Semua laki-laki pembohong!

| | Comments (106)
liar-paradox.jpg
A man says that he is lying. Is what he says true or false? --Eubulides, 4th century BC

Abis baca judul diatas, kamu-kamu yang cewek pasti dengan semangat berkata "iya tuh!", sedang kamu-kamu yang cowok paling tersenyum simpul dengan sorot mata ga bersalah sambil bersiul-siul "duu duuu duuu duuu" :p

Hehe, tapi sebelum kamu semangat ngasih komentar setuju atau ga setuju, coba kita garuk lagi pernyataan diatas.

Ketika saya menulis: "Semua laki-laki pembohong!" maka ada sesuatu yang aneh disitu, karena:

1. Saya seorang laki-laki
2. Saya berkata semua laki-laki pembohong

Maka dari dua elemen diatas terlihat kalimat "semua laki-laki pembohong" pun adalah sebuah kebohongan karena yang mengucapkannya adalah seorang laki-laki.

Artinya, semua laki-laki pembohong itu adalah bohong = semua laki-laki bukan pembohong?

 
Paradoks diatas dikenal luas diungkap oleh seorang filsuf dan penyair Yunani bernama Epimenides yang hidup diabad 6 sebelum masehi.

Epimenides, seorang Cretan, dilaporkan berkata: The Cretans are always liars.

Karena dia sendiri seorang Cretan, dan semua orang Cretan menurut dia adalah seorang pembohong, maka pernyataan Orang cretan selalu berbohong adalah juga tidak benar.

Contoh paling sederhana lain dari paradoks yang sama adalah kalimat:

Pernyataan ini salah

Kalo pernyatan diatas benar, maka seharusnya kalimat diatas mengandung kebenaran, tetapi kalimatnya sendiri sudah berkata bahwa kalimat tersebut salah. Maka pernyataannya jadi benar atau salah?

Kalau saya berkata "Saya berbohong", maka apakah saya sedang berbohong bahwa saya bohong?

Kalo saya berkata "Jangan pedulikan kalimat ini", maka apakah saya harus peduli pada peringatan jangan pedulikan kalimat tersebut?

Kita tidak bisa 100% berkata bahwa kalimat diatas salah atau benar. Yang terjadi adalah kontradiksi, karena sebuah kalimat bisa benar sekaligus salah dan bisa salah sekaligus benar.

Kalau begitu mana yang benar? Dan mana yang salah?

Hal yang paling mengganggu dari paradoks yang dikenal dengan nama Epimenides Paradox atau Liar Paradox ini adalah karena ia menunjukkan bahwa kepercayaan yang kita pegang erat tentang mana yang benar dan mana yang salah ternyata membawa kita pada sebuah kontradiksi.

 
Tulisan This is Not the Title of This Essay mencoba menjawab bahwa masalah dari Liar Paradox adalah self-reference.

Paradoks terjadi karena kita mengambil referensi dari diri kita sendiri.

Apa yang saya katakan salah, maka pertanyaan salah ini mengambil referensi dari kalimat itu lagi.

Paradoks diatas jadi masalah besar, terutama buat para matematikawan, dimana dunia adalah 0 dan 1 dan, sebuah pernyatan harus punya nilai jelas antara True (T) atau False (F).

Kurt Gödel, di tahun 1931, menjelaskan problema self-reference diatas dalam sebuah teorema yang dikenal dengan nama Gödel's Theorem, yang mengatakan:

To every ω-consistent recursive class χ of formulae there correspond recursive class signs r, such that neither v Gen r nor Neg(v Gen r) belongs to Flg(&chi) (where v is the free variable of r)

Teorema Gödel yang terlihat persis seperti sebuah paradoks sendiri (karena sumpah saya ga ngerti apa maksudnya hehe), pada intinya berkata bahwa niscaya kamu akan bertemu dengan kontradiksi kalo kamu melakukan self-reference atau kalaupun kamu melakukan self-reference pastikan kamu tahu bahwa itu adalah self-reference:) (btw jangan percaya sama Gödel hehe)

 
Lalu buat kita yang bukan matematikawan dan bukan Gödel apa artinya Liar Paradox ini?

Ada dua artinya.

Pertama, bahwa permasalahan ini adalah masalah khas manusia karena cuma manusia yg punya consciousness, dan cuma mahluk ber-consciousness yang bisa berbohong.

