surat kabar terbesar ini lagi pusing jadi bahan sasaran kritikan blogger Indonesia, gara-gara sikapnya "yg kebakaran jenggot" ketika dapet sentilan di milis.

Jay bilang "Kompas Semakin Rusak" senada dengan Eko Juniarto yang menuliskannya dalam "The Decline of Kompas".

Priyadi, menyimpulkan dengan cantik, "don't shoot the messenger" katanya. Yep, please deh bedakan antara the messenger dan the message.

Harry Sufehmi menyarankan Kompas untuk instrospeksi diri lagi tentang kaidah jurnalisme yang dianutnya dalam "Kompas vs BS", sedang Risiyanto Budi berpendapat lucu kalo "media massa nasional" minta milis, komunitas internet gratisan untuk juga harus kredibel [??] di "Tendangan milis, ciaaaaat!"

Kompas harusnya bisa lebih bijaksana dan cerdas lagi menghadapi kritik seperti ini, "tendang" Benny Chandra dalam "Cara Kompas Menghadapi Kritik"
| | Comments (4)

4 Comments

geblek said:

tendang"an lg ngetren euy :D wah gara" ikutan milis gajah tuh

Iang said:

Ada org kompas di milis gajah?

roby said:

sayah mah lebih suka shoot the messenger, don't shoot the message :D

loper said:

saya njenguk eyang di rspp aja deh :) ..

Om Pasikom dari dulu khan mbanyol ..

Leave a comment

About this Entry

This page contains a single entry by enda published on May 6, 2005 4:46 PM.

Kompas Tidak Kuat Menghadapi Kritik? was the previous entry in this blog.

Test your website with SiteScore is the next entry in this blog.

Find recent content on the main index or look in the archives to find all content.

Join My Community at MyBloglog!
 
Powered by Movable Type 4.01