November 2004 Archives

Lari dari kenyataan

| | Comments (36)
human were born to run
Someday girl I don’t know when we’re gonna get to that place

Where we really want to go
and we’ll walk in the sun
But till then tramps like us
baby we were born to run
— “Born to run”, Bruce Springsteen
 

Dua minggu lalu, seperti yang diberitakan oleh New York Times dan media lain, dua peneliti di US, Dr. Dennis M. Bramble (University of Utah) dan Dr. Daniel E. Lieberman (Harvard) melaporkan bahwa manusia modern, seperti gue, kamu dan kita ini dibedakan (atau terbedakan) dari species lainnya terutama karena kemampuan kita untuk… berlari.

We were born to run, dan bukan saja born to run tapi kemampuan to run itu sendiri yang memungkinkan kita seperti kita sekarang ini.

Menurut mereka, dari hasil analisa fosil ditemukan bahwa dimulai dari sekitar 2 juta tahun yg lalu, mulai muncul kemampuan pada genus HOMO untuk berlari.

DAN rupanya, kemampuan untuk berlari ini PENTING (dan baru disadari), karena ketika kita bisa berlari maka nenek moyang kita dulu (yg sudah pasti orang pelaut) bisa berburu dan mencari makan dalam radius yang lebih luas, dan kemudian membawa makanan lebih banyak serta ber-protein tinggi yang membuat otak kita berkembang lebih besar.

Langkah proses evolusinya kurang lebih seperti ini:

Kemampuan berlari >> Makanan berprotein tinggi >> Otak lebih besar >> Bisa ngeblog. (hehe)

Menurut kedua peneliti tadi, dimulai dari 2 juta tahun lalu itu, keluarga genus Homo (Sakti dan Nino contohnya), dimulai dari Homo erectus bisa berlari dan berbeda secara anatomi karena dilengkapi oleh:

  • Kaki yang panjang dan ramping
  • Tangan yang lebih pendek
  • Ruang rusuk yang lebih sempit
  • Tengkorak (yg rupanya) dilengkapi dengan fitur anti overheating :)
  • Otot leher, yg menstabilkan tengkorak waktu berlari; dan
  • Gluteus maximus = otot pantat! untuk kentut (hehe), eh maksudnya untuk menstabilkan tubuh saat kita condong kedepan untuk berlari.

Kamu boleh percaya boleh ga. Boleh meragukan boleh ga. Tapi hal yang membuat gue yakin terhadap hasil penelitian tersebut justru bukan hal yang disebutkan diatas.

Setelah dipikir-pikir lagi, ternyata, we ARE born to run.

Kita, manusia modern, menghabiskan hidup kita dalam keadaan berlari.

Lari dari keluarga, lari dari teman-teman, lari dari lingkungan, lari dari janji, lari dari tagihan.

Lari ke film terbaru yang baru diputer di bioskop, lari ke album U2 yang baru keluar, lari ke game Half Life 2 yang baru dirilis, lari menuju gaji yang lebih besar, lari ke mobil yang lebih bagus, lari ke henpon model terbaru. Lari dan lari.

Kita, manusia modern, either menghabiskan waktu “lari dari” atau “lari menuju ke”.

Sedikit waktu kita sisakan untuk “berjalan” dan menikmati pemandangan sekitar dan banyak waktu kita habiskan untuk berlari dari sesuatu atau menuju suatu tempat.

Kita ingin pergi atau sampai dan berada ditempat lain secepatnya.

Dan we can’t help it, buktinya temuan dua peneliti diatas.

Dalam proses evolusi secara anatomi, kita survive, berketurunan dan menjadi species dominan karena kita berlari.

Dan liat diri kita sekarang.

Dalam kehidupan, proses evolusi berlari itu juga terjadi. Cuma yang berlari yang akan survive, berketurunan dan menjadi species dominan.

Karena yang lain akan ketinggalan, dibelakang.

Terutama kamu, yang hobi larinya sejenis dengan jenis lari favorit gue.

Lari dari kenyataan.
 
 

Third anniversary is leather
Seperti yang udah Nita posting, hari ini adalah ulang tahun ke tiga pernikahan kita.

Udah banyak yang kita lewati sama-sama dan semoga begitu terus.

Kamu udah jadi temen yang luar biasa dan (pastinya) istri paling keren di dunia. :)

Makasih udah bareng gue ya hon. I love u everyday and everyway.

Tahun depan, insya Allah, ga bakal cuma kita berdua lagi.

Sekaligus juga, mengingat Idul Fitri 1425H yang beberapa hari lagi (mudah2xan Sabtu di Bangkok hehe). Gue mohon dimaafkan bila pernah ada tulisan gue, komen gue, email gue yg bikin ga enak.

Semoga dengan ada permaafan yang periodik ini, maka kesalahan gue tidaklah terakumulasi tapi dicicil dikit-dikit dimaafkan, jadi nanggungnya ga begitu berat. :)

Udah ada yang dapet THR, ada yang mudik, ada yang pulang, ada yang libur. Sayangnya tahun ini untuk ketiga kalinya kita ga lebaran bareng keluarga dan temen di Bandung.

Semoga semuanya lancar, aman dan terkendali :)

Met lebaran semuanya. :)

[btw. now I know what I am going to get you for our anniversary present hehe..].