Kedua, berhati-hatilah ketika ada orang atau pihak yang meng-claim memiliki kebenaran dan benar 100% sehingga semua yang lain salah. Karena sudah kita sama-sama tahu bahwa benar dan salah adalah sebuah kontradiksi

Yang penting bukan benar atau salah karenanya, yang penting adalah percaya.

Tidak penting apakah kita benar dan dia salah, yang penting adalah ketika kita percaya kita benar (percaya? hehe).

Makanya, ketika kita berhadapan dengan sesuatu cuma ada dua hal yang bisa kamu lakukan.

Percaya itu benar. Atau percaya itu salah.

Atau.

Kamu bisa lakukan apa yang saya lakukan, tersenyum simpul dengan sorot mata ga bersalah sambil bersiul-siul "duu duuu duuu duuu" :p
 

106 Comments

EwinK berkata:

Wow... Gw selalu kagum sama cara lo membangun perspektif... =D>

*)Iin berkata:

aduh enda..postingannya berat..baca sambil dg suara rame anak anak bikin ngga mudeng..ntar baca lagi ah :D..

bayu berkata:

KEREN !!!

Reza berkata:

Bagus sekali themanya, terutama Godel theorem-nya (yg saya baca bolak balik malah jadi tambah bingung). At the end of the day, akhirnya saya percaya bahwa saya sebenarnya tidak punya kepercayaan penuh atas suatu kebenaran dan/atau kesalahan.
Keep up the goodwork, tolong tambah lagi tulisan2 seperti ini.

fahmi jelek berkata:

ooo... maap agak lemot
bingung

arjuna berkata:

ini kan dibahas di supernova sama dee. Super Komputer pun akan meledak ketika ketemu paradox seperti ini, satu2nya cara adalah melompat keluar, dan memandang dari sudut yang laen, yaitu dengan bersiul2 "duu duu duu duuu duuu ..."

Jay berkata:

Saya pembohong.

pipit berkata:

Ko Ping Ho sering mempergunakan hal ini dalam ceritanya.

Jadi benar atau salah itu soal percaya ?

Btw, Enda tetap dipercaya kan ?

Sirait berkata:

yoi, incompleteness theory. kepercayaan yang bikin dia complete. :)

agusset berkata:

Pertanyaannya: Dakwaan bahwa "pria suka berbohong" itu datang dari mayoritas pendapat/penilaian pria itu sendiri atau pendapat/penilaian mayoritas wanita?

Jika pendapat/penilaian itu didominasi oleh mayoritas wanita, dan wanita ternyata tidak suka berbohong, maka sebenarnya tidak ada paradoks di dalamnya, karena tolok ukur yang digunakan adalah dari sudut pandang wanita yang tidak suka berbohong. Tetapi jika wanita=pria sama-sama suka berbohong, dan pernyataan "pria suka berbohong" diberikan oleh mayoritas wanita, maka memang terjadi paradoks kompleks atas pernyataan tersebut karena dakwaan "pria suka berbohong" ternyata diberikan oleh wanita yang ternyata juga suka berbohong.

Secara lebih luas lagi bisa dikatakan bahwa paradoks yang terjadi bukan hanya sekedar "pria suka berbohong", tetapi lebih dari itu: "manusia suka berbohong".

enda berkata:

#10. Bukan sudut pandang mas Agus masalahnya. Ketika saya yang ngomong "Semua laki-laki pembohong", dan karena saya laki-laki. Maka pernyataan semua laki-laki pembohong juga adalah kebohongan.
 
Disitu paradox-nya :)

Op berkata:

Yang atas ngerti, yang bawah lieur, sama ah kaya Mba Iin ngke balik deui..hihihi

saylow berkata:

ketika masih berada diantara dualisme benar/salah, bohong/benar perspektif menjadi sangat individual, memposisikan diri dibagian abu-abu menjadikan kompromi adalah solusi... *mabuk...

fisto berkata:

sumpah, saya gak ngerti!!!

hyoutan berkata:

Yang jelas veritaserum pun gak bisa dipercaya...

vnuz berkata:

Semua laki-laki adalah pembohong dan itu termasuk saya.

