keperawanan

Detik.com heboh ngeberitain survei keperawanan di Yogyakarta, kali ini akhirnya laporan surveinya dipasang di detik.com.
Yang heboh diomongin terus-terusan adalah karena menurut hasil survei itu yang dilakukan pada 1660 mahasiswi di Yogyakarta, 97,05 sudah tidak perawan lagi.
Kata gue: Orang Indonesia paling jago emang ngurusin masalah orang lain. Sibuukkkk! ngurusin orang lain masih perawan atau ga. Perawan atau ga tuh, asli kata gue urusan pribadi masing-masing. Udah pada gede kan, udah bisa milih sendiri mana yang dianggap bener dan mana yang nggak. Mendingan ngurusin yang lebih penting deh, daripada sibuk nanyain ORANG LAIN, “eh kamu masih perawan ga?”
Masyarakat rasanya bisa jauh lebih baik tanpa mereka (Lembaga Studi Cinta dan Kemanusiaan serta Pusat Pelatihan Bisnis dan Humaniora) yang sibuk bermain jadi polisi-polisi moral, yang gerah kalo orang lain ga se-sok-suci-nya kayak diri mereka sendiri.

5 thoughts on “keperawanan”

  1. koq !!! pake indicator keperawanan yah sebagai indicator sex bebas.
    kenapa gak pake indikator keperjakaan aja. karna laki2 kan selaku executor.

    nilai keperawanan menurut saya adalah suatu nilai yg mojokin pihak hawa.
    daripada mempermasalahkan hal keperawanan.
    mending lakukan penyuluhan ke kaum muda agar mereka sadar akan soal sex

    bener bgt teman2, manusia gak usah jadi polisi moral lah.
    soalnya belum tentu kalian juga benar2 bersih soal moral.
    itu urusan org bersangkutan dengan di atas

  2. bukan masalah dosa sendiri2 ,kamu akan tau seandainya sex dibiarkan bebas akan terjadi seperti di thailand ,timbul penyakit aids.terus mamfus

  3. sutralah… dosa tanggung sendiri-sendiri. selama masih mikirin dosa, pasti masih perawan. kalo nggak mikirin berarti udah nggak. lagian tingkat keperawanan itu sampai mana sih? apa harus nungguin ada yang “berdarah” dulu? bukannya ciuman atau pegangan tangan juga udah nunjukkin ketidak perawanan? so… urusin aja diri masing-masing.

  4. wajarlah terkejut & heboh..baru pada tahu seh (kemana aja ye kemarin2), padahal itu udah lama2 kayak gitu. Coba suruh survey ke bdg ato jkt. Sekalian survey yg make “obat”. Lebih heboh lagi kali…tapi mayan daripada baca berita sidang MPR..bullshit semua isinya…

Comments are closed.