gen pastinya demikian (Richard Dawkins, The Selfish Gene, Oxford: Oxford University Press, 1999, pp. 46-66).
    Dualism lies at the heart of life! Karna inikah, sehingga cara kita berpikir selalu dipenuhi oposisi biner? Seperti yang diilustrasikan di atas, di mana filsafat manusia berkembang melalui metode berpikir seperti ini. Apakah sifat bermusuhan, berlawanan, proses identifikasi diri dan kelompok yang menghasilkan pembagian “saya” atau “kita” versus “kamu” atau “mereka” dengan varian-varian lainnya, merupakan ‘‘takdir’’, sebagai bagian dari The Masterplan?
    Maksudnya, siapa tahu cara berpikir tak emansipatif tersebut bukanlah bentukan masyarakat, melainkan sudah secara kimiawi diwariskan bersama manusia, dan juga seluruh kehidupan semesta… Sucks ga sih.

  • Giliran kamu dong yang nulis disini, jangan gue terus. πŸ™‚
    —-
    ya gak bisa gitu dong
    ini kan blog elu nda
    :))

  • Kenapa gak nulis soal sabun itu, Bro ? Bahwa ternyata ‘kedigdayaan’ seorang blogger keliatan dari postingannya…*hhmm…apa iya ya ?*..-bingung atas komen sendiri-

  • ini coba diferjelas, yang mana yang bener. Itu fosting, tulisan si Erly atau si Enda hayo πŸ™‚

  • Aku cuma mampir saja nih. Aku tahu blog ini setelah membaca tabloid PC Plus.
    Salam kenal ya kepada abang Enda Nasution.
    NB: Aku harus panggil abang ya? Soalnya aku Sinaga nih ^_^

  • an

    eh saya udah ganti foto. ngomong2 warna bajunya sama… huhuhuhu πŸ˜€

  • Aku pengen miara janggot seperti bapak…. resepnya apaan? hehehhe….

  • roi

    posting foto aja pak…

  • Aduh itu bukan gue yang nulis posting itu… Beneran bukan gue… itu fiksi karangan enda!

  • mo copy paste, tapi dari komentnya siapa yaH?
    πŸ˜€

  • maksudnya apaan sih nda..giliran saya mana… πŸ˜€ πŸ˜›

  • an

    giliran saya… hehehe :
    “hari ini gue dapet kiriman tabloid dari endonesa. istri masuk tabloid, di fitur box profil khusus dengan foto yang besar. sementara gue hanya dipajang capture-an blognya saja. tapi gapapa sih, toh masih ada foto gue yang di sebelah kanan itu. untung bikin layoutnya pake foto. kalo gak kan… nanti gimana fotonya bisa masuk tabloid ?
    mungkin gue bakal bikin artikel baru lagi. yaitu 12 keuntungan memajang foto di blog pribadi. tunggu saja.”
    kang enda, yang artikelnya dimuat dapoat honorarium gak nih.. hehehe πŸ™‚

  • giliran gue yah..?
    pernah nggak mikir..?
    setidaknya mikir waktu mau posting..
    kira? si enda itu mikir apa yah klo dia mau posting cerita..?
    kayaknya nggak pernah bosen untuk nulis..
    bosen..?
    iya bosen..
    karena kehabisan ide..?
    karena kesibukan..?
    karena masalah? pribadi..?
    karena sibuk balesin email dari pens? (fans) tercinta..?
    atau..
    mau cerita itu untuk dirinya sendiri..
    setelah sekian lama menjadi “blogger” atau “bapaknya blogger indonesia”..
    pernah nggak bosen..?
    pernah nggak males..?
    pernah nggak mikir untuk retire.. (biar gue yg jadi “bapak blogger indonesia selanjutnya)
    huehehehe..

  • halo mas enda blog owner ok dan sangat informatif. mohon permisi numpang sebar info pemilu: http://www.angelfire.com/in4/demokratpasla/

  • Disuruh jadi garing? sayah belon siap ah kang enda hehehe. Eh btw td pagi beli tabloid PC Plus, liputan utama soal weblog, ada poto kang enda ma teh nita. Laporan selesai ^^

  • Selamat atas prestasi Weblog Pemilu2004. Rasanya lebih “pribadi” kalau diucapkan langsung kepada penggagasnya di sini.
    Saya juga menyarankan teman-teman di Groningen (NL) untuk membaca artikel di sana. Maklumlah, bagi kita yang tidak berada di Indonesia perlu informasi yang memadai tanpa harus “garing” (eh, tapi Enda sendiri dicap “garing” πŸ™‚ !).

  • *boss* ah biar gantian aja (pemalesan lo nda ngaku aja heheh)

    ah erly, ternyata pengakuan itu datang juga, dari *neenoy* lagi hihkhihkhk

    hi *siwoer*, itu fiiikssiiii jangan percaya heheh

  • Apa Nda?….itu fiksi?….walah gw udah kasih komen ke si nita..kalo si Enda ntar bulu-2nya jadi kriting semuah! Ya sukurlah kalo gitu….brarti rambut loh gak jadi kriting πŸ˜€

  • enda garing, erly ternyata lebih garing lagi… hehhehehe

  • Kehabisan ide or sibuk? hehehe

  • Minggu-minggu terakhir ini gue lagi senang mengikuti perkembangan Pemilu dan kampanye. Ya, memang di Bangkok ini beda rasanya dibandingkan dengan suasana yang gue mungkin rasain kalau gue di Indonesia.

    Gak ada pawai massa partai yang biasa muter-muter seharian, gak ada spanduk-spanduk partai, dan katanya juga banyak tempelan pamflet foto caleg di mana-mana. Andalan gue untuk selalu catch-up dengan berita Pemilu adalah melalui internet.

    Dan ternyata cukup banyak juga berita alternatif yang gue dapat di Internet, yang mungkin lebih informatif dibandingkan selebaran kampanye. Dari berita-berita itu sebagian gue tulis di blog ini.

    Selain itu, sebenarnya banyak juga ide lainnya di kepala gue yang pengen gue tuangin di blog gue yang baru ini. Tetapi belum sempat. Kadang gue juga baca blog-blog lainnya di GoBlogMedia seperti punya Nita, erly, dan juga GosipKita. Gue juga sempat blogwalking ke blog-blog lainnya dan ngasih komen yang agak-agak garink.

    Sebenarnya sempet sebel juga karena kemarin teman-teman yang baca blog Nita mengira cerita tentang sabun itu true story. Padahal itu kan fiksi, sumpah! Hehehe… Tapi itu berarti isteri gue memang jago bikin cerita fiksi, yang rasanya real banget seperti true story. I love you hon!

    Anyway, it’s weekend everybody. Gue masih punya beberapa jam lagi di kantor, doing some stuff, dan browsing tentunya. Tetapi yang penting besok gue liburrr!. Mungkin gue bakal tidur-tiduran di rumah, atau nonton dvd sama isteri, or whatever.

    Have a nice weekend!

  • *ratnaaa* itu fikssiiiii heheh

  • nulis apa ya? hmmm… mungkin rasanya mandi pake sabun “itu” πŸ˜€