BANGGA

roby berkata:

"karena cuma manusia yg punya consciousness" -> yg bener ah, kata siapa :D kata manusia ya? yah itu mah self-reference lagi atuh hehehe....

BARRY berkata:

Kalau pria pura-pura suka berbohong bagaimana dong Enda? Faktor tambahan disini adalah "pura-pura" :D

Riyogarta berkata:

Saya tidak tahu bahwa saya tidak tahu dan saya tidak tahu ... nah kan lieur hehehe

hericz berkata:

Saya baru satu kali ini menulis kebohongan!

dua kali nding dengan tulisan barusan.

Eh, berarti 3 kali.

AARRGH!

zen berkata:

Wah, ngingetin saya pada pilm Wyatt Earp -nyambung gak ya?

waxca berkata:

Raraosan uing teh asa teu nyimpen pulpen didieu tapi pas diteangan geuning euweuh.

+ Percaya gak sih kalo gw bohong?
- Mau boong mau nggak kalo Enda yang ngomong gw percaya.
+ Boong lu ah.
- Daek nyaan.

Eika berkata:

I love lies from a handsome man.

ucok berkata:

Nda, imho, negasi dari "Semua" adalah "Ada"

Jadi pernyataan
"Semua lelaki pembohong itu adalah bohong = semua laki-laki bukan pembohong?", salah secara logika.

Yang benar : semua lelaki pembohong itu adalah bohong = ada lelaki yang pembohong.

Hence, ga ada paradoxnya ketika yg mengatakannya seorang laki2. Karena 'dia' yg berkata adalah bagian dari 'semua' dan bukan sebaliknya 'semua' menjadi bagian dari 'dia' ketika pernyataannya kemudian menjadi kontradiktif.

dendi berkata:

...subidup..subidupbidup...subidupbidup bam bam ...

aban berkata:

wah jangan-jangan sayah pembohong...

aprian berkata:

hmmm..ok...gak ngerti kang...heeuheuue.. ngeloyor pergi..

roi berkata:

liuer euy Nda

abagong berkata:

bohong lo nda!! :D

enda berkata:

#25. ya tetep paradox cok. gue bilang semua laki-laki pembohong, sedang gue laki-laki, berarti pernyataan gue bahwa "semua laki-laki pembohong" juga bohong.


paradoxnya disitu.


tapi artinya apa, memang ada bbrp kemungkinan. mungkin ada laki-laki pembohong, mungkin juga laki-laki sama sekali bukan pembohong.

Eika berkata:

Another paradox, cukup terkenal malah:
Tuhan Maha Perkasa dan Tuhan Maha Pencipta. Apakah ada kalanya ketika Tuhan menciptakan batu maha besar sehingga Ia tidak kuat untuk mengangkatnya?

I'm lying :D

Hendra berkata:

Menurut saya, "paradoks" yang kemukakan dan #32 adalah bukan paradoks, melainkan kontradiksi atau logical fallacy. A logical predicate is not equal to its negation, sampai kapan pun juga =D

Hendra berkata:

#6, seharusnya Dee baca teori mengenai normal form =D

Ajeng berkata:

So that's mean nggak ada wanita yang pembohong yah ? alhamdulillah Semua lelaki pembohong ... kalau bohong demi kebaikan bolehkan ? tapi sejauh mana yah duh suami saya juga laki-laki nih :(

andriansah berkata:

tetep quote dari italian job
" I trust everyone, it's the devil inside them i don't trust"

Jadi yang penting orang percaya sama yang kita omongin, masalah bohong atau tidak tinggal insting dan pengetahuan kita yang menentukan.

Irwin berkata:

AND Logic
True and True = True
False and False = False

OR Logic
False or False = False

XOR Logic
False xor False = True
:))

maskoen berkata:

alkisah.
Raja lalim mau ngetes bahwasannya seseorang itu pembohong atau tidak.
maka digerbang masuk kerajaan dipasang tiang gantungan, dan bila yang bohong digantung.
Begitu juga Nasruddin, tokoh sufi kenamaan, tak luput dari keadaan itu.
Ditanya sama yang njaga gantungan. (dlm bhs gaul)
"Ngapain Lu?"
" Gua mau digantung"
Nah lo, yang gantung kan jadi bingung, digantung jadi kebenaran, ngga digantung jadilah suatu kebohongan.

snydez berkata:

arrhghghg!
rekursif!

