Perjalanan Menghadiri #CES2017

CES 2017

Sejak dari akhir tahun 2016 perjalanan ke CES 2017 di Las Vegas di Januari ini sudah jadi perjalanan yang gue tunggu-tunggu. Ke CES 2016 sebenernya sudah diundang juga, tapi akhirnya batal berangkat karena jadwalnya ga pas. Untungnya tahun ini diundang lagi dan pas di saat CES berulang tahun yang ke 50, jadi gue udah siap-siap lumayan jauh-jauh hari untuk menyelesaikan semau urusan registrasi di situsnya CES, kredensial, tiket, hotel dan lainnya. Visa Amerika masih berlaku jadi ga usah apply lagi jadi tinggal berangkat.

Kalau di sini ditanya, “Mau kemana sih?” dan jawabannya mau ke CES biasanya ada yang langsung ngeh, ada juga yang masih bingung apaan si CES ini.

CES ini adalah Consumer Electronic Show, sebuah pameran tahunan barang konsumen teknologi (annual trade show), jadi memang barang-barang elektronik yang kita gunakan sehari-hari. Di tahun 2017 ini adalah CES yang ke 50, CES pertama dilakukan di New York City di tahun 1967.

CES dimiliki dan dijalankan program dan kegiatannya oleh Consumer Technology Association (CTA) sebuah asosiasi industri konsumen elektronik yang berkedudukan di Virginia, Amerika Serikat.

Dengan makin global-nya market untuk konsumen elektronik, selain melakukan kegiatan seperti pameran, riset pasar dan lainnya di Amerika dan di Eropa, mulai tahun 2015 CES juga mengorganisir CES Asia yang selalu dilakukan di Shanghai.

Internasionalisasi CES ini juga terlihat dari berbagai perusahaan yang terlibat di pameran. Kalau perusahaan-perusahaan global tentunya lah ya, tapi kali ini banyak perusahan startup dari Eropa, Eropa Timur dan juga Asia berpartisipasi.

Undangan media international juga bertambah dari tahun ke tahun, sehingga di CES 2017 ini lebih dari 100 jurnalis dan 6500 media, blogger dan vlogger dari berbagai negara diundang untuk hadir, termasuk gue salah satunya dari Indonesia hehe.

The trip begin!
Makin dekat ke jadwal perjalanan CES 2017 dari tanggal 2 Jan sampai 11 Jan, mulai deh gue mulai banyak baca-baca lagi tentang CES dari websitenya http://www.ces.tech/ dan juga download mobile app-nya CES 2017 (Android & iOS)

CES 2107 Mobile Apps

Makin bingung dan makin ga kebayang juga bakal gimana nanti si CES ini jadinya, karena seolah-olah semua perusahaan, organisasi, bisnis, startup di bidang konsumen elektronik bakal ada di sana.

Selain pameran, beberapa keynotes, supersessions, pameran khusus startup aja yang disebut Eureka Park Marketplace, C Space Storyteller Sessions, berbagai Press Conference dan banyak lagi.

Dari jenis pameran atau industrinya juga di tahun 2017 ini mulai ada kategori khusus untuk Sleep Tech, Smart Energy, Baby Tech, Beauty Tech menambah kategori Sport Tech yang sebelumnya sudah ada.

Ada Digital Money Forum, Cybersecurity Forum, Digital Health Summit, belum lagi Self-Driving Technology, eCommerce Solutions yang tambah bikin gue ngerasa overwhelmed.

Produk-produknya sendiri dari 3D Printing sampai Augmented &Ā Virtual Reality hadir. Dari Drone sampai Robotics dan Smart Home ke Wearables ada semua heuheuheue.

Ga heran memang kalau CES ini dari tahun ke tahun jadi tempat bersejarah di mana masing-masing perusahaan meluncurkan produk-produk inovatif yang kemudian mewarnai kehidupan kita sampai sekarang.

Dari peluncuran VCR (1970), Laserdisc Player (1974) sampai ke Blu-ray DVD sama HDTV DVR di tahun 2003.

Sebelum nyampe di Hari-H-nya lewat CES App kita udah bisa nandain diskusi panel, keynotes atau press conference mana aja yang kita mau datangin, atau booth-booth pameran siapa aja yang menurut kita menarik untuk dilihat, jadi menghabiskan waktu berjam-jam lah gue di app-nya mulai nandain apa aja yang pengen gue liat.

Daaan walau akhirnya gue sedikit menyerah untuk membuat rencana (udah deh apa aja nanti yang bisa dilihat di sana nanti sekalian diliat heuheuehu) akhirnya waktu tanggal berangkat jadi gue seneng juga, nyampe bandara dianterin sama Nita dan Gaga, sempet mampir di Manila dulu nunggu beberapa jam dan kemudian long flight mendarat di Los Angeles (LAX).

Ketemu lagi LAX! Huheueheue, dan walau agak was was sebel kalau kena secondary inspection kalau masuk Amerika, tapi kali ini ternyata aman dan lancar, lolos masuk US walau ada President Elect baru yang katanya ga ramah sama orang asing XD.

Dari LAX, nunggu beberapa jam lagi untuk penerbangan domestik ke Las Vegas. Las Vegas Baby! šŸ˜€

Bersambung ke posting berikutnya, “Hadir di Las Vegas untuk #CES2017

Why Instagram add Instagram Stories

Instagram Stories will eventually be Snapchat for the masses. Easier to understand and your social network is already there. 

Vine already become irrelevant because Instagram Video, will Snapchat be too? 

Why Instagram do this? No. of post photos and more user interactions. While now average Instagram user probably post 1-2 photos daily, Stories encouraged users to post more without worrying what their followers think.

More Posts -> More Interactions -> More Time Spent on App -> More Money

However I still don’t get this whole “ephemeral” thing (your Instagram Stories posts will only last for 24hrs) why not give an option to make it permanent and post it to public?  ???