Musim Dingin Hari-hari hujan lagi

Musim Dingin
Hari-hari hujan lagi di kota ini dinginkan hatiku,
air banjir sapukan jiwaku terhempas-hempas,
terbentur-bentur dinding-dinding saluran air kotor,
sebelah menyebelah dengan prajurit kayu diatas perahu kertas.
Pria abu-abu tadi pagi datang,
berikan lagi bertruk-truk kemalasan,
berupa sampah-sampah basah dipinggir rumahku,
baunya sudah disini, tercium di seluruh rumah,
terhirup oleh badanku.
Pagi-pagi dingin lagi,
sentuh bagian dalam hidungku yang kaku,
tidurkan aku lagi dalam selimut kehangatan,
tidur-diam dan bermimpi-mimpi lagi,
main-main dengan nafsuku,
terikat tali di kaki dan tanganku,
terlentang dalam sumpahku dan serapahku.
Keinginan untuk tidak berbuat apa-apa,
datang lagi dan datang lagi,
membuatku ingin lagi dan ingin lagi,
membayangkan bola dunia ini bergerak ke dalam dirinya,
makin sempit dan makin sempitku.
Dan di sebelahku bergerakan jiwa-jiwaku yang lain,
dari badan kembarku yang lain, bergerak cepat tak terlihat,
dan lambat-lambat berirama, gelitik badan kelu ini,
yang membeku-beku, dan tenggelam di danau es-ku.
Dan bila aku rindukan malam lebih dari siangku,
terbang bersama badan ini, tubuh-demi-tubuh menghirupnya,
seorang diri, kehilangan matahari hitamku dan bulan kuningku,
dibasahi air hujan tangisku pagi hari dan jiwa salah pendianganku,
terkunci rapat dalam rumah pembenaranku,
maka aku tahu musim dingin jiwaku sudah datang lagi mengambil nyawaku.

e.s. nasution. 28 marets 1998

Abu-abu Jakarta abu-abu.. pagi2x udah

Abu-abu
Jakarta abu-abu.. pagi2x udah ujan.. walo gue suka ujan.. tetep aja gue rasa ujan di pagi hari adalah sebuah tragedi.. Seharian ini bakal mendung kayaknya.. abu-abu banget.. harinya dan guenya juga.
What a great thing to start a day!
Musim dingin gue udah datang.