paling gak bisa deh..

bayufa berkata:

Kalau yang ini bukan paradoks tapi kepastian..

sebohong-bohongnya lelaki lebih bohong yang terbohong..

heheheh ga jelas
gubraaggg

aseuh berkata:

Seorang wanita ngomong ama gw : "Alaaah, semua laki laki itu BUAYA".
Otomatis gw marah ama dia, lalu gw ngomong : "O.K. kalau semua laki laki itu buaya, trus semua perempuan?".
Eh itu cewek ngomong : "LUBANG BUAYA:D".
Sci llo smuanaya.

wongiseng berkata:

Anggap saja yang ngomong mbak Endah Nasution he..he..he...

wongiseng berkata:

Baru inget, btw ini pengantar yang bagus untuk kuliah matematika diskrit I :).

aRdho berkata:

walah.. berat pol polan..

Jauhari berkata:

Saya udah makan, ama BAKSO lagi.

Saya pembohong? saya juga Pembenar, saya tau ah.....

gombang berkata:

Hehehe. Membaca ini gua jadi pengen menyelesaikan esai gua tentang logika.

nurul berkata:

baca judulnya mah asa gampang..tp baca tulisannya asa bingung..apa krn gw sekarang jadi ibu menyusui malah jadi belet ya? :)

be bob berkata:

KEBANYAKAN NGOMONG AHH GAK ADA TUJUANYA SEMUANYA PADA DIBOHONGIN!!

ismunir berkata:

Mas Enda,
Semua laki-laki pembohong!, itu judul tulisan atau pernyataan mas Enda sih?
Kalau judul tulisan maka tidak ada yang paradoks, sedangkan kalau itu pernyataan mas Enda tentu itu paradoks.

Saya koq tidak sependapat bila benar dan salah dikalah-pentingkan oleh percaya dan tidak percaya, karena percaya dan tidak percaya itu bersifat subyektif dan tidak ada yang mutlak, sedangkan benar atau salah itu bersifat obyektif karena tidak tergantung dengan pikiran dan pengetahuan kita. Tetapi memang kita manusia ini tidak bisa mengklaim telah mencapai benar tsb secara mutlak, sebab sifat manusia adalah tidak mutlak, sehingga perjalanan hidup manusia ini adalah dalam rangka mencari dan mendekati kebenaran. Tetapi boleh kita mengklaim benar, karena itu adalah capaian tertinggi hidup kita pada saat sekarang ini, tapi hal itu boleh jadi berubah sampai kita akhirnya mati.
Titik kematian itulah merupakan capaian kebenaran tertinggi seorang.
Bagaimana kita menguji kebenaran itu bahwa itu bukan kepercayaan kita tetapi sebuah kebenaran ? Kita bisa menggunakan resep Dr. Nurcholis Madjid, bahwa kalau kita merasa benar maka berdo'alah untuk mati saat itu juga, karena dengan titik kematian itulah pencapaian tertinggi kebenaran oleh manusia.

enda berkata:

#49 mas ismunir, bagaimanakah caranya menguji kebenaran resep cak nur diatas?

Yoga berkata:

Pak Ismunir, saya ingin mengajukan 2 buah pertanyaan kepada bapak. Apakah tulisan yang bapak tulis diatas adalah benar ? Jikalau bapak menganggap tulisan yang bapak tulis adalah benar, beranikah/dapatkah bapak menguji kebenarannya ? Saya yakin Anda tidak akan pernah dapat membuktikan kebenaran teori tersebut, karena tidak ada seorangpun yang pernah dapat kembali dari kematian !! Salam.

serenity berkata:

Nda, lawan katanya bohong itu kan bukan benar, tetapi jujur. Jadi kalau gue bilang "Gue ngga bisa bohong", bukan berarti semua yang gue omongin itu benar, tapi paling tidak apa yang gue omongin itu jujur...tanpa yakin bahwa itu benar atau salah he he he :D
grinning broadly

iebud berkata:

kalo bohong disalahin, kalo jujur juga tetep masih disalahin, dimana akal sehat dan logikanya? apakah sayah harus diam dengan kemunafikan?

hehe

Yoga berkata:

People tend to be affraid of something they don't understand (like "life after death"), unfortunately some people are EXPLOITING it to achieve whatever purpose they may have, like the one they did to all those suicide bombers. Do you affraid of "the life after death" ? Because if you do, I can turn you into zombie right now.

yahya berkata:

Keluar dari tema paradoks, sedikit tips buat yg berhubungan para lelaki.