John Kerry vs George W Bush
Dengan ini, walau sekedar claim (hehe) Goblog Media.com (GM) menyatakan endorsement-nya pada John Kerry pada pemilihan presiden Amerika Serikat yang akan dilaksanakan esok hari.

Berkutat di Internet dan membaca media massa luar negeri tentang pemilihan US ini membuat gue menyadari bahwa tindakan yang bertanggung jawab sebagai sebuah media tidak saja cukup menampilkan fakta se-objektif mungkin atau opini yang se-berimbang mungkin tapi juga sebuah media punya tanggung jawab dan kewajiban untuk melakukan pilihan dan memberikan rekomendasi pada pembacanya.

Tidak adil rasanya ketika semua orang memilih, maka sebuah media cukup cuap-cuap doang ke dua sisi, tapi ketika pada saatnya memilih, dia cukup berdiri di pinggir lapangan, ga mau kotor dan bersusah-susah mikir, apalagi memberikan penjelasan dan argumentasi terhadap pilihannya, dan nantinya berbagi kebanggaan atau malu ketika pilihannya salah atau tidak.

(Ngomong-ngomong kenapa media Indonesia tidak ada yang memberikan endorsement di Pemilu 2004 kemarin ya? Takut dibredel kalo jagonya ga menang kali ya, atau takut disebut partisan?)

Rupanya (gue baru tahu), tradisi meng-endorse ini sudah biasa dan selalu dilakukan oleh US sebagai negara yang menghormati dan punya tradisi jurnalisme yang kuat.

Dua surat kabar besar di pantai timur (yang satu memang terkenal liberal) New York Times dan Washington Post sama-sama meng-endorse John Kerry dimana tulisan endorsement ini diturunkan dalam tulisan:

Majalah The Economist, walau memulai editorialnya dengan kalimat With a heavy heart.. juga meng-endorse John Kerry yang diturunkan dalam editorial The incompetent or the incoherent?.

Ini diikuti oleh ratusan media massa lainnya di US sana, dengan skor endorsement saat ini 208 media mendukung John Kerry dan 189 lainnya mendukung George W. Bush.

Bahkan blogger memberikan endorsementnya Kottke.org Presidential Endorsement

Jadi, kenapa Goblog Media.com tidak? :)

Ditambah lagi karena gue percaya bahwa pemilu US tahun ini bakal menentukan sejarah dunia, bukan saja dunia tapi juga masa depan umat manusia di tahun-tahun kedepan.

Kita tidak bisa lagi menutup mata bahwa apa yang terjadi disana tidak akan berpengaruh pada setiap individu kita. Karena pada kenyataannya, dalam jaman global ini, semua hal, semua orang saling berpengaruh satu sama lain.

Karenanya, karena sebab-sebab yang cukup obvious, terutama kebijakan internasional Bush sebagai presiden US, ditambah agenda-agenda sayap kanannya yang sangat kentara dan sama sekali sudah tidak lagi logis hingga pada mencapai batasan delusional, maka..

GOBLOG MEDIA.COM MENYATAKAN, SEKALI LAGI, ENDORSEMENT-NYA PADA JOHN KERRY SEBAGAI PRESIDEN US YANG BERIKUT.

John Kerry, sebagai calon Partai Demokrat (beda sama PD-nya SBY! hehe), mantan veteran perang Vietnam yang beralih menjadi aktifis ANTI perang Vietnam, berasal dari tradisi keluarga tua dan kaya di pantai timur, seorang Katolik (seperti juga JFK) serta sekarang menjabat sebagai senator dari negara bagian Massachusetts mungkin bukan seorang calon ideal, tapi dia jauh lebih baik daripada membiarkan George. W. Bush 4 tahun lagi di Gedung Putih, sebagai orang no 1 di Amerika, dan karenanya orang no 1 yang paling besar pengaruhnya di dunia saat ini.

Mari kita tunggu, apa rakyat Amerika Serikat juga berpendapat yang sama.

Hasil Pemilu US, bisa dilihat di halaman ini dari CNN: ELECTION RESULTS

 
lebaran sebentar lagiiiii…
 
 

UPDATE 04/11/2004: FOUR MORE YEARS

Dalam pemilihan presiden US yang katanya paling tipis sejak 1916 akhirnya Bush berhasil memenangkan kursi presiden US lagi (Bush 274, Kerry 252).

Isu konservatif yang diusung Bush, seperti anti aborsi dan anti gay marriage ternyata lebih ampuh dari isu kegagalan perang di Irak dan kegagalan menangkap Osama. (Siapa yang peduli Amerika dibenci dunia, selama mereka yang paling kuat?)

Jadi, selamat menikmati 4 tahun lagi pemerintahan Partai Republik di Amerika (Partai Republik juga memenangkan mayoritas di Senat dan Konggres dalam pemilu ini)

Enda Nasution's Facebook profile
TEDIndiaFellows 2009

Twitter Visitors


About this Archive

This page is an archive of entries from November 2004 listed from newest to oldest.

October 2004 is the previous archive.

December 2004 is the next archive.

Find recent content on the main index or look in the archives to find all content.

Barack Obama Logo

Join My Community at MyBloglog!

View blog authority

Powered by Movable Type 4.01




Pesta Blogger 2010

I'm attending Pesta Blogger 2010


Global Voices 2010



KoinKeadilan.com Prita



Pesta Blogger 2009



Blog Action Day 2009



Justice for Prita!



100 Days Obama



Support Wikipedia

Wikipedia Affiliate Button