CVR (Cockpit Voice Recorder) dari Adam Air yang beredar di Internet, menurut peraturan International Civil Aviation Organization’s (ICAO) Annex 13 tidak boleh beredar bebas, seperti yang ditulis oleh blogger bersangkutan.
0 TrackBacks
Listed below are links to blogs that reference this entry: Adam Air Black Box Bukan Konsumsi Publik.
TrackBack URL for this entry: http://goblogmedia.com/cgi-bin/mt40/mt-tb.cgi/126


Saya bertanya-tanya siapa yang membuat aturan itu. Jangan-jangan cuma perusahaan penerbangan?
Apakah kepentingan publik telah dilayani dengan baik oleh peraturan ini?
Annex 13..., he he, bobroknya sistem penerbangan dpt tertutupi oleh annex 13, seperti dokter lalai yg dilindungi oleh IDI. Syukur ada internet, jadi lebih hati2 milih penerbangan.
hmm, pasti ada alasan kenapa rekaman tsb gak boleh dipublikasikan secara luas...atau tidak?
Kalo baca apa yang ditulis oleh blogger yang gue link udah jelas lah, rekaman cockpit siapa yang bisa jamin pilot akan ngomong apa.
Kalo tiba-tiba di dalem dia memaki-maki pihak tertentu atau ngomong yang ga pantes atau sebab2x lain yang hanya pilot yang bisa mengerti dan disalahartikan oleh media dan publik, siapa yang mau tanggung jawab?
Btw baca hasil kesimpulan dari laporan yang juga di link di atas, kalo gue ga salah baca intinya gini: kerusakan instrumen -> ga bisa di respon dengan baik oleh pilot (ga di training dll) + tidak ada yang mengemudikan pesawat -> pesawat miring 35 derajat -> kerusakan struktur pesawat
Thanks buat informasinya mas, well....memang too much information sometimes can broke your neck, terutama kalau cuman membuat kita mencak-mencak tanpa ada apa-apa lagi yang bisa kita lakukan. Kalau alasannya adalah untuk informasi khalayak ramai apakah ada yang bisa menjamin informasi tersebut tidak jadi bias dan jadi makin memperkeruh.
tapi kayanya di USA boleh disebar-luaskan...
tidak semua hal bisa(etis) langsung menjadi konsumsi publik. Setelah mendengar rekaman tersebut saya jadi parno naik pesawat, dan saya yakin beberapa orang lainnya juga merasakan yang sama. Laporan resmi (tanpa mengurangi esensi) seperti halnya kecelakaan pernebangan pada umumnya saya rasa bisa lebih bijak.
Seperti menonton film horor, tapi aktor dan kejadiannya beneran dan dishoot live....
Rasanya salah kalau kita menghalangi beredarnya informasi untuk kepentingan publik, hanya karena publik tidak cukup pandai menyikapinya.
Jika perusahaan penerbangan tidak ingin digunjingkan oleh masa, maka itu bisa dimulai dengan memperbaiki layanannya dan menerapkan code of conduct kepada kru penerbangan. Bukan menutup-nutupi fakta, dengan alasan publik tidak siap.
Jadi berpikir untuk mengganti post di blog saya.
thanks bwat infonya