Misal ada 2 tipe laki-2:
a. Laki-2 Pembohong
b. Laki-2 Jujur

Jadi Negasi nya adalah:
~a. Laki-2 Jujur
~b. Laki-2 Pembohong

(negasi p->q adalah p->~q)

Tidak masalah apakah semua laki-2 itu jujur atau semua laki-2 itu pembohong. Yg penting adalah mengerti teknik bertanya yang tepat. Jadi kalau anda bertanya pada seorang lelaki bertanyalah : "Kalau kamu jadi negasimu, apa jawabanmu? "
dan Yg perlu anda lakukan adalah mengambil negasi dari jawaban lelaki tsb.

Penjelasan :
- Kalau dia lelaki pembohong maka dia akan memikirkan jawaban yg jujur, namun dia pembohong maka dia akan menjawab yg berlawanan dengan jawaban jujur tsb.
- Sedangkan kalau dia lelaki jujur, maka dia akan memikirkan jawaban bohong. Nah berhubung dia jujur dia utarakan jawaban bohong tadi.

Kemudian anda lakukan adalah tidak mempercayai jawabannya. Jawaban yg benar adalah negasi dari jawaban lelaki tersebut.

Meskipun begitu.... teteeep aja ya konklusinya kita tidak mempercayai perkataan lelaki .... :P

kuda berkata:

hehe. argumen yang potensial rasional.

btw bos enda, saya ada jadwal ke bangkok loh tgl 25 feb-02 mar. siapa tau bisa diunjuk2 jalan di bangkok sana...huhu. bisa ktemu dedengkot blog, asik juga!

hope to cya!
please text to +6281932099596 [saya ndak tau nomor anda]

hady berkata:

Mas Enda...

"Tidak semua laki-laki" he..he (sambil dinyanyiin).

Lam kenal ya.

wEnnY berkata:

maz enda jujur sejujur2jujurnya aku ga nerti :)

wenny berkata:

hai gw di kata orang Virgin tu harus dijaga, itu si kata cowok gw, kok! kenapa Cowok gw suka ml ama gw,tapi ga apa karena enaksi and gw jadi mau nyobain yang lain

wenny berkata:

hai gw di kata orang Virgin tu harus dijaga, itu si kata cowok gw, kok! kenapa Cowok gw suka ml ama gw,tapi ga apa karena enaksi and gw jadi mau nyobain yang lain ?.........

hotma berkata:

ha ha ha... Bang Enda bs ajah!

rendy berkata:

yang bohong, ngacung!

rendy berkata:

yang bohong, ngacung!

AP berkata:

Only God can judge me. Are you God ?

kue donat berkata:

ini ada unknown data bang enda, jika data-data dianggap benar maka kita bisa tarik kesimpulan
Yang dimaksud bang enda semua laki-laki pembohong maksudnya yang pernyataan A atau B
Pernyataan A
1. Saya,Enda, Laki-laki
2. Semua Laki-laki pembohong
kesimpulan maka kesimpulan ada laki2 yang pembohong
Pernyataan B
1. Semua Laki-laki pembohong,
tak ada data penunjang lain , ya kesimpulannya Semua Laki-Laki pembohong

dalam matematika, data yang tidak diketahui tidak boleh dikira-kira,
ditebak, bahkan diasumsi.
kecuai design bendungan di teknik sipil yang dari awal sampe akhir asumsi semua :)

jadi teringat soal test masuk itb tahun 1970 an
2 + 2 adalah
jika jawab 4 mungkin salah, karena 'adalah' tidak sama dengan '='
jika jawab tidak tahu, mungkin salah ,masak soal kayak gini tidak tahu

Btw , Semua Laki-laki pembohong apa tidak salah tuh kalimatnya, Semua = Jamak, Laki-laki itu udah 2 kata harusnya jamak juga,
Mustinya Semua Lelaki Pembohong.
Emang benar paradoks nih
top banget enda

Bunyamin Najmi berkata:

Berarti tulisan ini bohong karena di tulis oleh laki-laki dan comment ini juga bohong karena yang nulis juga laki-laki.

gebyar berkata:

Kalau saya sich
tersenyum simpul dengan sorot mata tidak bersalah sambil bersiul "duu duu duu duu" ...
Salam

Frandy berkata:

Anda juga bohong lagi !

chite berkata:

suiiisss deh nda.....
gw gak ngerti!! jadi inti-ny laki-laki itu pembohong gak sih???

albert berkata:

wah bahasannya bang enda ini berat banget yah.. kalo diliat2 mirip2 sama matematika logika gitu yah.. anyway met kenal bang..

