Untung rugi bunuh diri

Dari artikel di slate.com dengan judul The Economics of Suicide tanggal 29 Oktober 2003, gue baru tau kalo bunuh diri bisa jadi adalah keputusan rasional.
Bunuh diri yang disingkat BUNDIR yang kalo dibalik jadi RIDNUB ini secara umum dipandang sebagai akibat dari depresi sesaat dimana kita bener-bener ngerasa down karena masalah uang, pekerjaan, cinta atau apapun. Cuma untuk sesaat itu aja, kita kepikiran untuk bunuh diri dan karenanya bunuh diri dianggap sebagai keputusan emosional.
Kalo moment itu lewat, niscaya, kita tidak akan memilih untuk bunuh diri.
NAH. Berdasarkan penelitian Dave Marcotte, seorang professor kebijakan publik di University of Maryland anggapan itu ternyata tidak 100% tepat.
Menurut data penelitiannya ada 20 percobaan bunuh diri untuk satu kali bunuh diri yang sukses. Dimana 2.9% populasi US pernah melakukan percobaan bunuh diri, 1.760 percobaan bunuh diri per hari!
Nah hasil yang mengejutkan dari penelitiannya adalah, mereka yang melakukan percobaan bunuh diri tapi GAGAL ternyata mendapatkan perbaikan hidup daripada hidup mereka sebelumnya. Penghasilan mereka bertambah dalam rata-rata sebesar 20.6% dari penghasilan sebelumnya.
Untuk kasus kelompok khusus (hard-suicide) dimana, gagalnya bunuh diri tersebut bener-bener karena faktor LUCKY, penghasilan mereka bertambah rata-rata sebesar 36.3%
Ternyata orang yang mencoba bunuh diri dan GAGAL membawa berkah penghidupan yang lebih baik daripada cuma hidup hanya dengan depresi terus menerus.
Kok bisa gitu?
Nah ini ternyata karena kalau kamu melakukan percobaan bunuh diri maka kamu jadi punya banyak akses ke banyak resources, pengobatan medis, perhatian dan cinta keluarga misalnya yang sebelum percobaan tersebut mungkin susah kamu dapat. Dan lainnya.
Sebab lain menurut gue adalah, kalo kamu melakukan percobaan bunuh diri dan GAGAL, kamu bakal punya perspektif lain terhadap hidup kamu. Katakanlah kamu bakal merasa dikasih kesempatan kedua buat bangkit lagi, kamu bakal ngerasa kamu udah pernah bener-bener ada di tingkatan paling bawah hidup kamu. Kamu udah reach rock bottom. Dan setelah itu, kamu ga bisa lebih rendah lagi, the only one way is up.
Jadi kemungkinan besar, kamu lebih bakal ngehargain hidup kamu, keluarga kamu dan segala sesuatu yang ada disekitar kamu.
Karena itu, makanya kehidupan setelah usaha bunuh diri yang GAGAL jadi lebih baik.
Karena itu pula, maka pilihan untuk bunuh diri bisa jadi sesuatu yang rasional. Karena kamu tau, kalau kamu gagal, hidup kamu akan lebih baik.
Tentu saja, kalo kamu BERHASIL, maka lain ceritanye heheheh..
Jadi lesson learned here adalah: Jika kamu, entah mengapa, memutuskan untuk bunuh diri, untuk melepaskan diri dari dunia fana yang menyakitkan ini, karena: tidak ada artinya lagi saya hidup, karena kenyataan hidup yang pahit, karena sudah tidak ada harapan lagi, karena dia tidak mencintai saya lagi, karena bermacam sebab, maka PASTIKAN bahwa bunuh diri kamu JANGAN berhasil yah! ๐Ÿ™‚
ANYWAY SODARA-SODARA ngapain mikirin bunuh diri di bulan puasa kayak gini? Gue berani taruhan bahwa orang yang berpuasa ATAU ngeblog tingkat bunuh dirinya bakal berkali lipat lebih rendah daripada mereka yang ga puasa DAN ga ngeblog.
Kenapa? Karena harapan. Mereka yg mencoba bunuh diri melakukannya karena sudah hilang harapan. Padahal kita sama-sama tahu kalo puasa kita semua sama-sama nungguin dan mengharapkan BUKA. ๐Ÿ™‚
Sedang kalo kita ngeblog maka kita sama-sama nungguin dan mengharapkan KOMEN! ๐Ÿ™‚
Maka buat mereka yang puasa ATAU ngeblog jangan kuatir, kemungkinan kamu bunuh diri, disingkat BUNDIR dan dibalik RIDNUB itu pasti ga akan kepikiran sama kamu…
Apalagi khususnya buat gue, THE MATRIX REVOLUTIONS udah turun hari ini, jadi tambah ga mungkin gue bunuh diri hehehehe..
Btw, I coined a new term today, comment whore atau dalam bhs indonesia-nya pelacur komen. Mereka yang mau melakukan apa saja untuk mendapatkan komen hekeh ekehkeheke..