Ida Syafyan berkata:

terus terang saya gak ngerti banyak soal sifat boongnya laki2... tapi dari saya masih imut, sifat boongnya laki2 masih tetap berkumandang tuh sampai sekarang.., kenapa ya? berarti bener kali laki2 pembohong. (Mengedepankan azas praduga tak bersalah)

Hermawan berkata:

"Semua laki-laki pembohong !!!!"
Makanya dari dulu saya engga suka laki-laki he..he..:)

wahidin berkata:

tul........
laki laki memang pada pembohong semua satupun tidak ada yang betul,aku sangat mendukung bang nasution bahhhhhhhhh.dari medan

Arbie berkata:

...tapi kadang2 saya suka dan pengen diboongin loh

ikan bawal berkata:

Sebenarnya arti kata "bohong" itu apa ya?

Bohong = tidak jujur? (yep)
Bohong = menyembunyikan kebenaran?
Bohong = menyembunyikan kejujuran?
Bohong = dusta?
Bohong = tertutup?
Bohong = tidak sesuai kenyataan?

Kayaknya sih yang terakhir ini yang paling tepat. Bohong = tidak sesuai kenyataan.

andrias ekoyuono berkata:

Semua laki-laki bohong ? malah makin bingung bacanya nih, heheheh..
Yang jelas semua lelaki itu brengsek, makanya saya gak mau pacaran ama lelaki, heheheh

andri
lelaki juga :-)

Mx gUrLz berkata:

nonono baby nonono don't lie
jujurlah padaku
bila kau tak lagi cinta....
kejujuran hati yang tak mungkin dapat ku pungkiri.......

teple berkata:

idih ngomongin lakiii..

basbang berkata:

Kita tidak bisa 100% berkata bahwa kalimat diatas salah atau benar.

--> kenapa ga 68 % ?
ah..basbang deh ih...

muma berkata:

aduh help me me problem so big. saya jadi orang yang dibenci oleh suami dan keluarganya, karena saya pakai narkoba dan efeknya pd tubuh terjd setelah sy nikah.pdhal saya dulu punya bnyk teman &disayang, sekarang all people hate me even my husband. im'so desperate, suami n keluarga mau depak aku dr rumah mrk, malu2in keluarga ktnya. saya juga suka lost memory.otak saya rusak.help me.im hopeless. saya butuh komunitas yang baik. my husband want to divorce me.padahal aku cinta dia setengah mati.

zark berkata:

ini sama aja dengan pertanyaan: jujuran mana orang gila sama orang waras, klo ada yang jawab jujuran orang gila berarti di bohong kalo ada yang bilang jujuran orang waras berarti dia bohong juga tuh, hahahaha gelap ah, binguuuuunnngg

iin berkata:

Gw baru tahu ternyata smua laki2 pembohong ada teorinya, dan terus terang bingung bacanya...

winy berkata:

cretan itu maksudnya penduduk pulau kreta kan? ---> ga penting amat sih komennya. saya pernah coba mengajukan hal ini di kuliah filsafat di kampus, sayangnya ko ga ada yg minat menanggapi. masalahnya, filsafat barat kan dimulai dari ragu2, bukan percaya...

fidel berkata:

setuju ...
cowo ga pernah bohong..
hahha...

hitmansystem berkata:

Hai, belajar bersama menumpas kejombloan yuk!

bany berkata:

setuju banget, soalnya kalo gak ngebohong badan meriang rasanya. Lagian wanita-wanita juga suka banget kalo dibohongi, tul gak ....

oón berkata:

loh jeng enda kok dipanggil mas?
boóng pasti lu ndro!

tia berkata:

yang penting sih percaya atau ngak, kalau gak bohong tapi tetep gak dipercaya, tetep aja dianggap bohong. ya jangan terlalu percaya aja.... berhati-hati kan gak salah...yang untung kita sendiri juga.

ryanti berkata:

Baca judulnya aku tertarik, tapi setelah baca uraiannya aku malah bingung. BTW aku suka blognya kang Enda

cHink berkata:

"bohong itu boleh asal demi kebaikan" benarkah ?

gaban berkata:

karena gw tahu betul bahwa laki-laki itu pembohong, penipu, buaya.. maka gw gak pernah dan gak akan pernah ngeceng laki-laki

bobotoh berkata:

fakta?
pendapat?
asumsi?
ato apa...

dan siapa yg mengatakanya?
laki-laki / wanita,

coba ada yg bukan laki-laki dan bukan wanita juga yg bilang na heuheu

gimana kalo diganti jadi "semua manusia pembohong?"

lieur ah
Hidup Persib!

chadijah ibrahim berkata:

memang semua lelaki itu pembohong, karena saya adalah korban lelaki pembohong, anehnya saya wanita tetap bertahan walau dibohongi, apa rahasia laki-laki itu walau bulak balik membohongi wanita tapi tetap dikejar wanita...

Jim Geovedi berkata:

pria itu penipu. makanya, saya lebih suka wanita.

DEFAN berkata:

Gw salah seorang yg setuju klo semua laki2 itu pembohong.Contohnya pacar gw,yg memulai kebohongan mengenai stusnya sbg seorang ****.Tp justru karena kebohongannya itu gw masih bertahan sampai sekarang.dan mau nerima dia apa adanya.Dan seperti yang loe bilang tadi kuncinya PERCAYA.

eel berkata:

Saya percaya..... :)

herry berkata:

pembohong? iya kali!

iyuz berkata:

kalo di China ada Ying-Yang. Di Alqur`an: Alloh menciptkan siang n malam, laki-laki n perempuan...dst. n masih banyak lagi kayanya dlm dunia filsafat.Semua ada kontranya tapi yang kontradiksi akhirnya juga satu. MAKA YANG ADA HANYALAH YANG ESA, begitu?

sitaBS berkata:

jadi inget pengantar logika. apakah pernyataan di bawah ini benar:Tuhan Maha Kuasa,&saking Kuasanya Dia mampu menciptakan batu yang sangat besar sekali hingga Dia sendiri tidak Kuasa untuk mengangkatnya. pertanyaannya kemudian, kalo begitu apakah Tuhan benar-benar Maha Kuasa?

Acho berkata:

Sama halnya kenapa Allah ngga "punya" anak, padahal dia maha "punya" segalanya, mungkin karena dia "punya" hak untuk TIDAK punya anak..

shendy berkata:

kang mas Enda...
cowo saya ga suka boong...

bagus berkata:

gua laki-laki, oh gitu ya
kalo laki-laki tuh pembohong, jadi setelah baca artikel ini, gua mulai blajar berani bohong!!!
gua jadi selama ini bukan laki-laki sejatti ya????

tantan berkata:

nice! bikin saya bolak-balik bacanya. Justru laki2 itu jujur dihadapan wanita, hehehe... wanita yang sering bohong

Ines berkata:

ada perkataan semua laki laki pembohong,karena ada sebagian wanita lebih suka dibohongi dari pada ada pernyataan tidak bohong,ada sebagian wanita tidak suka laki laki pembohong,tapi pernyataan laki laki tetap pembohohong,dan sebagian wanita tidak peduli laki laki pembohong atau tidak pembohong,karena sebagian ini juga wanita pembohong dan bukan pembohong.......

sukses buat penulis....,aku suka banget bukunya.

hary berkata:

kalo laki laki mau mengakui memang laki laki banyak bohongnya.meskipun saya sendiri sebagai laki laki pula,tapi saya selalu berusaha untuk tidak melakukan sifat itu.semoga masih banyak laki laki jujur di dunia ini amiiin.

realseekr realtytrac

Leave a comment

Twitter Updates


    About this Entry

    This page contains a single entry by enda published on February 17, 2006 2:32 PM.

    Hikikomori was the previous entry in this blog.

    Takdir is the next entry in this blog.

    Find recent content on the main index or look in the archives to find all content.

    Barack Obama Logo

    Join My Community at MyBloglog!

    View blog authority

    Powered by Movable Type 4.01